Kategori: Ide Bisnis

MERINCI DAN MENYEDERHANAKAN LAPORAN PENJUALAN UNTUK MENAIKKAN PRODUKTIVITAS USAHA

Dalam menjalankan sebuah usaha, dibutuhkan adanya laporan keuangan sebagai salah satu alat dalam pengambilan keputusan. Dan penyusunan laporan keuangan juga membutuhkan beberapa laporan lain termasuk juga laporan penjualan sebagai salah satu bagian dari isi yang kemudian harus tersaji dalam satu laporan keuangan. yang menjadi pembahasan kali ini adalah tentang laporan penjualan dan seperti apa pengaruhnya terhadap tingkat produktivitas usaha.

Laporan penjualan merupakan sekumpulan informasi penjualan yang telah disajikan sebagai salah satu bahan pencatatan dan analisis penjualan yang berperan penting dalam hal pengambilan keputusan pemasaran, harga, dan metode penjualannya. Laporan penjualan memiliki fungsi penting dan harus benar benar akurat tanpa adanya sedikitpun kesalahan. Seberapa pentingkah laporan dari kegiatan penjualan? Anda akan dapat menilainya sendiri berdasarkan seputar apa saja kegiatan dari penjualan tersebut. Berikut ini adalah berbagai kegiatan yang berhubungan dengan penjualan yang harus Anda ketahui:

1. Penentuan Harga Jual.
2. Analisis Penjualan.
3. Pemasaran Produk Penjualan.
4. Penawaran Harga Produk.
5. Pemesanan Produk.
6. Pencatatan Data Customer.
7. Pengiriman Barang/Produk Pesanan.
8. Retur Penjualan.
9. Penagihan Pembayaran Penjualan.
10. Penerimaan Pembayaran Penjualan.
11. Membuat Laporan Penjualan.

Dari beberapa kegiatan dari daftar diatas seperti halnya sebuah siklus yang harus terus berputar. Setelah membuat laporan penjualan maka akan kembali lagi kepada proses analisis penjualan dan begitu seterusnya. Selanjutnya pengertian produktivitas dari usaha merupakan gambaran seputar penurunan atau peningkatan dari volume terhadap kuantitas dan kualitas dari hasil produk sebagai sebuah perbandingan antara input dengan outputnya.

Mengapa dari laporan penjualan yang sedemikian rumitnya akan dapat semakin meningkatkan produktivitas dari usaha? Dan apa saja pengaruh bagi usaha Anda?

Kegiatan penjualan merupakan ujung tombak utama dan sebagai urat nadi dari kehidupan serta kelancaran dari suatu usaha. Laporan penjualan akan selalu menjadi bagian dari penjualan yang akan digunakan sebagai dasar utama dalam hal penyampaian informasi seputar perkembangan maupun penurunan dari aktivitas penjualan.

Apabila informasi yang telah disajikan dengan lebih terperinci, maka akan menghasilkan data-data yang akan sangat membantu dalam hal pengambilan keputusan dari usaha dengan lebih akurat. Segala informasi yang telah tersaji secara sederhana juga akan dapat berdampak begitu efisian pada saat akan melakukan pelaporan, sehingga akan semakin memudahkan Anda dalam hal penyampaiannya.

Segala informasi yang dengan cepat terjadi dan selalu up to date pun sangat dibutuhkan dalam hal penyampaian perubahan dari skala penjualan. Informasi yang lebih cepat akan berdampak besar baik bagi segala kegiatan usaha selain untuk menghindari terjadinya keterlambatan dalam pengambilan keputusan juga dapat semakin up to date terhadap kemampuan dari daya saing yang akan datang. Namun akan menjadi berbalik semakin berdampak buruk apabila informasi yang tidak up to date.

Semakin cepat informasi data yang tersampaikan semakin cepat pula pihak manajemen untuk mengambil keputusan. Hasilnya akan sangat berdampak kepada tingkat produktivitas yang selalu up to date, karyawan juga akan menjadi lebih cepat tanggap dari berbagai perubahan yang akan terjadi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Mengapa laporan penjualan harus dirinci, disederhanakan? Karena apabila tidak terperinci akan menghasilkan informasi yang masih kurang lengkap. Selain itu juga tidak terjamin tingkat ke akuratan dari data yang tersaji. Apabila tidak disederhanakan, maka akan diperlukan waktu yang lebih untuk memahami dan untuk mengklarifikasi oleh setiap karyawan yang memiliki tujuan dan pengertian yang sama, karena akan sangat berakibat terhadap terjadinya kesalahan pengertian untuk selanjutnya akan terjadi banyak hal yang tidak sesuai dengan tujuan perusahaan. Jika tidak menghasilkan informasi yang cepat akan berakibat dari keterlambatan dalam pengambilan keputusan, dan akibatnya akan kalah start dari para pesaing yang lain, dan banyak lagi yang lainnya.

Dari ketiga hal tersebut, kita tidak akan bisa menilai manakah yang lebih baik untuk di dahulukan. Karena pada dasarnya segala informasi yang sangat perlu untuk dirinci, sederhana dan cepat penyampaiannya. Lalu laporan penjualan seperti apa saja yang terperinci, sederhana dan cepat? Jawabannya adalah Anda harus menggunakan software accounting yang sudah dilengkapi dengan berbagai jenis laporan, termasuk juga laporan penjualan seperti:

• Laporan dan Jurnal Penjualan: (berisi tentang berbagai rincian dari seluruh transaksi penjualan).
• Laporan Penjualan Rangkuman: (informasi seputar rangkuman penjualan dari seluruh pelanggan).
• Laporan Penjualan Rincian: (berisi tentang informasi seputar rincian penjualan dari seluruh pelanggan).
• Laporan Penjualan Sederhana: (berisikan informasi seputar rangkuman dan penyederhanaan penjualan dari seluruh pelanggan).
• Gambaran Grafik dari Laba Rugi Tahunan atau Bulanan dengan Detail: (berisi tentang informasi rincian dar grafik laba rugi bulanan atau tahunan/12 bulan).
• Laporan Laba Rugi Anggaran Vs Realisasi: (informasi tentang laba rugi dan perbandingan antara anggaran biaya dengan realisasinya).
• Laporan Laba Rugi Years to Date: (berisikan informasi tentang laba rugi dan perbandingan dari bulan sebelumnya dengan bulan yang sedang berjalan).

Jadi, seberapa pentingkah laporan penjualan terhadap produktifitan usaha? Apabila Anda sudah memahami tentang bagaimana penjelasan dari uraian diatas, maka Anda akan benar-benar memahami tentang seberapa pentingnya laporan penjualan tersebut karena untuk mengerti tidak harus selalu dengan menggunakan kata-kata melainkan bisa juga dengan cara pemahaman yang berhubungan dengan sifat produktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan, biaya, energi, bahan dan lain sebagainya. Nah, sekarang sudah siapkah Anda untuk membuat laporan penjualan yang baik dan benar?

Apabila membutuhkan software HRD, Payroll dan Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

 

PERTIMBANGAN PENGUSAHA UKM/UMKM DALAM MEMILIH SOFTWARE KEUANGAN YANG COCOK BAGI BISNIS MEREKA

Sebagai seorang pengusaha, terlebih lagi apabila bisnis Anda adalah termasuk kedalam bisnis berskala UKM/startup maka, keputusan untuk menggunakan software keuangan bisa jadi menyebabkan dilema tersendiri. Mengapa demikian? karena biasanya bisnis yang masih berskala UKM memiliki jumlah anggaran yang masih sangat terbatas, yang mana si pengusaha tersebut harus lebih cerdas dan memiliki ketrampilan tersediri dalam hal mengalokasikan modalnya yang masih serba terbatas tersebut. Dan apabila sejak dari awal sudah salah dalam memperhitungkan untuk pengeluaran anggaran, maka akan mengakibatkan semakin terhambatnya jalannya usahanya tersebut.

Jika memilih untuk menggunakan software keuangan memang bisa dikatakan belum terlalu bisa terlihat hasilnya dalam waktu dekat, karena penggunaan software merupakan sebuah investasi yang lebih bersifat untuk jangka panjang, maka sudah akan mulai terlihat manfaatnya ketika pertumbuhan bisnis sudah mulai berkembang pesat. Apabila pengusaha tidak jeli dalam memilih software keuangan, maka usaha mereka untuk berinvestasi akan menjadi semakin sia-sia karena dana yang sudah terlanjur dikeluarkan tidak akan membuahkan hasil apapun bagi usahanya.

Cara terbaik untuk menentukan software keuangan yang paling cocok dan sesuai untuk jenis usaha Anda adalah dengan mempertimbangkan beberapa hal berikut ini:

1. Otomatis Laporan yang Siap Saji.

Anda tidak perlu menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menghitung secara manual. Dengan jalan menggunakan software keuangan, maka Anda hanya perlu untuk menginput data dan semua laporan yang Anda butuhkan akan otomatis terbuat dan tersaji, dan juga dapat dilihat kapan saja dan dimana saja Anda inginkan. Sehingga akan semakin menghemat banyak sekali waktu Anda yang begitu berharga dan tentunya juga mengurangi resiko terjadinya kesalahan dalam hal input dan hasil laporan yang dihasilkan akan menjadi jauh lebih akurat daripada Anda yang menghitung secara manual.

2. Software Keuangan yang Selalu UpToDate dan Mampu Menyesuaikan Dengan Usaha Anda.

Meskipun jenis usaha yang sedan Anda jalankan adalah masih berskala jenis usaha kecil atau menengah, namun tidak menutup kemungkinan akan mengalami perkembangan yang pesat dikemudian hari. Seiring dengan perkembangan usaha tersebut, maka dibutuhkan pula software keuangan yang mampu dalam mengakomodir berbagai kebutuhan usaha yang sudah semakin berkembang tersebut. Jangan membeli software yang tidak mampu dalam memenuhi berbagai kebutuhan dari usaha Anda karena hanya tergiur dengan harga yang begitu miring. Menggunakan software keuangan yang bisa terus dikembangkan merupakan sebuah investasi yang sangat berharga.

3. Memiliki Tampilan yang User friendly (Mudah Digunakan).

Tidak semua pengusaha memahami ilmu akuntansi. Namun menggunakan software keuangan yang hanya bisa dipahami oleh orang-orang tertentu saja dalam bidang usaha Anda, maka tentunya akan sangat merepotkan Anda selaku owner sebenarnya. Pastikan juga untuk menggunakan software yang benar-benar user friendly, sehingga bagi mereka yang masih terlalu awam terhadap bidang akuntansi masih tetap bisa untuk menggunakannya.

4. Menggunakan Teknologi Cloud Untuk Menyimpan Data-Data Keuangan.

Sebagai pengusaha di era yang sudah serba digital ini, Anda tidak perlu berada pada posisi on site selamanya untuk dapat memantau perkembangan bisnis. Dengan adanya teknologi cloud accounting, semakin memungkinkan bagi Anda dalam memantau jalannya usaha dan laporan keuangan bisnis Anda kapanpun dan dimanapun Anda berada selama masih terkoneksi dengan internet. Software keuangan yang semakin memudahkan Anda dalam membuat laporan keuangan serta menyediakan media penyimpanan data pada cloud yang lebih aman akan semakin meminimalkan terjadinya kehilangan dan penyalahgunaan data-data pada bisnis Anda.

5. Layanan After Sales Service & Support yang Cepat dan Serba Tanggap.

Dukungan secara teknis dan support dalam hal ini masih diperlukan sebagai layanan purna jual (after sales) yang sangat dibutuhkan oleh para pengguna software yang merasa kesulitan atau mengalami permasalahan dengan program (software) yang mereka gunakan. Pastikan untuk memilih software provider yang memberikan akses komunikasi yang lebih luas dengan user misalnya melalui telpon, email, chat untuk membantu seperti apapun permasalahan yang Anda hadapi agar dapat dengan cepat sesegera mungkin untuk ditangani. Dengan adanya layanan after sales service dan tenaga support yang baik dan professional, maka akan sangat membantu Anda dalam hal berbagai permasalahan menjalankan software pada operasinal usaha Anda.

Dengan adanya software keuangan yang lebih tepat, maka akan sangat membantu Anda dalam mendapatkan laporan keuangan yang akurat dan cepat, sehingga Anda dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat untuk usaha Anda dimasa mendatang.

Apabila membutuhkan software HRD, Payroll dan Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

 

FITUR-FITUR DALAM SOFTWARE AKUNTANSI YANG WAJIB HARUS ADA UNTUK JENIS USAHA PERDAGANGAN

Perusahaan Dagang merupakan jenis perusahaan yang kegiatan utama dari usahanya adalah melakukan pembeiian barang kepada supplier, menyimpan barang tersebut dan kemudian menjualnya kembali terhadap para customer tanpa mengubah sedikit bentuk asal dari produk yang dijual agar bisa memberikan nilai tambah terhadap suatu barang yang di jualnya.

Di indonesia sendiri, sangat banyak bertebaran jenis perusahaan dagang, sehingga di zaman yang sudah serba menggunakan tekhnologi seperti sekarang ini, sangat dibutuhkan adanya suatu software yang harus mampu dalam memenuhi berbagai kebutuhan dari perusahaan dagang tersebut agar bisa mendapatkan laporan keuangan secara lebih baik, cepat dan benar.

Pada saat perusahaan Anda ingin menggunakan software untuk membantu proses pencatatan laporan keuangannya yang masih perlu uuntuk di perhatikan adalah apakah ada modul akuntansi untuk perusahaan dagang pada software tersebut dan apakah sudah sesuai dengan jenis perusahaan dagang yang sedang Anda jalankan atau tidak. Berikut ini merupakan beberapa modul akuntansi untuk Perusahaan Dagang yang wajib dimiliki, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Fitur-fitur data-data master yang terdiri dari: Data Rekening, Data Pelanggan, Data Supplier, Data Karyawan, Data Barang, dan Data Asset Tetap.

• Data Rekening: Merupakan tempat dimana Anda akan membuat kode akun dan rekening perkiraan lainnya.
• Data Pelanggan: Memasukkan data-data pelanggan dengan lengkap dari para profil pelanggan.
• Data Supplier: Untuk mencatat semua data-data yang berhubungan dengan supplier.
• Data Karyawan: Mencatat semua karyawan yang bekerja pada perusahaan.
• Data Barang: Mencatat semua data-data tentang barang seperti: nama barang, stock barang, minimum stock barang, jenis barang dan lain sebagainya.
• Data Asset: Mencatat Asset apa saja yang dimiliki oleh perusahaan untuk mengetahui nilai dari Depresiasi, Amortisasi serta nilai buku dari asset yang sudah dimiliki.

2. Fitur-fitur transaksi yang terdiri dari: Pembelian, Penjualan, Jurnal Entry, Kas dan Persediaan.

• Transaksi Pembelian: Biasanya didalam fitur ini terdiri dari Fitur Purchse Order, fitur Pembelian Barang, Fitur Pembayaran Hutang, Serta Retur Pembelian.
• Transaksi Penjualan: Untuk mencatat transaksi penjualan biasanya terdiri dari Fitur Sales Order, Penjualan Barang, Pembayaran Piutang dan juga Fitur Retur Penjualan.
• Jurnal Entry: Dalam melakukan pencatatan transaksi yang berhubungan dengan jurnal entry, seperti melakukan koreksi jurnal dan lain sebagainya, biasanya lebih sering disebut dengan modul jurnal umum.
• Transaksi Kas: hal ini terdiri dari fitur kas keluar dan kas masuk serta fitur giro yang mana fungsinya adalah untuk mencatat pengeluan kas/bank atau dari pemasukan kas/bank yang terjadi dalam perusahaan.
• Persediaan : dalam fitur ini biasanya ada yang disebut dengan adjustment stock barang.

3. Fitur Laporan yang terdiri dari: Laporan Jurnal, Buku Besar, dan Laporan Keuangan.

Dan pada fitur ini juga dapat dilihat untuk semua jenis laporan, baik itu adalah berupa laporan Buku Besar, laporan Kartu hutang dan piutang, kartu stock barang, laporan penjualan dan pembelian, Serta sudah dilengkapi dengan laporan keuangan, seperti: laporan neraca. Laporan rugi laba, laporan perubahan modal dan lain sebagainya.

Apabila Anda telah menggunakan software akuntansi untuk jenis bidang usaha dagang, maka setidaknya Anda sudah memperoleh beberapa manfaat pentingnya seperti:

• Mengelola data-data pelanggan dan data para vendor serta data-data para karyawan.
• Mengelola pembelian dan penjualan.
• Anda dapat setiap saat dan kapanpun waktu yang Anda inginkan untuk memantau seberapa besar jumlah dan nilai stock barang yang masih tersedia di gudang secara berkala.
• Penyimpanan data dan pencatatan secara otomatis dari berbagai aktivitas pembelian maupun penjualan dari segala item barang, dan juga tentunya dari invoice yang sudah siap cetak/print out kapan saja Anda ingin mencetaknya serta selalu siap untuk edit untuk faktur pajak yang sesuai dengan standar dari dirjen pajak.
• Sangat mudah untuk mengelola dan mengetahui berapa besar jumlah nominal dari hutang dan piutang atau yang tiba saatnya untuk waktu jatuh tempo.
• Memiliki fitur reminder terhadap hutang dan piutang, giro yang jatuh tempo, dan berupa pengingat stok minimum pada saat akan melakukan penjualan.
• Memiliki fitur penyajian laporan secara otomatis, mulai dari laporan stok, laporan hutang-piutang, barang terbeli-barang terjual, barang paling laris, dan juga posisi dari kas pada buku besar.
• Mengelola fixed asset beserta berbagai metode-metode perhitungan penyusutannya secara otomatis.
• Kemampuan untuk menganalisa produk yang paling laris dan juga yang paling menguntungkan.
• Berbagai jenis grafik yang menarik beserta dengan analisa bisnisnya.
• Data tentang pengelolaan terhadap pengelompokan barang (jenis kelompok barang).
• Menyajikan berbagai laporan keuangan secara otomatis untuk setiap bulannya.

Dan yang harus diingat adalah pada saat Anda memilih untuk menggunakan suatu software akuntansi, maka pastikan bahwa program tersebut memang sudah memiliki keunggulan seperti: user friendly, layanan after sales yang baik serta mampu dalam memberikan hasil laporan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Apabila membutuhkan software HRD, Payroll dan Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

TIPS TENTANG BAGAIMANA LANGKAH-LANGKAH DALAM MENGHITUNG LABA BERSIH DARI USAHA ANDA

• Sebenarnya apa itu yang dimaksud dengan laba bersih?
• Bagaimana cara untuk perhitungannya?
• Kenapa harus mengetahui laba bersih dalam sebuah usaha?
• Apakah perlu untuk mengetahui laba bersih bagi perkembangan sebuah usaha?
• Adakah cara yang termudah dalam mengetahui laba bersih?

Baiklah, berikut ini adalah penjelasan sekaligus menjadi jawaban dari seluruh pertanyaan diatas yang biasanya seringkali menjadi sebuah dilemma para pengusaha yang baru saja mulai merintis usahanya.

Dimulai dari pengertian terlebih dahulu, laba bersih adalah berupa pendapatan bersih milik perusahaan dari seluruh kegiatan operasioanl bisnis yang telah dilakukan setelah dikurangi berbagai jenis biaya produksi, operasional dan dikurangi dengan pajak penghasilan, dan jangan melupakan juga penambah dari pendapatan lain dan pengurangan dari biaya lain maupun yang juga tidak terduga dalam satu periode akuntansi (bulanan/tahunan).

Sebenarnya banyak sekali definisi dari pengertian akuntansi yang sudah sering kita dengar dan baca dari berbagi pendapat dan buku, ada yang mengungkapkan akuntansi merupakan sebuah ilmu, seni, atau pencatatan dan pembukuan untuk mengetahui bagaimana kedaan dan posisi dari keuangan perusahaan. Laporan keuangan yang selama ini kita tahu tidak jauh-jauh dari yang namanya laporan neraca, arus kas, laba rugi, jurnal umum dan jurnal khusus sertabuku besar. Dari semua laporan tersebut, mungkin yang paling banyak dibutuhkan oleh para pengusaha adalah: laporan laba rugi, karena laporan tersebutlah yang nantinya paling menentukan bagaimana pihak manajemen akan menentukan keputusan dan untuk mengetahui sampai sejauh mana usaha tersebut telah mengalami perkembangan, dan keputusan apa saja yang mungkin masih bisa untuk diambil dari penilaian atas laporan laba rugi.

Dewasa ini banyak diantara para pengusaha yang telah salah pengertian dalam menentukan keuntungan atau laba dari jenis usaha yang dilakukan. Padahal, sebenarnya keuntungan dari suatu usaha memiliki tingkatan tersendiri dalam menentukannya. Sebagian atau mungkin banyak diantara para pengusaha yang menganggap bahwa nilai dari penjualan akan dikurangi dengan harga modal (HPP) sudah menjadi keuntungan bersih, padahal mereka melupakan bahwa masih banyak biaya-biaya lain yang telah dikeluarkan dalam proses tersebut dan mereka lupa untuk memperhitungkannya.

Berikut ini merupakan langkah-langkah dalam menghitung Laba Bersih dari usaha Anda:

1. Menghitung seluruh harga pokok.

Untuk langkah pertama tentang bagaimana cara dalam menghitung laba bersih adalah dengan cara mencatat seluruh biaya yang telah dikeluarkan untuk menghasilkan produk. Identifikasikan semua biaya secara lebih detail dan jangan sampai ada satupun yang terlewatkan. Jika tidak, maka perhitungan dari usaha Anda akan menjadi sama sekali tidak valid, sehingga laba yang nantinya Anda hasilkan bukan berupa laba yang sebenarnya.

2. Membuat laporan dari laba kotor.

Dari hasil harga pokok yang sudah didapatkan oleh suatu proses produksi, maka kita akan bisa menentukan harga jual dari suatu produk. Hasil penjualan yang telah didapatkan akan dikurangi dengan harga pokok, maka akan mendapatkan keuntungan kotor atau omset.

3. Total dari keseluruhan biaya operasional yang selama satu periode telah dikeluarkan.

Pendapatan kotor yang sudah diketahui dalam satu periode masih belum dibilang sebagai sebuah keuntungan bagi para pebisnis, karena masih banyak biaya-biaya dari operasional dan non operasional seperti biaya gaji karyawan, biaya sewa, biaya rumah tangga, penyusutan dan masih banyak lagi biaya-biaya lainnya. Setelah semua biaya operasional serta non operasional sudah diketahui dan dikurangi dengan pendapatan bruto, maka kita akan bisa mendapatkan laporan laba operasionalnya.

4. Tambahkan semua pendapatan maupun pengeluaran diluar usaha.

Pendapatan dan pengeluaran diluar usaha? Ya, masih banyak diantara para pebisnis yang seringkali menyepelekan pelaporan seperti ini dan menjadikan biaya ini sebagai sebuah biaya operasional. Namun yang seharusnya diketahui adalah pendapatan maupun pengeluaran luar usaha merupakan sebuah pemasukan dan pengeluaran yang sifatnya diluar usaha kita. Contohnya adalah pendapatan luar usaha seperti kita telah mendapatkan bunga bank, laba dari selisih kurs, dan lain sebagainya. Dan untuk pengeluaran dari luar usaha, maka seperti biaya admin bank, pajak bunga bank, rugi selisih kurs, dan banyak lagi yang lainnya.

5. Laporan Laba Bersih.

Setelah semua pencatatan sudah dilakukan, maka dapatlah laporan dari laba bersih yang akan terbentuk dengan real keuntungan dari usaha kita.. Laba bersih inilah yang nantinya akan menentukan dari pembagian deviden kepada para pemodal atau para pemegang saham dan sebagai dasar tentang seberapa besar kemampuan dari bisnis untuk kedepannya.

Perhitungan dari laba bersih yang telah didapatkan dari langkah pencatatan diatas maka akan sangat fundamental untuk masa depan perusahaan dan khususnya pengusaha itu sendiri. Dari laporan yang telah didapatkan tersebut akan bisa menjadikan suatu pengambilan keputusan bagi para investor maupun pengusaha dalam mengevaluasi kinerja dari perusahaan sebagai strategi yang nantinya akan diambil untuk masa depan.

Apakah menurut Anda terlalu rumit untuk perhitungan dengan cara seperti diatas? Bagi Anda yang memang masih belum terlalu terbiasa, maka mungkin saja proses seperti ini akan cukup memakan waktu sedikit lebih lama. Namun Anda akan bisa sedikit lebih mempercepat prosesnya dengan cara menggunakan software sccounting untuk mendapatkan laporan keuangan secara langsung tanpa harus melalui proses tersebut. Tidak perlu lagi harus membuat laporan dari A sampai Z, hanya cukup dengan sekali input, maka laporan keuangan akan langsung bisa kita dapatkan dalam hitungan detik secara real time. Mudah sekali bukan? Iyalah, dengan bantuan dari software accounting yang sudah berbasis cloud, maka semua laporan yang berhubungan keuangan akan menjadi semakin lebih mudah.

Apabila membutuhkan software HRD, Payroll dan Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

 

Scroll to top