Penulis: Admin

PENTINGNYA MELAKUKAN RE BRANDING (PERUBAHAN IMAGE) TERHADAP DIVISI HR INTERNAL PERUSAHAAN

Perubahan image, biasanya dilakukan terhadap brand dari suatu produk. Namun, bagaimana apabila branding sengaja diterapkan untuk divisi internal perusahaan? Meskipun mungkin saja terdengar belum terlalu umum, namun nyatanya setiap komponen dalam internal perusahaan seperti karyawan sampai untuk kepemilikan perusahaan secara global juga memiliki citra diri. Lalu, kira-kira seberapa penting re branding bagi divisi HR? Maka inilah penjelasannya.

1. Mengapa Divisi HR Perlu Dilakukan Re branding?

Re branding sebenarnya tidak hanya tentang sekedar untuk mengubah image saja, namun juga untuk membawa diri agar dapat menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Pada divisi HR, hal ini bisa dilakukan dengan cara mengadaptasikan teknologi seperti software HR agar image dari divisi HRD bisa berubah menjadi semakin modern. Pada sisi lainnya, penggunaan teknologi tersebut juga tidak hanya sekadar untuk pencitraan saja, namun agar divisi HR dapat bekerja secara lebih efektif dan menghemat banyak waktu. Dengan cara itu, maka Anda dan tim HR akan bisa untuk lebih fokus kepada hal-hal penting lainnya.

Tidak hanya itu, pada saat akan melakukan branding, Anda dan seluruh anggota tim secara otomatis akan berkumpul untuk berdiskusi dalam menyusun standard baru. Hal ini malah semakin memungkinkan bagi divisi HR untuk mengevaluasi kembali apa saja fokus kerja mereka agar dapat menjadi lebih baik lagi.

Jadi, pada dasarnya, branding berfungsi sama bagi setiap individu atau bagi divisi di internal perusahaan karena secara alami akan sangat mempengaruhi kinerja orang yang bekerja di dalamnya. Re branding sangat membantu agar orang-orang dapat menjadi lebih kreatif dan rajin.

2. Rebranding Memiliki Kekuatan Secara Psikologis.

Proses re branding tidak hanya tentang menciptakan visi dan misi saja, namun juga tentang bagaimana seorang harus berperilaku. Pada poin ini, re branding bisa sangat berguna bagi divisi HR karena akan membantu dalam memperkuat hal yang sudah ada sebelumnya. Kenyataannya, sebuah brand akan jauh menjadi lebih besar apabila dibandingkan dengan visi dan misi mereka. Branding merupakan implementasi atau wujud nyata dari visi dan misi yang sudah ada.

Melalui nilai dari brand yang baru dan secara konsisten diterapkan sepanjang waktu, maka seluruh budaya yang berada pada divisi tersebut sebelumnya akan bisa berubah menjadi sebuah identitas yang baru dan menjadi lebih baik. Hal ini tentunya juga akan sangat berdampak baik terhadap anggota divisi. Identitas yang baru artinya adalah berupa titik start yang baru pula. Anda dan tim akan bisa menganggap bahwa re branding sebagai sebuah fresh start dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan diri demi kemajuan perusahaan.

3. Rebranding Bagi Lingkungan Kerja Agar Semakin Lebih Kondusif.

Seperti yang sudah disebutkan pada poin-poin sebelumnya, re branding dapat menjadi sebuah fresh start. Idealnya adalah, awal yang baru akan semakin memicu orang untuk menjadi semakin lebih baik dari sebelumnya.

Dengan semangat diri yang terus terpacu agar menjadi lebih baik, hal ini tentu saja akan berdampak positif terhadap produktivitas kinerja. Dan hasilnya, lingkungan kerja pada internal perusahaanpun juga akan bisa menjadi lebih kondusif. Dalam upaya untuk mendukung proses rebranding seperti ini, maka Anda bisa melakukan program yang seru bagi para karyawan seperti outing, program pertemanan bagi para karyawan baru, fun night, dan lain sebagainya. Tidak hanya sebatas pada lingkungan kerja untuk menjadi lebih kondusif saja, namun juga untuk menjalin hubungan antar sesama anggota divisi HR pun juga akan semakin erat.

Proses rebranding memang membutuhkan waktu dan beberapa resources lain untuk mendukungnya. Namun, waktu dan tenaga yang akan Anda curahkan juga tetap akan terbayar, karena re branding bisa menjadi teknik terbaik dalam upaya untuk menegaskan kembali posisi dari sebuah departemen, yang mana hal ini akan sangat mempengaruhi dalam hal pengambilan keputusan perusahaan.

Nah, itulah penjelasan singkat seputar pentingnya re branding bagi divisi HR. Apakah Anda sudah merasa tertarik untuk mencobanya? Maka segera buktikan sendiri.

Apabila membutuhkan software HRD, Payroll dan Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

 

MENURUT ANDA MANAKAH YANG LEBIH PENTING, SOFTWARE AKUNTANSI ATAUKAH SOFTWARE KHUSUS INVENTORY?

Sebagai seorang pengusaha, maka sangat penting artinya bagi Anda untuk mengetahui bagaimana posisi keuangan yang sebenarnya dalam upaya untuk menyusun perencanaan kegiatan perusahaan dan sebagai dasar utama dalam pembuatan keputusan dengan cara analisis laporan keuangan. Penyusunan laporan keuangan melalui siklus akuntansi dari pengumpulan bukti-bukti transaksi dan pencatatan sampai terbentuk laporan keuangan. Akan menjadi semakin rumit apabila kita tidak mengetahui bagaimana siklus akuntansi.

Untuk saat ini sudah banyak sekali tersedia software yang semakin mempermudah kita dalam hal proses penyusunan laporan keuangan. Terutamanya bagi jenis perusahaan perdagangan, hal terpenting dari jenis perusahaan perdagangan ini adalah dari sistem manajemen persediaan/stok yang nantinya akan tersajikan ke dalam laporan stok dan akan muncul termasuk ke dalam aktiva sebagai akun persediaan dalam laporan keuangan sehingga hal ini akan dapat semakin mempermudah pengusaha dalam mengambil keputusan bisnis.

Dalam dunia bisnis perdangangan kebutuhan akan laporan keuangan dan laporan persediaan tentunya merupakan dua hal yang tidak bisa terpisahkan. Karena kedua laporan itu merupakan jantung utama bagi berjalannya roda operasional dan kelangsungan hidup bagi perusahaan dagang. Mengapa demikian? Karena persediaan merupakan harta utama milik perusahaan dan sebagian besar kekayaan yang dimiliki oleh suatu perusahaan dagang adalah berwujud barang-barang penjualan. Tentunya apabila control perusahaan terhadap persediaannya sangat lemah, maka juga akan sangat berdampak buruk bagi kelangsungan hidup perusahaan.

Namun Anda yang harus lebih fokus kepada persediaan juga tidak boleh sampai melupakan laporan keuangan, karena laporan ini juga tidak kalah pentingnya dengan laporan persediaan. Laporan keuangan yang penyajianya sangat buruk, tidak tersusun dan tercatat dengan baik sampai-sampai harus diragukan tingkat keakuratannya tentunya juga akan berdampak sangat buruk bagi kondisi keuangan perusahaan. Dan efek terburuk untuk jangka panjangnya adalah terjadinya kesalahan dalam hal pengambilan keputusan strategis yang akan mengakibatkan terjadinya kerugian yang sangat besar bagi perusahaan. Dan biasanya penyebab utama mengapa banyak sekali diantara perusahan-perusahaan besar yang harus menutup bisnisnya (bangkrut) adalah  karena kesalahan dalam hal pengambilan keputusan bisnis.

Bagi pebisnis yang belum terlalu memahami akuntansi, maka penggunaan software akuntansi akan menjadi jalan keluar terbaik dalam hal permasalahan penyusunan laporan keuangan bisnis. Sebenarnya terdapat dua macam jenis software yang sangat urgent sebagai kebutuhan wajib bagi perusahaan dagang untuk kebutuhan penyediaan laporan keuangan dan juga laporan persediaan/stok, yaitu: software akuntansi dan software inventory.

1. Software Akuntansi.

Merupakan salah satu jenis dari perangkat lunak (software) yang dirancang agar semakin memudahkan dalam aktivitas pencatatan akuntansi dengan memanfaatkan konsep modularitas atas berbagai aktivitas yang serupa ke dalam modul-modul yang lebih spesifik seperti pembelian, penjualan, pembiayaan, dan lain sebagainya.

2. Software Khusus Inventory.

Merupakan salah satu dari jenis software yang secara khusus untuk mengontrol aktivitas keluar masuknya barang dari jual beli yang sudah dilengkapi dengan laporan stock. Contoh dari software inventory ini adalah berupa software point of sale (POS) atau software yang biasanya banyak kita temukan pada kasir-kasir di toko-toko perbelanjaan modern, seperti mini/supermarket, swalayan dan toko-toko sejenis lainnya. Untuk saat ini banyak diantara perusahaan-perusahaan dagang yang menggunakan berbagai macam jenis software inventory dan software akuntansi terbaik menurut mereka dalam upaya untuk mendukung berbagai kegiatan operasionalnya sehingga akan dapat menghasilkan laporan yang seakurat mungkin agar dapat menghasilkan keputusan bisnis yang lebih tepat agar bisa menyesuaikan dengan bagaimana kondisi dan situasi perusahaan saat ini.

Apabila kita sebagai pengusaha diminta untuk memilih mana yang seharusnya diutamakan terlebih dahulu? Apakah software akuntansi ataukah software inventory? Manakah diantara keduanya yang harus kita prioritaskan? Pertanyaan yang cukup sulit untuk bisa kita jawab, karena keduanya sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup bisnis. Maka berikut ini adalah penjelasan singkatnya.

• Software Akuntansi Bagi Perusahaan Dagang.

Software akuntansi dibuat agar semakin memudakan dalam proses penyusunan laporan keuangan seperti: Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas dan laporan-laporan lain yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dengan jalan menggunakan software akuntansi maka akan semakin memudahkan Anda dalam mendapatkan laporan keuangan yang banyak dibutuhkan dengan lebih cepat. Jika proses peyusunan tersebut dilakukan dengan cara manual, maka akan menjadi sangat lama namun jika sudah menggunakan software akuntansi, maka semuanya akan terjurnal secara otomatis dan pada saat itu juga laporan sudah terbentuk dan sudah siap untuk dicetak dengan tingkat keakuratan yang tinggi.

Software akuntansi yang ada saat ini sangat cocok untuk diaplikasikan pada jenis perusahaan dagang karena perusahaan dagang memiliki dasar utama dari siklus akuntansi yang sudah banyak tersedia pada fasilitas-fasilitas software akuntansi. Sehingga bagi Anda yang sedang mencari informasi untuk menggunakan software apa yang paling cocok bagi perusahaan dagang, maka sebaiknya memilih untuk menggunakan software akuntansi. Terutama untuk software akuntansi yang sudah berbasis cloud (web based) dapat dengan mudah Anda temukan, dari yang berbayar bahkan sampai ada yang menyediakan versi trial (gratis) sampai beberapa hari untuk percobaan. Terdapat banyak software akuntansi yang tersedia dipasaran online, namun alangkah lebih baiknya apabila Anda memilih untuk menggunakan software akuntansi yang sesuai dan cocok dengan bagaimana siklus transaksi dan bentuk dari jenis bisnis perdagangan Anda. Dan sebaiknya lagi pilihlah software akuntansi keuangan yang sudah dilengkapi dengan bahasa Indonesia yang berkualitas, dan cukup mudah untuk digunakan serta diaplikasikan pada bisnis perdagangan Anda.

• Software Inventory untuk Perusahaan Dagang (Ritel Modern).

Bagi perusahaan dagang, yang lebih mengutamakan terhadap pengelolaan persediaan, maka software inventory juga menjadi sangat wajib untuk digunakan dalam upaya untuk mengelola stocknya yang merupakan asset utama milik perusahaan.  Kita akan bisa mendapatkan laporan-laporan yang lebih detail dari setiap barang persediaan, baik itu dari segi keakuratan jumlah barang, kemana barang tersebut didistribusikan, barang yang paling laris dan tidak, dan barang yang paling menghasilkan profit tinggi, di gudang mana saja kita harus menyimpan stock barang tersebut, dan berbagai laporan-laporan penting lainnya.

Dengan adanya penggunaan software inventory, maka tentunya management stock akan terkontrol dengan sangat baik, namun apabila sebaik apapun software yang nantinya akan kita gunakan, apabila SDM yang menjalankan dari sistem tersebut masih tidak bertanggungjawab, maka tentunya hal ini akan menjadi sia-sia saja. Jadi selain software inventory yang bagus juga harus didukung dengan SDM yang juga berkualitas, jujur dan bertanggungjawab. Sehingga laporan yang telah dihasilkan akan menjadi lebih akurat dan sesuai dengan kondisi riil perusahaan, dan dapat juga digunakan oleh pihak management perusahaan dalam hal pengambilan keputusan penting untuk kelansungan hidup perusahaan dimasa mendatang.

Nah, sedikit penjelasan di atas, maka kesimpulannya adalah: antara software akuntansi dan software inventory sama-sama memiliki peranan terpenting bagi perusahaan dagang dalam menjalankan bisnisnya, terutamanya dalam hal pengambilan keputusan-keputusan penting bagi bisnis yang harus segera dilakukan dengan cepat dan akurat dari data-data (laporan) yang ada.

Namun untuk peranan, software akuntansi jauh lebih penting dari software inventory, karena pada software akuntansi selain menghasilkan laporan yang lebih lengkap, software akuntansi  juga sudah mencakup tentang laporan persediaan beserta analisis produknya.

Apabila membutuhkan software HRD, Payroll dan Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

MELALUI BANTUAN SOFTWARE ACCOUNTING SEMAKIN MUDAH MELAPORKAN PAJAK SECARA ONLINE

Laporan pajak secara online merupakan salah satu cara untuk penyampaian SPT atau pemberitahuan seputar perpanjangan SPT Tahunan yang telah menjadi salah satu terobosan terbaru yang bisa dilakukan secara online dan juga realtime melalui website e-filing pajak DJP Online atau aplikasi yang telah disediakan ASP (Application Service Provider) atau Penyedia Jasa Aplikasi pajak. Pelaporan pajak di Indonesia sendiri sudah semakin mudah semenjak adanya sebuah terobosan untuk cara melapor pajak secara online seperti ini.

Meskipun metode pelaporan pajak dengan jalan memanfaatkan kecanggihan teknologi seperti ini banyak sekali memberikan berbagai kemudahan bagi para penggunanya, namun masih banyak juga diantara para wajib pajak yang ingin melaporkan SPT nya secara manual dengan cara mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) setempat.

Laporan pajak secara online memiliki misi untuk semakin mempermudah para wajib pajak dalam hal menuntaskan segala urusan perpajakannya dan untuk membantu dalam meningkatkan penerimaan pajak Negara. Oleh karena itu, terdapat banyak sekali manfaat dari pelaporan pajak secara online seperti ini, yaitu:

1. Lebih Cepat dan Mudah Dilakukan.

Laporan pajak secara online dapat sedikit lebih memangkas waktu Anda yang terlalu berharga hanya untuk sekedar melapor pajak dengan pergi ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) setempat, belum lagi jika harus menunggu antrian lapor yang begitu panjang. Anda bisa dengan mudah langsung mengisi formulir SPT dari Internet dan bisa mengirimkannya pada saat itu juga. Begitu SPT dikirimkan, maka Anda akan bisa langsung mendapatkan tanda terima. Apabila Anda masih merasa kebingungan pada saat mengisi formulir, maka Anda akan diberikan petunjuk secara jelas dari sana. Hal ini juga akan sangat mengurangi terjadinya resiko kesalahan yang mungkin saja bisa terjadi apabila Anda melakukannya secara manual.

2. Tingkat Keakuratan yang Tinggi dan Aman.

Dalam setiap pengisian formulir SPT akan selalu dilakukan validasi untuk menjamin ketepatan data yang sudah dimasukan. Anda tidak perlu lagi harus merasa khawatir jika masih ada data-data yang keliru pada saat pengisian, karena sistem online tersebut sudah benar-benar akurat. Data SPT yang sudah Anda sampaikan secara online juga akan sampai langsung tanpa adanya perantara apapun. Hal ini tentunya dapat menjamin bahwa kerahasiaan dari data Anda akan tetap aman.

3. Biaya Sangat Murah dan Ramah Lingkungan.

Melakukan pelaporan SPT secara online itu berarti bahwa Anda hanya perlu untuk membayar biaya akses Internet saja. Tanpa harus repot-repot untuk mengeluarkan biaya transportasi agar bisa sampai ke KPP setempat untuk melapor. Bukan hanya itu saja, dengan cara melakukan pelaporan pajak secara online, Anda juga sudah berkontribusi besar dalam mendukung kegiatan go green dengan tidak menggunakan kertas untuk mencetak data-data SPT.

4. Bisa Dilakukan Kapan dan diMana Saja Anda Inginkan (Selama Terkoneksi Internet).

Melakukan pelaporan pajak secara online tidak terikat waktu seperti pada saat Anda melakukannya secara manual di KPP setempat. Hanya dengan bermodalkan komputer atau laptop dan jaringan Internet yang stabil, maka Anda sudah bisa dengan leluasa untuk melakukan pelaporan pajak secara online di manapun dan kapan saja Anda inginkan.

5. Perhitungan Lebih Tepat.

Program khusus untuk pelaporan pajak secara online sudah di-default kan untuk otomatis melakukan perhitungan, sehingga Anda sudah tidak perlu lagi melakukan perhitungan manual, kecuali untuk hal-hal tertentu yang memang belum disediakan oleh program perpajakan.

Itulah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan cara melakukan pelaporan pajak secara online. Dengan adanya layanan secara online seperti ini, maka masyarakat diharapkan dapat menjadi lebih mudah untuk melakukan pelaporan pajak dan bisa lebih taat dalam hal membayar pajak. Untuk mengetahui nominal pajak yang harus Anda bayarkan secara akurat dan untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam hal pelaporan pajak, maka Anda juga harus memiliki penghitungan pajak yang benar.

Untuk bisa mendapatkan penghitungan pajak yang tepat, maka Anda juga harus memiliki perencanaan pembayaran pajak. Dengan cara membuat estimasi dalam hal pembayaran pajak, maka Anda akan dapat mengelola keuangan milik perusahaan dengan lebih tepat dan akurat. Salah satu alternatifnya adalah dengan cara menggunakan software akuntansi yang juga sudah dilengkapi dengan fitur Tax Center yang nantinya akan dapat membantu Anda dalam mengekspor file CSV yang berisikan seputar penjualan dengan template yang sudah siap untuk diimpor ke aplikasi pajak e-Faktur.

Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian dalam mengetahui seputar pelaporan pajak secara online (DJP Online). Apabila pembaca membutuhkan software accounting yang dapat membantu dalam menghitung perpajakan perusahaan dan bisnis anda, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak ke 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

MANFAAT DAN CARA TERMUDAH DALAM MENGHITUNG LABA DITAHAN PADA PROSES AKUNTANSI PERUSAHAAN

Laba ditahan merupakan salah satu bagian dari laba bersih perusahaan yang ditahan oleh perusahaan dan tidak dibayarkan sebagai dividen terhadap para pemegang saham. Uang ini biasanya akan diinvestasikan kembali ke dalam perusahaan, agar menjadi “bahan bakar” utama kelangsungan hidup  perusahaan untuk kedepannya, atau bisa digunakan untuk melunasi hutang-hutang perusahaan.

Laba ini akan diakumulasikan dan akan dilaporkan sebagai ekuitas pemilik dalam Neraca. Besarnya laba ditahan biasanya akan ditentukan oleh kebijakan dewan komisaris perusahaan yang tentunya akan berbeda antara kebijakan satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Manfaat Dari Laba Ditahan

1. Untuk membiayai operasional perusahaan dalam upaya untuk pencapaian laba usaha yang lebih maksimal.
2. Untuk melunasi hutang-hutang perusahaan (jika ada).
3. Sebagai cadangan dana untuk kebutuhan investasi perusahaan.
4. Untuk perkembangan perusahaan di masa yang akan datang.

 Cara Untuk Menghitung Laba Ditahan Perusahaan

1. Kumpulkan data-data yang diperlukan dari laporan keuangan milik perusahaan.

Setiap perusahaan diharuskan untuk melakukan dokumentasi terhadap riwayat keuangan perusahaannya secara resmi. Jika Anda bisa melakukannya, maka biasanya Anda akan lebih mudah dalam menghitung laba ditahan selama periode yang berjalan dengan menggunakan angka-angka dari laporan resmi untuk mengetahui jumlah laba ditahan pada tanggal tertentu, laba bersih, dan dividen yang sudah dibayarkan, jika dibandingkan dengan Anda harus menghitungnya secara manual. Laba ditahan perusahaan sampai dengan periode pencatatan yang terakhir akan ditampilkan dalam Neraca, sementara laba bersih perusahaan akan ditampilkan dalam laporan Laba Rugi untuk periode yang sedang berjalan.

Jika Anda dapat memperoleh semua informasi itu, maka Anda akan bisa menghitung laba ditahan dengan rumus sebagai berikut:

Laba bersih – deviden yang dibayarkan = laba ditahan

Selanjutnya, untuk menghitung laba bersih kumulatif, tambahkan angka laba ditahan yang baru saja Anda hitung dengan saldo laba ditahan yang sudah ada pada saat ini (dari periode sebelumnya).

Sebagai contoh, misalnya pada akhir tahun 2016 bisnis Anda memiliki saldo laba ditahan kumulatif sebesar Rp. 512 juta. Selama tahun 2017, bisnis Anda menghasilkan laba bersih sebesar Rp.21,5 juta dan sudah membayarkan deviden sebesar Rp.5,5 juta. Mak saldo akhir untuk laba ditahan dari bisnis Anda sekarang adalah sebesar:

Rp. 21,5 juta – Rp. 5,5 juta = Rp. 16 juta
Rp. 512 juta + Rp. 16 juta = Rp. 528 juta

Jadi, bisnis Anda sudah memiliki laba ditahan sebesar Rp528 juta.

2. Apabila tidak memiliki informasi tentang laba bersih, maka mulailah dengan menghitung laba kotornya terlebih dahulu.

Apabila Anda masih belum mampu untuk mengakses nilai laba bersih secara pasti, maka Anda masih bisa menghitung laba bersih dari sebuah bisnis dengan menghitung secara manual melalui sebuah proses yang sedikit lebih panjang. Maka mulailah dengan cara menghitung laba kotor milik perusahaan. Laba kotor merupakan sebuah angka yang telah dihasilkan dari laporan laba rugi dan akan dihitung dengan cara mengurangi uang dari hasil penjualan dengan HPP (penjualan).

Seperti contoh: sebuah perusahaan berhasil mencapai angka penjualan sebesar Rp150.000 juta dalam satu kuartal, namun tetap harus membayar Rp.90.000 juta untuk barang-barang yang dibutuhkan dalam menghasilkan angka penjualan sebesar Rp.150.000 juta tersebut. Maka laba kotor selama satu kuartal ini adalah,

Rp.150.000.000 – Rp.90.000.000 = Rp.60.000.000

3. Hitunglah laba operasional perusahaan.

Laba operasional mencerminkan laba perusahaan setelah membayar berbagai biaya-biaya penjualan dan biaya-biaya operasional lainnya, seperti halnya upah yang sudah dibayarkan. Untuk menghitung laba operasi seperti ini, maka kurangi laba kotor dengan biaya-biaya operasional perusahaan (tidak termasuk harga pokok penjualan).

Misalnya, dalam kuartal yang sama di mana bisnis kita menghasilkan laba kotor sebesar Rp.60.000.000, terdapat pembayaran biaya-biaya administrasi dan juga upah sebesar Rp.15.000.000. Maka dengan demikian laba operasional perusahaan akan menjadi:

Rp.60.000.000 – Rp.15.000.000 = Rp.45.000.000.

4. Hitunglah laba bersih sebelum pajak.

Untuk menghitung laba bersih sebelum pajak, kurangilah laba operasional perusahaan dengan bunga, depresiasi, dan amortisasi. Depresiasi dan amortisasi yaitu berupa penyusutan dari nilai aktiva (berwujud dan tidak berwujud) selama masa ekonomisnya. Hal ini akan dicatat sebagai bentuk biaya dalam laporan laba rugi. Jika sebuah perusahaan telah membeli peralatan dengan harga Rp.10.000.000 dengan masa ekonomis selama 10 tahun, maka akan timbul biaya depresiasi sebesar Rp.1.000.000 per tahunnya, dengan asumsi bahwa nilainya telah terdepresiasi secara merata.

Misalnya perusahaan Anda telah membayar biaya bunga sebesar Rp.1.200.000 dan biaya depresiasi sebesar Rp.4.000.000. maka laba bersih sebelum pajak dari perusahaan Anda akan menjadi:

Rp.45.000.000 – Rp.1.200.000 – Rp.4.000.000 = Rp.39.800.000

5. Hitunglah laba bersih setelah pajak.

Biaya yang harus Anda perhitungkan adalah pajak. Untuk menghitung laba bersih setelah pajak, maka langkah pertama: kali-kan tarif pajak perusahaan dengan laba bersih sebelum pajak. Selanjutnya, untuk menghitung laba bersih setelah pajak, maka kurangi angka hasil perkalian seperti ini dari angka laba bersih sebelum pajak.

Seperti contoh: kita asumsikan bahwa tarif pajak adalah sekitar 34%. Biaya pajak yang harus kita bayar adalah sebesar,

34% (0,34)xRp39.800 .000= Rp13.532.000

Selanjutnya, akan kita kurangkan angka seperti ini dari jumlah laba bersih sebelum pajak sebagai berikut.

Rp.39.800.000 – Rp13.532.000 = Rp26.268.000

6. Kurangi dengan jumlah deviden yang sudah dibayarkan.

Setelah kita selesai menghitung berapa besarnya laba bersih milik perusahaan setelah dikurangi seluruh biaya-biaya yang menjadi kewajiban kita, maka kita harus memiliki sebuah angka yang bisa kita gunakan untuk menghitung besarnya laba ditahan selama satu periode pembukuan yang sedang berjalan. Untuk menghitungnya, maka kurangi laba bersih setelah pajak dengan deviden yang sudah dibayarkan.

Dalam contoh yang kita bahas, asumsikan bahwa kita membayar deviden kepada para investor sebesar Rp.10.000.000 untuk kuartal (bulan) ini. Laba ditahan untuk periode yang sedang berjalan ini akan menjadi,

Rp.26.268.000 – Rp.10.000.000 = Rp.16.268.000

7. Hitunglah saldo akhir dari akun laba ditahan.

Jangan lupa bahwa laba ditahan adalah akun yang bersifat kumulatif yang selalu menunjukkan perubahan bersih dari laba ditahan sejak berdirinya perusahaan. Untuk mengetahui berapa besarnya laba ditahan secara keseluruhan, maka tambahkan laba ditahan dari periode yang sedang berjalan tersebut dengan saldo akhir dari laba ditahan pada saat periode pembukuan yang berakhir.

Kita asumsikan bahwa perusahaan kita sudah menahan laba sebesar 30.000.000 sampai saat ini. Maka sekarang saldo pada akun laba ditahan kita akan menjadi,

Rp.30.000.000 + Rp.16.268.000 = Rp.46.268.000

Itulah beberapa penjelasan seputar laba ditahan. Untuk mempermudah dalam menghitung laba ditahan, maka Anda bisa memulai dengan membuat laporan laba ditahan dengan software akuntansi. terutama software akuntansi yang sudah berbasis online (cloud) yang dapat membantu Anda dalam membuat laporan laba ditahan secara instan. Dengan software accounting yang berbasis cloud, Anda juga dapat melihat bagaimana kondisi keuangan milik perusahaan dengan lebih mudah, cepat, aman.

Apabila membutuhkan software HRD, Payroll dan Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

 

Scroll to top