Kategori: Manajemen SDM

MENGEMBANGKAN BISNIS UKM (USAHA KECIL MENGENGAH)/UMKM DENGAN SOFTWARE AKUNTANSI

UKM (Usaha Kecil Menengah)/UMKM merupakan salah satu bagian terpenting dari roda perekonomian suatu negara atau dari daerah, karena UKM/UMKM ini berperan penting dalam perputaran ekonomi masyarakat. Hal ini juga tentunya sangat membantu Negara dalam hal penciptaan lapangan kerja dan dapat mendukung pendapatan rumah tangga.

Perkembangan UKM di Indonesia

Pada masa awal (sebelum 1997/1998) UKM/UMKM di Indonesia tidak menunjukkan adanya perkembangan yang bagus, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Hal ini dikarenakan pada saat itu memang belum ada perhatian yang serius dari pihak pemerintahan pusat. Setelah tahun 1997/1998 ( Indonesia sedang terjadi krisis ekonomi) UMKM ternyata masih memiliki ketahanan yang sangat bagus jika dibandingkan dengan jenis usaha besar, maka sejak saat itulah pemerintah mulai meningkatkan jumlah UKM/UMKM, baik itu adalah secara kualitas maupun kuantitasnya untuk menunjang perekonomian Negara.

Hal ini terbukti pada tahun 2007 terdapat sebanyak 49 ,8 juta unit usaha atau 99,9% terhadap total dari unit usaha di Indonesia. Tidak hanya itu saja UKM/UMKM juga telah menyumbang 53,6% dari pada PDB kita. Dengan semakin tingginya pertumbuhan dari sektor perdagangan, hotel dan restoran yaitu 9,3%.

Perkembangan ini juga tidak terlepas dari usaha pemerintah, baik itu adalah pemerintah pusat atau daerah melalui aturan-aturan yang telah dikeluarkan. Seperti, undang-undang BI sejak tanggal 16 November 1999 tentang pemberian kredit bunga ringan kepada UKM/UMKM.
Modal dianggap Sebagai Permasalahan Utama UKM Sekarang

Walau demikian, secara kualitas dan kuantitas UKM/UMKM bukannya bisa dengan mudah terlepas dari masalah. Berikut ini adalah beberapa permasalahan yang seringkali terjadi pada penyelenggaraan UKM/UMKM:

1. Permasalahan permodalan, pemodalan menjadi hal yang begitu serius karena banyak sekali kasus dimana bank tidak bersedia memberikan pinjaman kepada pelaku usaha tersebut.
2. Manajemen Administrasi, bahwasanya banyak sekali diantara para pelaku UKM di Indonesia yang masih belum menerapkan manajemen administrasi, pencatatan keuangan serta kaidah kaidah dari bagaimana pelaporan yang baik.
3.    Pemanfaatan teknologi, banyak sekali diantara para pelaku UKM yang sampai saat ini masih belum mengetahui apa itu internet. Apalagi sampai mengetahui betapa pentingnya memiliki software untuk pencatatan keuangannya.

Dari ketiga permasalahan tersebut, banyak orang telah salah mengartikan bahwa modal adalah permasalahan utama daripada betapa lemahnya perkembangan bisnis UKM saat ini. Kegagalan UKM selalu dihubungkan karena tidak adanya sumberdaya manusia, sarana dan prasarana yang memadai karena kurangnya permodalan.

Namun jika diteliti secara lebih jauh, sebenarnya permasalahan yang banyak menjerat para pelaku bisnis UKM tersebut adalah dari permasalahan kurangnya kesadaran akan manajemen administrasi dan pencatatan pada keuangan sebuah bisnis UKM, yang seharusnya jika kita lebih jeli akan bisa terselesaikan dengan jalan pemanfaatan dari teknologi yang akan semakin memudahkan UKM dalam melakukan administrasi dan pencatatannya.

Manfaat Software Akuntansi Bagi UKM/UMKM

Software akuntansi adalah sebuah perangkat lunak yang dibuat bertujuan untuk semakin memudahkan dalam hal pencatatan dari berbagai aktivitas-aktivitas operasional akuntansi, terutama bagi operasional akuntansi bisnis bagi UKM. Dan aktivitasi akuntansi bisasanya meliputi pembelian, penjualan, kas masuk, kas keluar, saldo awal dan lain sebagainya.

Manfaat yang paling besar dari penggunaan software akuntansi itu sendiri adalah tentang bagaimana software tersebut mampu mempercepat dan valid dalam menghasilkan laporan keuangan seperti neraca (balance sheet), laba-rugi (profit lost statement), cash flow dan laporan akhir keuangan. Yang nantinya laporan-laporan tersebut akan dapat digunakan sebagai perencanaan strategi bisnis untuk kedepannya dan yang tidak kalah pentingnya adalah sebagai syarat utama dalam hal pengajuan kredit/modal kerja yang sangat dibutuhkan oleh bisnis UKM dalam mengembangkan bisnisnya serta untuk menjalankan berbagai strategi bisnis mereka masing-masing.

Kriteria Software Akuntansi yang Cocok Bagi Bisnis UKM/UMKM

1. Memiliki fitur pencatatan.

Seperti namanya (akuntansi), pastinya harus ada fitur pencatatan untuk setiap transaksi yang dimasukan ke dalam akun yang sudah di sediakan sebelumnya. Berikut ini adalah beberapa fitur-fitur pencatatan yang banyak dibutuhkan dalam bisnis akuntansi UKM:

• Fitur transaksi penjualan.
• Fitur transaksi pembelian.
• Fitur kas masuk.
• Fitur kas keluar.
• Penyesuaian untuk persediaan
• Jurnal umum.
• Pos pengisian saldo awal.

2. Memiliki fitur pelaporan.

Pelaporan merupakan hasil akhir dari berbagai aktivitas pencatatan yang biasanya dilaporkan terhadap pihak tertentu, bisa dari atasan maupun dari pihak yang berwenang (seperti: auditor, petugas pajak). Adapun beberapa pelaporan yang banyak dibutuhkan adalah sebagai berikut:

• Laporan neraca (balance sheet).
• Laporan laba rugi (profit lost statement).
• Arus kas/cash flow.
• Laporan yang bisa di disesuaikan sesuai berbagai kebutuhan usaha.

3. Memiliki fitur analisa bisnis.

Analisa bisnis merupakan proses untuk mengevaluasi prospek ekonomi dan berbagai resiko perusahaan. hal itu meliputi analisis atas lingkungan bisnis perusahaan, strategi, serta posisi keuangan dan kinerja perusahaan. Analisis yang berguna untuk keputusan bisnis seperti: memilih investasi dalam efek (surat berharga/sekuritas) ekuitas atau efek hutang, memilih perpanjangan pinjaman dengan hutang jangka panjang atau hutang jangka pendek, menilai perusahaan dalam penawaran saham perdana dan untuk mengevaluasi restrukturasi yang meliputi merger, akuisisi, dan divestasi.

4. Kesimpulan.

Dengan adanya software akuntansi bagi UKM untuk membantu dalam menjalankan roda operasional dari bisnis UKM/UMKM maka , akan menjadi lebih akuntable baik untuk evaluasi kegiatan usaha, perencanaan bisnis di masa depan sampai dengan pengajuan kredit untuk kebutuhan modal agar perencanaan dari bisnis dapat tercapai dengan baik.

Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian dan terimakasih.

Apabila membutuhkan software accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

MANFAAT MEMBUAT PERENCANAAN TENAGA KERJA HRP (HUMAN RESOURCE PLANNING) BAGI DIVISI HRD INTERNAL PERUSAHAAN

Setiap organisasi perusahaan pastinya harus memiliki tujuan, visi & misi organisasi, dan dalam pengelolaan sistem manajemennya tidak akan bisa terlepaskan dari peran penting sumber daya manusia  yang dimiliki dalam mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Ketersediaan Sumber Daya Manusia yang handal dan sesuai dengan kompetensi merupakan kunci sukses perusahaan dalam mencapai target yang diinginkan, karena SDM merupakan bagian terpenting dari sebuah organisasi perusahaan. Karena begitu pentingnya SDM sebagai penunjang kesuksesan perusahaan maka prinsip “ Place the right man in the right job” harus lebih diutamakan, hal ini bertujuan untuk mendukung pencapaian target yang di inginkan oleh perusahana.

SDM berperan besar bagi kesuksesan perusahaan, maka banyak diantara perusahaan yang mulai menyadari bahwa unsur manusia dalam sebuah perusahaan dapat memberikan keunggulan bersaing yang sangat tinggi.  Karena SDM menjadi hal yang paling dominan dalam pencapaian sasaran organisasi perusahaan, maka mengelola SDM sangat penting dan menjadi keharusan bagi setiap organisasi perusahaan dalam melaksanakan proses bisnis sesuai dengan yang diharapkan. SDM harus dikelola dengan sebaik-baiknya, dari sinilah Komitmen manajemen dalam pengelolaan sistem Manajemen SDM harus lebih serius.

Tanpa adanya komitmen yang terbaik dari pihak manajemen, maka akan mustahil dalam menerapkan sistem manajemen SDM dapat berjalan dengan baik. Langkah termudah dan paling sederhana yang dilakukan oleh manajemen dalam mengelola SDM adalah dengan membuat sebuah perencanaan tenaga kerja HRP (Human Resources Planing ) yang tersistematis untuk menjamin kelangsungan hidup dan pengembangan organisasi memalui berbagai serangkaian pelaksanaan program ketenagakerjaan yang lebih terarah dalam menjamin perlindungan karyawan, hubungan industrial yang harmonis serta peningkatan kesejahteraan karyawan.

Banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh organisasi perusahaan apabila sudah memiliki sistem perencanaan tenaga kerja (Human Resources Planing) , diantaranya adalah sebagai berikut:

• Dapat menentukan kualitas dan kuantitas dari karyawan yang nantinya akan mengisi semua jabatan dalam internal organisasi.
• Menjamin ketersediaan karyawan dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang, sehingga tidak sampai terjadi kekurangan atau bahkan kelebihan karyawan.
• Menghindari terjadinya Mismanajemen dan semakin tumpang tindihnya pelaksanaan tugas.
• Mempermudah jalur koordinasi, integrasi dan sinkronisasi terhadap pelaksanaan tugas-tugas para karyawan, sehingga produktifitas kerja akan semakin meningkat.
• Sebagai pedoman dalam hal menetapkan program ketenagakerjaan.
• Sebagai dasar acuan dalam menilai kinerja karyawan.

Nah, itulah beberapa manfaat dari penyusunan dan perencanaan HRP (Human Resource Planning), semoga bisa bermanfaat dan terimakasih. Salam sukses.

Apabila membutuhkan software HRD, Payroll dan Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

CARA-CARA TERBAIK UNTUK RETENSI (USAHA MEMPERTAHANKAN) KARYAWAN BAGI PERUSAHAAN ANDA

Seperti apa cara untuk meretensi karyawan yang paling jitu bagi perusahaan? Resign-nya salah satu karyawan terbaik milik perusahaan merupakan mimpi terburuk bagi para pelaku bisnis. Tidak hanya harus segera mencari penggantinya saja, namun Anda juga harus mempertimbangkan tentang dampaknya terhadap karyawan-karyawan lain. Jangan sampai hal itu juga malah memancing mereka untuk juga ikut-ikutan resign. Itulah mengapa setiap perusahaan sebaiknya wajib memikirkan tentang retensi karyawan. Pada dasarnya, hal itu memang lebih mengacu kepada bagaimana cara yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan para karyawannya. Apa saja cara-cara tersebut?

Berikut Adalah Beberapa Cara Dalam Proses Retensi Karyawan Yang Mungkin Dapat Anda Lakukan Pada Perusahaan Milik Anda

Sangat penting artinya bagi seorang HR untuk mengetahui bagaimana caranya untuk meretensi karyawan terbaik pada Perusahaannya.

1. Anda Jangan Hanya Bertindak Sebagai Seorang Motivator Saja.

Sebagai bentuk penghargaan karena loyalitas dari karyawan yang telah lama bekerja dan mampu bekerja sesuai dengan target dari perusahaan, maka Andapun jangan lantas merasa tenang-tenang saja, bisa jadi mereka malah merasa tidak dihargai oleh perusahaan Anda dan malah akan merencanakan untuk resign. Karenanya cegah hal itu jangan sampai terjadi dengan memberinya berbagai macam penghargaan yang berupa bonus, kendaraan dinas, cuti, dan banyak lagi hal-hal lain yang bermanfaat bagi karyawan Anda. Meskipun terkesan banyak, namun hal itu sebenarnya hanya setengah dari keseluruhan upaya dalam mempertahankan karyawan Anda. Tanpa Anda sadari, jangan sampai Anda membuat kesalahan yang fatal terhadap karyawan. Mayoritas pemimpin perusahaan biasanya terlalu fokus untuk memotivasi karyawan mereka agar bekerja dengan lebih giat lagi, yang sayangnya tidak diikuti dengan upaya maksimal dalam mengetahui penyebab utama mengapa karyawannya seringkali menemukan kesulitan-kesulitan dalam melakukan segala sesuatunya. Ini adalah cara retensi karyawan pertama yang harus Anda lakukan.

2. Memberikan Pelatihan Untuk “Meninggalkan Perusahaan”.

Melihat judulnya saja, mungkin Andan akan bertanya-tanya, “Bagaimana bisa retensi karyawan akan semakin meningkat jika harus dilatih untuk “meninggalkan perusahaan?” Anda bisa mencontoh strategi yang dilakukan oleh My Maid Service. Sebagai sebuah “hadiah” karena para karyawan baru bersedia untuk terikat kontrak kerja selama dua tahun, My Maid Service telah memberikan training dan berusaha untuk mendaftarkan karyawan dari kelas-kelas community college yang sesuai dengan minat serta passion mereka masing-masing. My Maid Service juga akan memberikan mereka tugas yang berdasarkan dari kedua hal tersebut. Misalnya saja, apabila seorang karyawan memiliki passion dalam marketing, maka My Maid Service akan menawarkan tugas untuk menciptakan kampanye tertentu. Hasilnya, tingkat turnover perusahaan malah menjadi 0% dari yang semula adalah 300%! Cara retensi karyawan yang benar-benar luar biasa bukan?

3. Memanfaatkan Distraksi dari Internet Jika Memang Diperlukan.

Sebagai seorang atasan, tentunya Anda tidak ingin karyawan harus menghabiskan banyak waktu hanya untuk mengerjakan hal-hal yang tidak berhubungan dengan kepentingan perusahaan, akan tetapi tidakkah Anda ingin agar mereka menggunakan sebagian besar dari waktu pribadinya untuk meningkatkan bisnis mereka? Beberapa dari karyawan suatu divisi mungkin akan lebih suka untuk bekerja dari rumah selama satu hingga dua hari agar bisa lebih fokus tanpa adanya celah distraksi. Coba biarkan saja hal itu terjadi. Terlebih lagi, sekarang sudah ada berbagai macam jenis perangkat online yang semakin memudahkan proses kerja meskipun karyawan tidak saling bertatap muka secara. Tentu saja kuncinya hanya terletak pada kepercayaan, baik itu adalah terhadap karyawan, tim, proses kerja, sampai dengan brand yang telah Anda bangun.

4. Meningkatkan Akses dalam Perusahaan.

Akses yang ternyata memiliki peranan terpenting sebagai salah satu cara untuk meretensi karyawan pada perusahaan. Setiap perusahaan pastinya memiliki hirarkinya sendiri untuk menentukan struktur organisasi. Pada satu sisi, hal ini memang dapat memenuhi berbagi kebutuhan-kebutuhan tertentu dari perusahaan. Namun, di sisi lainnya, biasanya justru akan bisa menyebabkan terjadinya gap di antara para karyawan level junior dan para eksekutifnya. Agar hal tersebut tidak sampai terjadi, maka tingkat transparansi dan akses memadai tentunya sangat dibutuhkan demi semakin terciptanya kepercayaan dan loyalitas dari mereka.

Misalnya, Anda bisa sejenak meluangkan waktu khusus untuk mengadakan sesi mentoring antara karyawan dari level junior dan para eksekutifnya. Sebagai contoh lain, perusahaan SoundCloud telah membiarkan para karyawannya untuk mengikuti rapat level eksekutif, namun sebagai gantinya, mereka harus menulis postingan blog tentang hasil dari rapat untuk kemudian dibagikan kepada para tim internal perusahaan.

5. Memancing Rasa Penasaran Para Karyawan

Pada saat dilanda rasa penasaran, maka Anda pastinya akan melakukan berbagai macam cara untuk memuaskannya, bukan? Begitu pula dengan karyawan Anda. Ciptakanlah sebuah atmosfer di mana para karyawan akan merasa terpancing untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menjadikan mereka ingin belajar dan terus berkembang. Tentu pastikan pula Anda juga sudah menyiapkan jawaban-jawaban yang dapat menjawab pertanyaan dan memuaskan rasa ingin tahu mereka. Namun, jangan hanya menceritakan tentang kesuksesan saja. Tunjukkan juga bahwa Andapun pernah melakukan kesalahan, namun justru malah karena kesalahan tersebut lah, maka Anda mampu dalam mengambil pelajaran yang membawa Anda bisa sampai ke posisi seperti sekarang.

Semoga cara-cara di atas akan dapat membantu Anda untuk meningkatkan retensi karyawan terbaik di perusahaan Anda. Ingatlah bahwa karyawan merupakan asset paling berharga yang pernah dimiliki oleh perusahaan. Tanpa adanya ide dan kerja keras yang mereka berikan, maka nasib perusahaan akan bisa terombang-ambing. Agar bisa lebih focus untuk melakukannya, maka gunakanlah software HR dan payroll agar segala pekerjaan administrasi yang berhubungan langsung dengan HR bisa serba terotomatisasi.

Apabila membutuhkan software HRD, Payroll dan Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

ALASAN-ALASAN BAGI KARYAWAN UNTUK MENGAJUKAN RESIGN HARUS MENJADI PERHATIAN KHUSUS BAGI HRD PERUSAHAAN

Karyawan yang mengajukan resign dari perusahaan, sebenarnya apa saja alasannya? Manajer HRD yang baik tentunya pasti tahu betul bagaimana besarnya biaya dan berbagai macam resiko yang harus ditanggung oleh perusahaan hanya untuk sekedar merekrut kandidat karyawan baru. Oleh karena itu mereka akan melakukan berbagai macam cara hanya untuk mempertahankan karyawan yang sudah ada dan mencoba untuk mengembangkannya, terutamanya bagi karyawan yang memiliki kontribusi terbesar bagi perusahaan. Namun fakta yang sebenarnya terjadi tidak demikian, semua karyawan yang masih dapat dipertahankan tidak peduli seberapa baik mereka diperlakukan oleh perusahaan.

Berikut ini merupakan beberapa alasan mengapa karyawan sangat ingin mengajukan permohonan resign resign ( mengundurkan diri) dari perusahaan yang harus dipahami oleh setiap manajer HRD perusahaan:

1. Karyawan yang Merasa Kurang Dihargai Oleh Perusahaan.

Alasan pertama bagi karyawan yang berkeinginan untuk mengajukan resign dari perusahaan adalah karena mereka merasa kurang bahkan mungkin sama sekali tidak dihargai oleh perusahaan. Merasa dihargai merupakan prioritas terpenting pertama bagi seorang karyawan sebelum uang gaji, dan ini bukan berarti seorang manajer HRD harus memberikan pujian untuk sikap loyalitas yang tinggi bagi perusahaan atau pada saat mereka telah menyelesaikan tugas-tugasnya dengan tepat waktu. Mereka hanya butuh diingatkan dari waktu ke waktu bahwa kontribusi mereka memang sangat bernilai besar bagi perusahaan. Mengabaikan mereka terlalu lama, itu sama halnya dengan menyuruh mereka untuk mencari penghargaan dan prestasi kerja dari tempat lain (perusahaan baru).

2. Perubahan Dalam Lingkup Manajemen.

Perusahaan yang kurang peduli tentang dampak dari perubahan kebijakan, akan kehilangan banyak sekali tenaga yang berharga. Meluangkan sedikit waktu untuk sekedar berdiskusi dengan orang-orang yang paling terkena dampak dari perubahan kebijakan tersebut adalah hal terpenting untuk dilakukan dalam memastikan proses transisi perusahaan masih tetap berada pada jalur yang benar. Dan hal inilah yang sering menjadi alasan penting lainnya bagi karyawan untuk mengajukan permohonan resign dari perusahaan.

3. Kurangnya Waktu Untuk Istirahat.

Alasan karyawan resign selanjutnya adalah karena sempitnya waktu untuk beristirahat bagi mereka. Dalam usaha untuk meningkatkan keuntungan perusahaan dengan menekan biaya seminimal mungkin, beberapa pengusaha seringkali memaksa karyawannya untuk bekerja beberapa jam lebih lama untuk mengerjakan berbagai tugas tambahan. Cara seperti ini mungkin saja akan berhasil untuk menekan biaya sementara waktu, namun pada akhirnya hal itu justru akan menyebabkan biaya yang jauh lebih tinggi dan tingkat produksi yang lebih rendah karena para pekerja akan mulai bosan dengan jadwal yang ketat dan terlalu mengintimidasi dan memaksa mereka untuk bekerja lebih berat dengan waktu istirahat yang sangat sedikit.

4. Kurangnya Fasilitas Kompensasi Bagi Karyawan.

Ini merupakan permasalahan terpenting lainnya yang seringkali diabaikan oleh pihak manajemen dan harus secepatnya ditangani. Sudah bukan rahasia lagi bahwa jika perusahaan yang lebih bermurah hati dalam hal seperti ini, maka perusahaan tersebut bisa dikatakan sebagai perusahaan yang jauh lebih sukses. Kurangnya kompensasi juga dapat menjadi alasan lain bagi karyawan untuk mengajukan resign dari perusahaan Anda.

5. Mesin dan Peralatan yang Sudah Mulai Usang (Tidak Layak Pakai).

Apakah itu adalah mesin fotocopy, komputer atau sistem telepon kantor, peralatan yang menjadikan pekerjaan terhambat bagi mereka yang menggunakannya berperan sangat besar bagi seorang karyawan untuk keluar dan mencari tempat bekerja yang baru. Dalam waktu jangka panjang, mengganti para pekerja yang sudah keluar tersebut terbukti seringkali jauh lebih mahal daripada harus mengganti peralatan baru dengan yang lebih modern.

6. Target yang Tidak Masuk Akal.

Menetapkan target itu sangatlah penting untuk menjaga tingkat produksi dan mencapai hasil yang lebih maksimal. Hal ini juga berlaku pada semua aspek kehidupan, baik itu adalah pribadi maupun perusahaan. Akan tetapi meningkatkan target secara terus-menerus tanpa memperhatikan apa yang diperlukan dalam mencapainya hal itu biasanya akan berakhir dengan keruntuhan mental dan motivasi para pekerjanya. Karyawan yang terus-menerus mengalami hal ini pada akhirnya akan memutuskan bahwa itu sangatlah tidak layak dan tidak masuk akal, dan akhirnya merekapun akan mengajukan resign.

7. Kurangnya Dukungan Dari Pihak Manajemen Bagi Karyawan.

Manajer yang tidak bersedia mendukung karyawan yang bergantung kepada mereka (manajer) akan semakin kesulitan untuk mempertahankan para karyawan dibawahnya. Seorang manajer bukan berarti harus selalu menjadi pendengar dari setiap keluhan mereka, akan tetapi harus memberikan dukungan dan sedikit bantuan motivasi, bahkan pada saat harus melibatkan urusan yang bukan bagian dari tujuan dari karir Anda. Ini adalah tentang bagaimana Anda agar bisa menjadi pemimpin yang dihormati oleh karyawan.

8. Kurangnya Tantangan Bagi Karyawan.

Pada saat karyawan mulai merasa bosan dengan pekerjaannya yang sehari-harinya terlalu monoton, maka pikiran mereka akan mulai mencari sesuatu yang lebih menarik dan yang lebih menantang. Apabila hal itu tidak dapat mereka temukan di perusahaannya yang sekarang, maka mereka akan mencarinya ditempat lain (tempat kerja baru). Menjaga karyawan agar tetap merasa tertantang dengan berbagi tugas-tugas yang lebih bervariasi dan tetap bermanfaat adalah cara terbaik untuk menjaga mereka dari niat untuk meninggalkan perusahaan.

9. Lingkungan Kerja yang Kurang Menyenangkan.

Perhatikanlah suasana tempat Anda bekerja, apakah karyawan Anda tampak merasa senang berada di sana? Apakah terdapat pengaruh positif bagi para staff Anda yang terpancar dari sikap antusiasme mereka?. Jika tidak, maka segera tanyakan kepada diri sendiri mengapa bisa demikian? Tempat kerja tidak harus selalu membosankan. Bahkan perusahan-perusahaan besar yang sangat suksespun selalu berlomba-lomba untuk menciptakan suasana kerja yang menyenangkan. Bukan berarti harus mengadakan sebuah pesta meriah, namun setidaknya Anda harus membangun suasana keakraban diantara para karyawan Anda, dengan menebarkan senyum tulus misalnya dan lain sebagainya.

Manajer HRD yang baik dan penuh perhatian akan meluangkan sedikit waktunya untuk memperhatikan kebutuhan para karyawan dengan melihat nilai mereka dari perspektif jangka panjangnya. Perusahaan telah menghabiskan banyak sekali waktu, tenaga dan uang hanya untuk mendapatkan dan mempekerjakan orang yang tepat. Semua ini akan menjadi sia-sia apabila perusahaan tidak bisa menjaga keberadaan mereka.

Apabila membutuhkan software HRD, Payroll dan Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

 

Scroll to top