BERITA

Informasi terkini seputar Manajemen, Accounting, Sumber daya manusia, Ritel Management, Teknologi Informasi

9 PENGGUNA YANG MEMBUTUHKAN INFORMASI DARI LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN

Pada Kesempatan kali ini praktisi software akuntansi akan  sedikit berbagi Informasi tentang beberapa Pengguna Informasi dan Laporan Keuangan. Berikut dibawah ini adalah penjelasannya.

Laporan keuangan merupakan satu alat pertangung jawaban manajemen yang terdiri dari Laporan Posisi Keuangan, Laporan Kinerja Keuangan, Laporan Arus kas, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Catatan atas laporan keuangan. Informasi tersebut akan disajikan dengan tujuan untuk menunjukan bagaimana kondisi keuangan perusahaan. Berikut dibawah ini adalah beberapa pihak yang menjadi tujuan dari pelaporan informasi keuangan baik ekternal maupun internal, yaitu :

Pengguna Internal, secara umum adalah orang-orang yang berada didalam organisai perusahaan dan terlibat langsung dalam proses penyajian laporan keuangan maupun kegiatan operasional perusahaan. Para pengguna Internal yang terdiri dari Pemilik, Manajemen, dan Karyawan.

1. Pemilik perusahaan.

Pemilik yang telah mendirikan perusahaan, membangun, dan mengembangkan perusahaan tentunya berhak untuk mengetahui sejauh mana perkembangan dan kondisi keuangan perusahaan selain dari informasi besarnya keuntungan yang sudah diperoleh.

Pemilik akan mengawasi pengembalian nilai investasi, kemudian membandingkan kinerja periode lalu dengan periode yan sedang berjalan. Informasi tersebut akan menjadi sangat berguna untuk menetapkan strategi dan kebijakan selanjutnya. Selain sebagai alat analisa, evaluasi, dan menetapkan strategi ekspansi juga sangat bermanfaat untuk mengetahui seberapa besar deviden yang akan didapatkannya dari alokasi laba.

Pemilik juga harus terlibat dalam pembentukan nilai Goodwill melalui sebuah komitmen, Visi dan misi perusahaan. Tujuan dan arah perkembangan perusahan yang tergambar lebih jelas dari pemikiran pendirinya. Meskipun sebuah pekerjaan dapat di delegasikan, akan tetapi karakter kepemimpinan dan arah perkembangan perusahaan juga tidak mungkin selamanya sama.

2. Manajemen perusahaan.

Bagi pihak manajemen, laporan keungan akan dapat digunakan sebagai satu alat evaluasi dan penentuan kebijakana untuk selanjutnya. Evaluasi dapat dilakukan dengan cara membandingkan antara laporan kinerja keuangan aktual dengan proyeksi dari laporan keuangan. Meskipun sebenarnya juga tidak semua perusahaan akan menyiapkan anggaran dalam semua hal, akan tetapi anggaran tersebut juga dapat berfungsi sebagai pengendali terhadap kas agar pengeluaran menjadi lebih efektif dan efisien.

Hal yang paling menarik bagi pihak manajemen atas informasi laporan keuangan adalah dari seberapa besar kompensasi bonus yang nantinya akan diterima dari kinerja yang sebelumnya telah dilakukan. Kompensasi yan nanti akan diterima biasanya akan ditentukan pada masa awal periode dan untuk beberapa periode kedepannya.

Manajemen akan dapat melakukan negosiasi kenaikan upah, bonus tergantung dari kinerja yang sebelumnya telah dilakukan. Ukuran dari kinerja perusahaan tidak selamanya akan dapat digunakan sebagai ukuran dalam menentukan tingkat keberhasilan dari negosiasi kenaikan kompensasi.

3. Karyawan.

Pembagian bonus sebenarnya juga tergantung pada seberapa besar keuntungan dari laba yang sudah didapatkan. Bonus yang akan diberikan harus relevan dengan berbagai pencapaian proyeksi laporan keuangan. Sehingga, Mendapatkan bonus merupakan motivasi terbesar bagi seorang karyawan untuk melakukan kinerja dengan lebih baik.

Permintaan dari kenaikan bonus, tunjangan atau upah juga masih tergantung pada bagaimana posisi keuangan dan strategi perusahaan. Perusahaan bisa memberikan bonus atau peningkatan lainnya jika memang tujuan perusahaan dapat tercapai dengan melakukan pendekatan seperti demikian.

Pengguna Eksternal secara umum adalah mereka yang merupakan pengguna dari laporan keuangan yang tidak terlibat dalam proses pembentukan laporan keuangan. Mereka adalah :

4. Kreditor dan lembaga keuangan.

Kreditor bisa berupa pihak yang menjual barang secara kredit, Bank yang memberikan pinjaman dana kepada perusahan, atau pemberi pinjaman uang. Kepentingan mereka terhadap laporan keuangan perusahan adalah ingin menilai kesehatan dari laporan keuangan, apakah calon debitur akan mampu mengembalikan dana pinjaman beserta bunganya dengan tepat pada waktunya.

Laporan keuangan yang menjadi Fokus evaluasi para kreditor adalah laporan posisi keuangan dan laporan kinerja keuangan. Pada laporan posisi keuangan kreditor akan dapat menilai bagaimana kelayakan dari besarnya jumlah dana yang nanti akan dipinjam, sementara pada laporan dari laba rugi penilaiannnya akan lebih berfokus kepada analisa kelancaran dari calon debitur yang akan melunasi hutang beseta bunganya.

5. Para Investor.

Sebelum akan menanamkan modalnya, para investor akan mengevaluasi perusahaan terlebih dahulu. Tidak  mungkin bagi mereka untuk masuk ke perusahaan kemudian melakukan pemeriksaan. Tindakan yang paling rasional adalah dengan cara mengevaluasi bagaimana kinerja perusahaan dari laporan keuangan yang sudah mereka sajikan sebelumnya.

Tujuan dari investor untuk menggunakan laporan keuangan perusahaan sebelum melakukan investasi adalah karena mereka ingin mengetahui seberapa besar resiko dan keuntungan yang sudah melekat pada perusahaan. Penilaian terhadap resiko akan dapat diperoleh dari proses analisa yang terkait dengan berbagai ancaman dan prospek pasar untuk ke depannya, sementara untuk penilaian keuntungan yang diperoleh dari mengetahui berapa besarnya laba termasuk juga historinya.

6. Pihak Pemerintah.

Bagi pemerintah, laba perusahana akan dapat digunakan sebagai satu dasar penetapan anggaran belanja pemerintah. Perlu diingat bahwa salah satu sumber pemasukan bagi pemerintah untuk menetapkan anggaran adalah dari pajak. Pajak yang telah disetorkan kepada pemerintah akan menjadi pemasukan bagi mereka dan kemudian akan dikembelikan lagi melalui pembangunan sarana dan prasarana publik.

7. Konsumen.

Kepentingan konsumen terhadap laporan keuangan yang terkait akan selalu berhubungan dengan kewajiban untuk jangka panjang yang dimiliki oleh perusahaan terhadap konsumen. Misalnya apakah garansi yang telah diberikan oleh perusahaan masih dapat diklaim oleh konsumen di kemudian hari, atau perusahan telah kehilangan kemampuan untuk menjaga keberlangsungannya (Going concern).

8. Peneliti.

Setiap konsumen akan selalu berharap untuk bisa mendapatkan adanya peningkatan kinerja dari sebuah produk tanpa ada peningkatan biaya. Maka hal seperti ini akan menjadi obyek bagi para peneliti, mereka dapat mencari formula baru tentang bagaimana caranya untuk mencapai kepuasan dari para konsumen dan adanya peningkatan profitabilitas perusahaan secara bersamaan

9. Regulator.

Kepentingan dari agen regulator terhadap laporan keuangan perusahaan adalah ingin memastikan bahwa laporan keuangan yang sudah dihasilkan dan telah disajikan oleh perusahaan telah benar-benar sesuai dengan peraturan yang sebelumnya telah ditetapkan. Agen regulatory biasanya lebih bersifat independen, yaitu hanya bersikap dan bertindak sesuai dengan peraturan yang masih berlaku.

Nah itulah sedikit penjelasan yang terkait dengan pengguna laporan keuangan. Terima kasih telah berkunjung ke website kami. Apabila para pembaca sekalian membutuhkan konsultasi seputar manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) dan membutuhkan Accounting Software para pembaca sekalian dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak  081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu Anda. Sampai bertemu pada pembahasan artikel selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Scroll to top