Bulan: Juni 2018

BEBERAPA PENYEBAB YANG MENJADIKAN PROSES REKRUTMEN KARYAWAN BARU MENGALAMI KEGAGALAN TOTAL

Terlalu seringnya terjadi kegagalan dalam proses rekrutmen akan selalu terjadi bagi setiap perusahaan. Nah, kali ini implementor program HRD dan akuntansi akan menjelaskan beberapa alasan yang biasanya menjadi penyebab utama dan seringkali banyak dialami oleh kebanyakan perusahaan dalam sesi proses perekrutan karyawan barunya.

Setiap perusahaan pastinya menginginkan agar semua karyawannya mampu bekerja dengan lebih efektif, efisien dan lebih maksimal dan dari hal itulah mengapa dalam proses rekrutmen para karyawan menjadi begitu penting demi menjamin terjaganya keahlian dan kebiasaan dari setiap masing-masing karyawan.

Namun sayangnya, diantara begitu banyak perusahaan yang telah berkali-kali mengalami kegagalan dalam proses rekritmen karyawan baru. Dan banyak sekali alasan-alasan yang menyebabkan gagalnya proses dari rekrutmen tersebut. Namun secara umum, berikut ini merupakan beberapa alasan-alasan yang seringkali menjadi penyebab utama dari terjadinya kegagalan dalam proses rekrutmen karyawan baru. Dan perusahaan juga wajib untuk mengetahui tentang hal ini agar tidak samapi terjebak dua kali dalam permasalahan yang sama dalam proses perekrutan karyawan barunya.

1. Terlalu Sering Menunda-Nunda Proses Rekruitment.

Pada dasarnya, dalam memulai sebuah usaha tentunya harus menghabiskan banyak sekali waktu. Karena terdapat banyak hal yang semestinya harus bisa diatur, mulai dari menata ruangan kantor, situs, sampai dengan strategi branding perusahaan. Jika tidak lebih berhati-hati, maka Anda bisa saja menghabiskan waktu untuk melakukan hal-hal yang sia-sia saja, (seperti contoh memilih logo perusahaan atau jenis perabotan kantor) dan terlalu kurang dalam melakukan hal-hal yang mampu untuk menghasilkan uang. Karena itulah, jangan sampai Anda menunda-nunda proses rekruitmen karyawan baru Anda.

2. Tidak Pernah Menyusun Business Plan Terlebih Dahulu.

Sebelum Anda memulai sebuah bisnis, setidaknya Anda membutuhkan adanya perencanaan bisnis (business plan). Mungkin saja banyak diantara Anda yang sudah pernah mendengarkan adanya istilah “gagal dalam hal merencanakan, maka itu sama saja dengan berencana untuk gagal memulai”.

Bagaimanapun juga, frase tersebut memang benar adanya dan pasti akan terjadi. Dengan cara mengetahui apa yang bisa Anda tawarkan dan kepada siapa yang ingin Anda tawari akan sangat membantu Anda dalam memilah-milah karyawan yang yang lebih tepat bagi Anda. Hal seperti itu masih dapat dianalisis dengan business plan. Selain itu, hal ini juga akan menunjukkan tentang bagaimana realistisnya dari model bisnis Anda serta akan sangat membantu Anda ketika membutuhkan modal dari bank.

3. Tidak Pernah Ada Batasan Waktu.

Hanya karena Anda pernah menjadi seorang pemilik dari sebuah bisnis, maka bukan berarti Anda harus menghilangkan batasan waktu dalam perencanaan bisnis Anda. jika Anda dengan begitu saja memulainya, maka tentu saja akan menjadi lebih sulit untuk menjadi tetap fokus terhadap pekerjaan Anda. Karena alasan itulah, maka tentukan terlebih dahulu batas waktu dari sebuah pekerjaan agar setidaknya masih terdapat dasar-dasar terpenting dalam internal perusahaan Anda yang harus bisa Anda penuhi dalam kurun waktu tertentu.

4. Minim, Bahkan Sama Sekali Tidak Ada Pengalaman Apapun.

Secara lebih mengejutkan, banyak diantara para pemilik bisnis yang sama sekali tidak memiliki pengalaman tentang market (pasar) tenaga kerja. Dan akibat buruknya adalah mereka hanya bisa memilih karyawan berdasarkan dengan lebih mengandalkan dari pengalaman mereka sebelumnya yang begitu minim, dan sering kali terlalu jauh berbeda dari setiap market seperti sekarang. Untuk itulah, maka alangkah baiknya untuk memahami market yang ingin dituju, kemudian menentukan kriteria bagi karyawan yang paling tepat untuk posisi tersebut.

5. Tanpa Ada Infrastruktur yang Lebih Memadai.

Kegagalan dalam menginvestasikan dana perusahaan untuk infrastruktur yang lebih memadai tentu saja akan menjadikan perusahaan Anda tidak mungkin akan dapat bertahan lebih lama. Meskipun bagi karyawan yang sudah Anda rekrut sudah memiliki pengalaman dalam hal market tersebut, namun jika infrastruktur yang sudah Anda siapkan masih kurang memadai, maka hal itu seperti sama saja dengan bohong. Selain itu, perlu juga untuk mengontrol kinerja para karyawan, sehingga Anda dapat memantau sendiri bagaimana para karyawan tersebut bekerja serta mengevaluasi kinerjanya agar bisa tetap lebih efisien.

6. Budget Perusahaan yang Kurang Realistis.

Salah satu keahlian terpenting untuk setiap pemilik bisnis ini adalah dalam hal mengatur budget. Budget merupakan napas dari sebuah perusahaan. Jika diantara pemasukan yang jauh lebih kecil apabila dibandingkan dengan pengeluaran, maka hal seperti ini akan menjadi salah satu penyebab utama dari gagalnya proses rekruitmen karyawan di perusahaan, sehingga semakin lama perusahaan akan menjadi bangkrut. Dan karena hal seperti itulah, maka dalam memilih karyawan dengan keahlian serta budget yang lebih tepat dan cukup cocok untuk perusahaan Anda. Selain itu, pastikan juga bahwa hal seperti itu memang yang paling karyawan Anda butuhkan bagi perusahaan Anda.

7. Sudah Gagal Dalam Menarik Kandidat Karyawan Baru.

Seperti yang sudah Anda ketahui, bahwa dengan memiliki kandidat karyawan terbaik akan lebih memudahkan dalam hal proses rekrutmen. Hal seperti ini sebenarnya juga sering kali menjadi penyebab utama mengapa sebuah bisnis bisa gagal untuk berkembang. Mereka tidak mungkin akan dapat menemukan kandidat yang lebih efisien. Selain itu, penerapan strategi dalam menarik kandidat untuk melamar dalam posisi tertentu juga sangat penting. Anda dapat menggunakan jasa dari sebuah situs pencarian kerja atau berupa alat-alat bantu lain yang sekiranya akan sanggup dalam membantu para calon kandidat terbaik dalam menemukan lowongan pekerjaan bagi Anda.

Kesalahan memang sangat wajar untuk terjadi dan tanpa sengaja dilakukan oleh manusia. Namun jika kesalahan tersebut masih dapat dihindari, mengapa Anda harus menerima akibat buruknya? Maka dari itu, dengan cara mempelajari apa saja yang menjadi penyebab utama dari kebanyakan gagalnya proses rekrutmen karyawan baru pada sebuah perusahaan. Mafka implementor program HRD dan akuntansi mengharapkan agar setidaknya Anda masih bisa untuk menghindari terjadinya kesalahan-kesalahan yang sama untuk yang kedua kalinya, sehingga bisnis Anda masih memiliki peluang agar dapat berkembang dengan lebih efisien.

Sebagai seorang HR atau HR sekaligus sebagai seorang pemilik bisnis, memang sangat penting bagi Anda untuk lebih memfokuskan diri terhadap hal-hal yang bersifata lebih strategic. Dan sekarang ini kabar baiknya adalah seorang manajemen personalia akan dapat menyelesaikan berbagai urusan Administrasi dengan lebih mudah dengan adanya software HRD dan payroll, serta semakin mempermudah dengan didukung oleh teknologi yang sudah berbasis cloud.

Apabila Anda membutuhkan informasi tentang artikel ini dengan lebih lanjut, atau membutuhkan pembimbingan mengenai set up Distributor, pembuatan SOP distributor, software accounting, software HRD dan Payroll, software distributor, bisa langsung menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

JENIS AUDIT DAN DAMPAK BURUK JIKA PEUSAHAAN SAMA SEKALI TIDAK PERNAH MELAKUKAN PROSES AUDIT INTERNAL

Berbicara tentang penyusunan laporan keuangan dalam sebuah organisasi perusahaan menurut Implementor software akuntansi sudah menjadi satu hal yang sangat wajib untuk dilakukan dan merupakan sarana terbaik dalam memenuhi berbagai kebutuhan akuntabilitas dan keterbukaan yang sudah disyaratkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan terhadapnya. Laporan keuangan tersebut merupakan sumber informasi terbaik yang harus benar-benar menunjukkan bagaimana posisi keuangan perusahaan yan sebenarnya, kinerja dan berbagai perubahan posisi keuangan yang sudah digunakan sebagai dasar utama dalam hal pengambilan keputusan. Karena itu laporan keuangan berperan besar dalam keberlangsungan hidup dari perusahan, sehingga laporan keuangan yang akan disajikan diharapkan memiliki jaminan tentang kebenaran dan keakuratannya.

Namun saat ini Implementor software akuntansi akan lebih berfokus tentang audit dan beberapa kerugian yang akan didapatkan oleh perusahaan jika sama sekali tidak pernah melakukan proses audit pada internal operasional proses bisnisnya. Seiring dengan semakin cepatnya laju pertumbuhan perusahaan, maka tindakan audit semakin dibutuhkan karena adanya kebutuhan dari pihak pemerintah, para pemegang saham, pihak analis keuangan, para investor, dan juga publik untuk menilai bagaimana tingkat performa dari manajemen operasional perusahaan yan sudah berjalan selama ini. Dan upaya yan dilakukan untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut, maka dibutuhkan adanya proses audit manajemen sebagai salah satu sarana yang lebih reliable atas pertanggungjawaban dalam hal memberikan analisis, penilaian, dan rekomendasi atas berbagai aktivitas yang sudah dikerjakan selama ini.

Pada dasarnya, terdapat dua macam jenis audit yang sudah banyak diterapkan dalam internal perusahaan, yaitu:

1. Audit Internal.

Audit internal merupakan berbagai tindakan aktivitas dalam hal penjaminan dan konsultasi secara independen serta lebih obyektif yang telah didesain untuk memberikan nilai tambah dalam upaya untuk lebih meningkatkan operasional perusahaan. Audit internal sangat membantu perusahaan dalam mencapai tujuannya melalui adanya pendekatan yang lebih tersistematis agar dapat melakukan evaluasi dan upaya untuk meningkatkan efektivitas dari manajemen terhadap adanya resiko, pengendalian, dan juga terhadap proses tata kelola. Perusahaan yang sudah mempekerjakan auditor internal untuk melakukan audit keuangan maupun operasional.

2. Audit Eksternal.

Sedangkan untuk audit eksternal merupakan tinjauan atau berupa review terhadap adanya laporan keuangan perusahaan yang telah dilakukan oleh para tenaga profesional dan juga independen (KAP/Kantor Akuntan Publik) yang tidak keterkaitan sama sekali dengan perusahaan tersebut. Audit eksternal seperti ini memiliki peran yang lebih besar dalam hal pengawasan terhadap bagaimana kondisi keuangan perusahaan yang sebenarnya karena sudah dilakukan oleh para tenaga professional yang lebih berkompeten dalam bidangnya di luar perusahaan, sehingga diharapkan dapat memberikan penilaian yang jauh lebih obyektif.

Lalu dampak buruk seperti apa yang nantinya akan terjadi jika pada kenyataannya perusahaan sama sekali tidak pernah dilakukan proses diaudit?

1. Kredibilitas dan kinerja perusahaan yang sudah berjalan selama ini akan dinilai tidak baik di hadapan para pemegang saham, pihak investor, dan pemerintah karena tidak menyajikan laporan keuangan yang lebi terpercaya dan valid.

2. Beresiko besar untuk terjadinya tindakan-tindakan kecurangan yang selama ini banyak dilakukan oleh sebagian pihak dari manajemen yang tidak bertanggungjawab.

3. Tidak memiliki dasar yang lebih bisa dipercaya untuk menyiapkan surat-surat pemberitahuan pajak yang telah diserahkan terhadap pihak pemerintah.

4. Menghadapi berbagai hambatan dalam hal permodalan yang terlebih lagi jika sebagian besar menggunakan sumber pembiayaan dari luar perusahaan.

Tidak bisa disangkal lagi jika dunia usaha memiliki kepentingan yang begitu besar terhadap proses auditing. Proses audit dimaksudkan dalam upaya untuk lebih meningkatkan nilai informasi yang akan didapatkan dari proses akuntansi dengan cara melakukan berbagai macam penilaian  terhadap berbagai informasi tersebut, dan kemudian akan mengkomunikasikan hasil dari penilaian  terhadap pihak-pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan perusahaan.

Dengan demikian, maka menurut Implementor software akan selalu ada saja kemungkinan-kemungkinan untuk ditemukan dan terjadinya kesalahan-kesalahan dalam sebuah informasi akuntansi, sehingga laporan keuangan yang telah dihasilkan tidak sampai menyesatkan dan dapat digunakan sebagai sebuah landasan dalam hal pengambilan keputusan yang lebih tepat. Untuk saat ini proses audit juga tidak lagi hanya sekedar untuk menemukan tindak kecurangan dalam hal penyajian-penyajian laporan keuangan oleh pihak manajemen, namun juga menjadi sangat penting karena adanya tuntutan dari pihak pemerintah, para investor, pihak pemegang saham, serta dari publik dalam menilai tentang bagaimana performa perusahaan selama ini. Apabila Anda membutuhkan informasi mengenai artikel ini lebih lanjut, atau membutuhkan pembimbingan mengenai set up Distributor, pembuatan SOP distributor, software accounting dan distributor, mohon bisa hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

PERSAINGAN ANTAR SESAMA DISTRIBUTOR DALAM KEMAMPUAN BERSTRATEGI MARKETING TERBAIK ADALAH PEMENANGNYA

Dalam menjalankan proses operasional distributor juga terdapat banyak sekali kendala yang harus dihadapi. Dan kendala-kendala tersebut tidak hanya berasal dari dalam distributor itu saja (kendala internal) melainkan dari luar distributorpun juga sangat banyak sekali (kendala eksternal). Dan kendala yang paling banyak biasanya adalah karena adanya persaingan terhadap penerapan strategi marketing yang berbeda-beda dengan sesama distributor lain dengan produk yang sejenis maupun yang tidak sejenis.

Dari sekian banyak kendala yang bisa dihadapi oleh para distributor ini tentunya akan menjadi satu permasalahan yang seringkali terjadi pada setiap distributor dalam menerapkan strategi marketingnya. Maka dari itu, setiap kendala yang telah dihadapi seperti ini harus secepatnya bisa diselesaikan dengan cara yang lebih bijaksana oleh setiap distributor.

Persaingan diantara sesama distributor seperti ini seringkali terjadi karena adanya perebutan area atau wilayah jangkauan distribusi dengan distributor lainnya. Dan permasalahan sebenarnya tidak hanya terletak pada perebutan area atau wilayah-wilayah saluran distribusi saja, namun juga karena adanya produk lain (produk kompetitor) dari distributor lain. Dengan adanya persaingan yang semakin ketat seperti ini, maka akan semakin menunjukan kemampuan berstragtegi marketing mana diantara para distributor tersebut yang paling terbaik adalah sebagai pemenang yang sesungguhnya dalam upaya untuk menyalurkan produknya terhadap para konsumennya.

Banyak diantara distributor, bahkan beberapa diantaranya adalah distributor besar yang kurang berani dalam mengikuti persaingan atau perang strategi marketing seperti ini yang menyebabkan perusahaan produksi (manufaktur/produsen) produk rela untuk melepaskan ikatan kerjasamanya dengan pihak distributor dan mereka lebih memilih untuk berpindah kepada distributor lainnya yang memiliki kemampuan strategi marketing yang lebih bagus dari distributor sebelumnya. Karena itulah setiap distributor juga harus mampu dalam menghadapi semakin ketatnya persaingan strategi marketing dengan distributor lainnya.

Semakin banyak persaingan dengan distributor lain, maka akan semakin banyak pula berbagai perkembangan yang akan terjadi pada distributor tersebut. Persaingan antar sesama distributor seperti ini akan terjadi jika distributor lainnya telah melakukan pemasaran terhadap produk yang sama dan produk yang memiliki persamaan fungsi dan manfaatnya.

Pada dasarnya, persaingan antar sesama distributor dalam berstategi kemampuan marketing seperti ini adalah agar dapat mengetahui sampai sejauh mana kemampuan pemahaman dari distributor terhadap suatu produk dan kepuasan konsumen itu sendiri. Jika tidak ada persaingan, maka sebuah distributor hanya akan tetap berada pada satu titik saja dan tidak bisa berkembang maupun tidak mengalami kebangkrutan, tidak bisa menjadi semakin lebih baik lagi dari sebelumnya.

Persaingan antar sesama distributor ini juga tidak hanya mampu untuk memberikan dampak yang lebih baik bagi sebuah distributor, namun juga berdasarkan kemampuan marketing bagi setiap masing-masing distributor dapat memberikan dampak yang negatif pula. Hal itu bisa saja terjadi karena setiap distributor akan menjadi semakin banyak yang membuat strategi marketing dengan tujuan agar bisa menjatuhkan distributor lain untuk mengurangi tingkat resiko persaingan dengan distributor yang lebih banyak.

Dan dampak negatif lainnya adalah dalam persaingan ini juga dapat mengakibatkan terjadinya persaingan yang tidak sehat antar sesama distributor. Maka dari itu, agar dapat menghindari hal-hal yang seperti itu, maka setiap distributor harus merancang strategi yang lebih baik dalam melakukan pemasaran dan proses distribusi. Kemungkinan besar yang akan terjadi adalah terjadinya persaingan untuk saling berstrategi dalam menerapkan kemampuan marketing yang lebih baik pada setiap proses distribusi yang lebih sehat dalam mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Maka dari itu sebuah persaingan dalam ilmu marketing itu adalah baik karena memiliki dampak yang lebih positif yang dapat menguntungkan bagi perusahaan dan distributor yang bersangkutan. Dengan semakin tingginya tingkat persaingan, maka setiap distributor akan saling berlomba-lomba dalam mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

Persaingan dalam hal kekuatan strategi marketing dari setiap masing-masing distributor ini selanjutnya akan selalu terjadi, dan untuk mempertahankan kepuasan para konsumen terhadap distributor, maka harus selalu dijaga agar para konsumen tidak sampai berpaling kepada distributor lainnya. Karena jika sudah begitu, maka persaingan akan menjadi semakin lebih berat dengan para distributor lainnya. Dari terjadinya persaingan seperti inilah, maka sebuah distributor harus bisa memperbaiki pelayanan dan kinerjanya dan harus tetap mampu dalam mempertahankan kepuasan para konsumen terhadap pelayanan dari distributor tersebut.

Persaingan seperti ini sebenarnya juga tidak hanya terjadi pada setiap masing-masing distributor saja, persaingan dapat terjadi terhadap siapa saja dan organisasi perusahaan apapun. Persaingan antar sesama konsumenpun juga dapat terjadi karena adanya perilaku dan sikap konsumen tersebut yang ingin menang sendiri jika dibandingkan dengan konsumen lainnya.

Namun, tidak ada salahnya bukan jika terjadi sebuah persaingan, melainkan dengan adanya persaingan tersebut yang dapat menyebabkan dampak yang baik-baik saja. Seperti dengan adanya persaingan seperti ini, maka distributor akan semakin dituntut untuk menjadi lebih termotivasi dalam melakukan berbagai perubahan dan inovasi. Baik itu adalah dalam hal kinerja, produk, harga, dan juga pelayanan yang menjadi lebih baik lagi bagi para konsumennya.

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang persaingan yang terjadi antar sesama distributor dalam hal kemampuan berstrategi marketing yang terbaik adalah sebagai pemenangnya. Semoga bisa bermanfaat artikel ini, apabila anda membutuhkan informasi mengenai artikel ini lebih lanjut, atau membutuhkan pembimbingan mengenai set up Distributor, pembuatan SOP distributor, software accounting dan distributor, mohon bisa hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

PERAN PENTING IMPLEMENTASI SOFTWARE ACCOUNTING ERP UNTUK PENGELOLAAN KEUANGAN DAN KEPUTUSAN MANAJEMEN INTERNAL PERUSAHAAN

Penerapan software ERP dalam dunia bisnis bertujuan untuk membantu perusahaan dalam melakukan integrasi informasi dari seluruh fungsi-fungsi bisnis yang berbeda-beda. Selain itu juga untuk menyediakan pengaturan tentang sumber daya yang terpusat agar dapat lebih menyederhanakan penyajian data-data untuk mempermudah perusahaan dalam hal melakukan pengambilan keputusan bisnis.

Pengertian ERP (Enterprise Resource Planning)

Yang dimaksud dengan ERP (Enterprise Resource Planning) merupakan sebuah aplikasi untuk manajemen bisnis yang dapat membantu pada saat pengelolaan bisnis harus serba terintegrasi. ERP akan mampu menyajikan berbagai informasi secara real-time tentang proses bisnis sebuah perusahaan seperti produksi, order processing serta inventory management.

Software ERP dapat membantu perusahaan untuk memetakan serta merencanakan pengelolaan dari berbagai macam sumber daya serta proses bisnis dalam internal perusahaan tersebut. Biasanya perusahaan modern akan memiliki berbagai macam unit bisnis serta berbagai macam fungsi seperti:

• Penjualan.
• Accounting.
• Keuangan.
• Customer relationship management.
• Sumber daya manusia.
• Inventory management.
• Supply chain dan banyak lagi yang lainnya.

Software ERP mampu mengintegrasikan dari keseluruhan informasi tersebut yang berhubungan langsung dengan berbagai fungsi-fungsi perusahaan yang kemudian data-datanya akan dikumpulkan ke dalam satu titik pusat, lalu akhirnya akan menyajikan dengan tampilan yang lebih sederhana terhadap usernya.

Pergerakan dunia bisnis yang serba cepat seperti saat ini akan menyebabkan banyak sekali ketidakpastian yang tentunya di akibatkan oleh beberapa faktor, seperti: kondisi perekonomian global yang tidak menentu, kompetisi dunia bisnis yang semakin ketat serta permintaan dan harapan dari para pelanggan yang semakin tinggi. Apabila sebuah bisnis tidak mampu mengatasi segala perubahan tersebut dan tidak mampu beradaptasi dengan cepat, maka kemungkinan terbesarnya adalah bisnis tersebut akan segera hancur dalam waktu yang relatif lebih cepat, nah dari sinilah pentingnya peran dari sistem ERP.

Manfaat Implementasi Software ERP Dalam Dunia Bisnis

Awalnya konsep ERP menggunakan istilah Material Requirement Planning (MRP) yang kemudian semakin berkembang menjadi Manufacturing Resource Planning (MRP) dan berkembang lagi menjadi Computer Integrated Manufacturing (CIM). Setelah itu sistem ini terus berkembang pesat dengan berbagai penambahan fitur-fitur baru seperti: accounting, sumber daya manusia dan banyak lagi yang lainnya sehingga akhirnya menjadi Enterprise Resource Planning (ERP).

Pada era yang sudah serba digital seperti sekarang ini, ERP modern tentunya akan sangat membantu perusahaan dalam hal mengatasi berbagai kompleksitas dunia bisnis global. Dengan adanya system ERP, maka sebuah perusahaan akan menjadi lebih mudah dalam mengelola proses bisnis dan menjadi lebih mudah dalam melakukan pengembangan bisnis.

Lalu bagaimana peran ERP dalam bisnis?

Akhir-akhir ini system ERP berbasis cloud seakan menjadi sebuah (barang dagangan) yang begitu menjanjikan bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang IT. Para pengembang sudah mulai saling berlomba-lomba dalam menciptakan suatu software ERP cloud terbaik dengan versinya masing-masing.

Berikut ini merupakan beberapa peran penting dari penggunaan system ERP berbasis cloud dalam upaya untuk membantu sebuah bisnis.

1. Semakin Mempermudah Pengendalian Terhadap Proses Bisnis.

Sebuah sistem ERP yang menyediakan berbagai data dari unit-unit bisnis yang bermacam-macam secara sudah tersistematis, komprehensif, real-time dan juga lebih banyak memberikan kemudahan untuk mengaksesnya. Hal itu tentunya akan semakin mempermudah bagi perusahaan dalam melaksanakan pemantauan serta pengendalian terhadap proses bisnis yang sedang berjalan.

2. Menyederhanakan Proses Bisnis.

System ERP sangat membantu perusahaan dalam menyederhanakan proses bisnisnya. Juga untuk memastikan bahwa alur kerja masih tetap mampu berjalan dengan baik dan komunikasi antar departemen menjadi semakin lebih baik. Fungsi otomatisasi dalam sistem ERP menjamin aliran informasi tersebut dapat tersampaikan dengan jelas serta minimnya kesalahan yang akan terjadi, sehingga proses bisnis akan menjadi lebih sederhana dan lebih responsive.

3. Meningkatkan Efisiensi Karyawan.

Sistem ERP akan menyalurkan informasi yang akurat yang dibutuhkan oleh karyawan Anda. sehingga para karyawan tidak perlu lagi harus membuang-buang waktu untuk mencari informasi sendiri. Sehingga mereka bisa lebih fokus untuk mengerjakan tugas-tugas utama mereka dan kualitas produktivitas kerjanya juga akan semakin meningkat.

4. Ekosistem Perusahaan yang Saling Terintegrasi.

Perusahaan akan berjalan dengan seimbang apabila kinerja dari seluruh stakeholder dapat berjalan bersama-sama berdasarkan kebutuhan masing masing dalam mencapai tujuan perusahaan. Dengan adanya sistem ERP, tentunya akan sangat membantu dalam menyatukan semua unit tersebut ke dalam ekosistem internal perusahaan agar bisa berjalan bersama-sama untuk lebih meningkatkan kinerja perusahaan.

5. Siap Menghadapi Masa Depan yang Lebih Baik.

Sistem ERP akan membantu perusahaan yang masih berkembang agar bisa menjadi lebih cepat beradaptasi dengan berbagai kebutuhan di masa mendatang. Integrasi, kinerja serta alur informasi yang berjalan dengan sangat baik tentunya akan semakin meningkatkan kemampuan perusahaan dalam melakukan suatu perencanaan dan pengendalian yang lebih baik dan selalu siap dalam menghadapi berbagai tantangan dimasa depan.

Nah, itulah sekilas pembahasan tentang manfaat serta peran penting dari penggunaan software accounting ERP bagi operasional perusahaan. Hal ini juga akan sangat membantu perusahaan dalam mempermudah dan mempercepat berbagai proses implementasi bisnisnya . Apabila pembaca membutuhkan informasi mengenai artikel di atas lebih lanjut dan membutuhkan software accounting, pembuatan SOP Finance dan accounting, serta audit dan analisa laporan keuangan, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

Scroll to top