Kategori: Serba – Serbi

TIPS UNTUK PEMBUKUAN AKUNTANSI FOOD BEVERAGES BUSINES (USAHA MAKANAN DAN MINMAN) YANG LEBIH SEDERHANA DAN SIMPLE

Kunci utama dari sebuah bisnis restoran agar bisa sukses adalah sederhana, yaitu dari keuntungan. Berbisnis restoran, biasanya bisnis makanan dan minuman juga harus terus memutar uang agar bisa membuat bisnisnya mampu bertahan, dan dalam rangka untuk menghasilkan banyak uang, pemilik bisnis juga perlu untuk mengetahui tentang bagaimana sistem akuntansi dasar dari sebuah restoran untuk mengontrol arus kasnya, mengurangi tingkat kerugian dan lebih memaksimalkan keuntungan mereka. Melacak keuangan Anda akan mampu menempatkan Anda agar berada di tempat yang lebih baik untuk memantau bagaiamana arus kas dan menjadikan bisnis Anda dapat bertahan dalam waktu yang lebih lama.

1. Melakukan manajemen terhadap arus kas restoran.

Mengelola arus kas yang berarti juga harus melacak semua uang yang telah masuk dan keluar dalam bisnis makanan dan minuman Anda. Memperkirakan bagaimana arus kas di masa depan akan bisa menjadi permainan tebak-tebakan sampai Anda benar-benar mampu untuk bisa mendapatkan pola bisnis restoran/makanan dan minuman Anda, atau ketika Anda sedang membandingkan uang yang telah masuk dengan uang yang sudah keluar. Pada dasarnya, setiap bisnis akan selalu berusaha untuk mendapatkan income yang lebih dari segala biaya yang selama ini telah dikeluarkan. Ketika sebuah bisnis akan mampu menjadi lebih banyak menghasilkan uang daripada menghabiskannya, maka dari itu akan semakin memaksimalkan laba bersih dan perusahaan Anda akan tetap terus bertumbuh.

2. Menjaga rekap dari setiap transaksi.

Merekam bagaimana perputaran dari arus kas Anda, juga termasuk pendapatan dan beban, memang sangat penting untuk sebuah prosedur akuntansi bisnis Anda. Penghasilan yang dalam hal ini sudah mencakup semua uang tunai, kartu kredit dan juga berbagai penjualan cek yang sudah diterima. Biaya yang telah keluar juga harus tetap dicatat dengan bantuan dari penggunaan nota dan faktur. Sistem Point of Sale (POS) Anda biasanya akan mampu melacak semua kartu kredit dan uang tunai hasil dari penjualan, dan semua penerimaan juga harus segera diajukan dan dicatat dalam dokumen laba rugi (Profit & Loss Document). Hal semacam ini juga sangat penting untuk menjadikan Anda tidak sampai menutup mata”pada jumlah persediaan Anda saat ini.

3. Mengelola inventaris perusahaan.

Persediaan dalam berbisnis makanan dan minuman meliputi bahan baku, mesin pengolah, dan juga berbagai jenis produk dan bahan-bahan yang sudah Anda miliki di tangan untuk menghasilkan makanan dan minuman yang terbaik. Persediaan merupakan faktor terpenting dalam pengelolaan akuntansi perusahaan makanan dan minuman, karena merupakan sebuah investasi dan persediaan yang paling banyak dibutuhkan untuk menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Anda harus selalu mempertimbangkan bagaimana inventaris Anda sebagai kas dalam bentuk yang berbeda-beda, dan mampu menghitung secara lebih konsisten dan serba menyeluruh.

4. Perhitungan untuk Laba Rugi (Profit & Loss).

Dokumen dari laba rugi sebuah bisnis makanan dan minuman yang berfungsi sebagai laporan untuk dapat meringkas pendapatan, biaya dan persediaan, menggambarkan tingkat keuntungan total dan kerugian dari bisnis selama masa periode waktu tertentu. Hal terbaik untuk mempersiapkan dokumen semacam ini adalah untuk setiap minggu jika memang memungkinkan. Hal seperti ini akan menjadikan Anda semakin lebih mudah untuk melacak angka untuk membandingkan setiap masing-masing laporan dari bulan ke bulan berikutnya, bahkan dari tahun ke tahun berikutnya. Selain itu, laporan dari laba rugi bersih dari semua informasi yang lebih relevan dengan arus kas Anda, termasuk juga dari penjualan dan upah tenaga kerja Anda.

5. Penggunaan program Akuntansi Online (Berbasis cloud).

Meskipun untuk jenis bisnis makanan dan minuman sendiri mungkin memiliki staf akuntan yang tersedia untuk melakukan masing-masing pekerjaannya, banyak diantara beberapa bisnis restoran  makanan dan minuman yang menggunakan program komputer untuk membantu merekam segala informasi keuangan mereka. Software terbaik termasuk juga dengan menggunakan sistem Point of Sale (POS), software keuangan, dan juga beberapa perangkat lunak untuk mengintegrasikan kinerja dari keduanya. Sistem yang sudah serba terintegrasi seperti ini akan dapat semakin mengurangi beban, bahkan menghilangkan biaya operator dan membantu mereka sepenuhnya dalam hal menganalisis keuangan mereka dengan cara menjalankan dan menganalisa setiap laporan keuangan secara lebih komprehensif. Bagi para pembaca yang memang membutuhkan bimbingan seputar pengelolaan SDM, maka silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda.

TRAINING EXCEL UNTUK PRAKTISI BISNIS “Mastering Excel Data Analysis”

Kali ini Implementor Software Accounting Surabaya,  yaitu Groedu International Consultant Software akan menyelenggarakan event kedua tentang materi microsoft excel dengan judul ” Mastering Excel Data Analysis”  Tujuan dari pelatihan ini adalah:

Untuk memberikan pelatihan kepada para staff maupun manajemen perusahaan untuk mengolah dan mengorganisir data serta melakukan analisa menggunakan fitur-fitur yang dimiliki Ms Excel. Pelatihan akan disampaikan dalam waktu 6 sessi selama dua hari. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, maka para peserta akan mampu mengolah data-data dengan menggunakan :

Membuat Validasi data/Data Filtering/ Melakukan konsolidasi data/Membuat berbagai analisa data menggunakan PivotTable/ Melakukan analysa menggunakan fungsi-fungsi statistik/ Menyajikan dalam PivotChart.

Peserta diharapkan sudah memiliki kemampuan menggunakan Excel secara dasar serta membawa Laptop dengan Excel 2007 keatas.
Materi yang diajarkan:
1. Mengenal data Statis/ Data Realtime/ data yang di link dengan sumber lain.
2. Mengenal format data secara standar hingga custom format.
3. Memanfaatkan referensi bebas/ referensi absolud/ semi absolut.
4. Mengenal pengelolaan tabel secara profesional serta fitur-fitur otomatis dari suatu tabel Excel.
5. Mengenal berbagai teknik melakukan sort data, berbagai macam jenis data, pengurutan berdasarkan satu kunci hingga beberapa kunci pengurutan
6. Mengenal berbagai teknik melakukan filtering data hingga filter tingkat lanjut.
7. Berbagai teknik untuk melakukan data sekurity terlebih bila data tersebut akan dibagikan ke rekan kerja maupun pihak lain.
8. Menyiapkan data teks sebelum dilakukan analisis.
9. Memeriksa validitas data numerik yang di ambil dari aplikasi lain sebelum dilakukan kalkulasi, di hitung menggunakan formula Excel.
10. Mengenal data dalam satuan tanggal dan waktu sehingga peserta mampu membuat perhitungan waktu dalam satuan tahun, bulan, hari, jam hingga menit.
11. Mengenal fungsi-fungsi dalam membuat perhitungan hingga perhitungan bersyarat baik bersyarat tunggal maupun syarat ganda.
12. Menggunakan fungsi-fungsi utama Excel untuk menganalisa data, menampilkan data2 terbesar, terkecil, 5 data terbesar/ terkecil.
13. Menampilkan data bilangan dalam bentuk chart pada sel yang ditempati.
14. Mempersiapkan data yang akan di buat PivotTable.
15. Menganalisa data menggunakan PivotTable.
16. Menampilkan PivotChart kedalam sebuah laporan.
17. Menggunakan fungsi-fungsi statistik untuk menganalisa data.

Silahkan bagi peminat untuk pelatihan ini, bisa kontak ke nomor wa 081-252-982900.  Anda akan mendapatkan diskon untuk 4 pendaftar pertama.

SEKILAS TENTANG RECALL BIAS (BIAS INGATAN) TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJERIAL SEBUAH PERUSAHAAN

Sebagian besar dari kita pernah berhadapan langsung dengan berbagai dilema, dimana sangat perlu untuk memilih diantara berbagai macam jenis pilihan yang semuanya merupakan priotias terpenting. Tidak jarang banyak juga dari kita yang semakin terdesak dengan waktu untuk mengamil keputusan, namun ternyata banyak hal juga yang perlu untuk tetap dipertimbangkan.

Berbagai desakan waktu yang menyebabkan kita tidak banyak memikirkan hal-hal lain yang mungkin saja akan dapat digunakan sebagai suatu dasar yang lebih obyektif. Berbagai kesempatan-kesempatan untuk mendapatkna hasil yang lebih optimal mungkin juga dapat terlewatkan. Maka mempertimbangkanlah segala sesuatunya, baik dari pengaruh buruknya sampai dengan pengaruh baiknya juga sangat penting. Bahkan pada banyak kasus yang dapat memberikan pengaruh untuk waktu jangka panjang. Pertimbangan yang terbaik adalah berupa pertimbangan yang lebih sehat, jauh dari emosi, pertimbangan yang rasional merupkan pertimbangan yang jauh lebih baik daripada dengan mengambil keputusan yang disertai dengan sangat emosional.

Artikel dibawah ini akan sedikit memberikan gambaran tentang bagaimana bias dalam pengambilan keputusan yang selanjutnya bisa digunakan sebagai satu pembentuk kerangka dasar dalam bertindak dengan lebih rasional. Menghindari adanya kemungkinan terburuk dari pengambilan keputusan yang disebabkan oleh adanya pertimbangan yang tidak logis.

Banyak diantara keputusan-keputusan hidup yang sudah dipiliah lebih banyak dipengaruhi oleh tingkat kejelasan informasi, begitu banyaknya informasi, dan sumber-sumber informasi. Sebagai salah satu contohnya adalah, pastinya kita sudah sangat mengenal tentang penyakit AIDS ini. Acquired Immuno Deficiency Syndrome, merupakan suatu penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Cara kerja dari penyakit ini adalah dengan merusak sistem kekebalan tubuh manusia dengan cara melumpuhkan kemampuannya untuk memberikan serangan balik terhadap penyakit dan membersihkan berbagai macam virus yang telah masuk kedalam tubuh manusia.

Penyakit ini sama sekali tidak akan memberikan kompromi bagi si penderitanya  agar bisa bertahan hidup lebih lama. Sampai saat ini dunia medis juga masih belum mampu untuk menemukan  sebuah obat yang benar-benar 100% mampu menyembuhkan si penderita penyakit AIDS. Bahkan karena begitu berbahayanya penyakit ini, sampai si penderitanya harus diisolai dari lingkunagn masyarakat sekitar karena takut tertular oleh penyakitnya.

Banyak fakta yang telah membuktukan bahwa sebagian besar orang memang mengakui bahwa penyakit AIDS adalah penyakit yang benar-benar sangat mematikan, namun sebagian besar dari mereka malah mengabaikan data-data yang lebih jelas tentang bagaimana cara untuk menghindari agar tidak tertular dari penyakit AIDS ini.

Dalam sebuah wawancara Dallas Talk Show, seorang wanita yang menyebutkan dirinya dengan inisial “CJ”. Kepada seorang pembawa acara dia mengaku sebenarnya dia telah menderita penyakit AIDS, penyakit menular yang sangat mematikan tersebut. Dan nampaknya dia sangat menyesali perbuatannya yang pada akhirnya membuatnya malah terjangkit pnyakit yang masih belum ditemukan obatnya tersebut. dia menjelaskan dengan sangat jelas bahwa dia sengaja ingin menyebarkan penyakit tersebut dengan tujuan untuk membalas dendam kepada orang yang telah membuatnnya sudah terinfeksi.

Setelah sesi wawancara dibuat, maka acara sudah selesai, masyarkat menjadi semakin heboh. Seminar tentang AIDS mulai banyak dilakukan dengan lebih sering. Berita tentang virus mematikan ini menjadi trending topik pada berbagai media. Wawancara yang sudah dibuat oleh berbagai berita-berita lokal tersebut mengundang banyak sekali reaksi dari masyarakat. Banyak diantara masyarakat yang mulai memeriksakan kesehatannya ke rumah sakit. Permintaan untuk pemeriksaan tes AIDS menjadi semakin meningkat tajam di rumah sakit. Terdapat banyak sekali alasan yang lebih penting yang harus lebih diperhatikan tentang AIDS ini. Namun, laporan yang CJ berikan sangat jelas memiliki efek yang lebih besar lagi pada banyak perilaku masyarakat daripada banyaknya data-data yang ada.

Nah, itulah sedikit contoh tentang recall bias, sebenarnya recall bias ini juga tidak hanya berkaitan dengan berbagai informasi terakhir yang sudah diterima saja, akan tetapi juga berupa informasi yang paling berpengaruh besar terhadap kehidupan. Kenangan yang akan merubah kehidupan menjadi semakin lebih mudah untuk diingat apa yang menjadi penyebab-penyebab utamanya.

Sebagi salah satu contohnya, orang yang sebelumnya pernah mengalami hal paling buruk dalam hidupnya akan semakin lebih memproteksi dirinya sendiri untuk tidak mengulangi perbuatan yang dapat menyebabkan dia terkena dampaknya kembali. Begitu pula dengan seorang pengusaha yang perusahaanya pernah mengalami kebangkrutan, sampai membuatnya mengalami kebangkrutan dan menyebabkannya menjadi lebih berhati-hati dalam hal melakukan hal yang lebih berpotensi untuk mengakibatkan terjadinya kebangkrutan perusahaan kembali.

Bahkan dapat juga, untuk si pengusaha tersebut akan berusaha untuk melindungi asset-asset yang dimiliki dengan cara membeli asuransinya. Hal ini bisa terjadi karena disebabkan oleh pengalaman yang sebelumnya pernah membekas tajam pada ingatannya. Pengalaman-pengalaman yang sebelumnya pernah membuat suatu perubahan dalam hidup akan menjadi semakin lebih mudah untuk diingat-ingat kembali apa saja yang menjadi penyebabnya dan akan dapat menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan selanjutnya.

Sedikit uraian diatas sebenarnya dapat digunakan sebagai dasar informasi untuk membentuk kerangka berfikir dalam hal pengambilan keputrusan di dalam sebuah perusahaan. Bagi pihak manajemen, dengan sangat sadar maupun tidak sadar bahwa bias ingatan (recall bias) memang lebih berpotensi untuk menyebabkan pihak manajemen akan menjadi salah langkah dalam mengambil keputusan bagi perusahaannya, baik berupa keputusan akhir maupun berupa keputusan prediksi. Jumlah informasi terakhir yang sudah diperoleh, dan berbagai sumber informasi merupakan hal-hal yang sangat perlu untuk lebih dipertimbangkan sebagai suatu dasar dalam hal pengambilan keputusan yang lebih tepat.

Berikut ini adalah beberpa tips yang mungkin akan dapat digunakan untuk menghindari dari terjadinya bias ingatan Recall Bias:

1. Carilah informasi dengan sebanyak banyaknya, dengan cara memilki informasi-informasi yang lebih banyak, maka opsi lain dalam hal pengambilan keputusan akan menjadi lebih tepat.
2. Periksalah tentang kebenaran berbagai informasi. Banyak informasi lain yang ada, namun tidak dapat dipertanggungjawabkan tentang kebenarannya.
3. Dapatkan berbagai informasi dari berbagai sumber-sumber yang lebih dapat dipercaya. Mendapatkan berbagai informasi terkini memang jauh lebih mudah karena adanya kecanggihan teknologi. Namun untuk akses teknologi yang menjadikan penyebaran informasinya menjadi semakin lebih mudah dan menjadi lebih cepat.

Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian, terimakasih dan salam sukses. Apabila para pembaca sekalian  memutuhkan konsultasi seputar manajemen perusahaan, para pembaca sekalian dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda.

Training spektakuler HRM “Manajemen Kinerja berbasis Kinerja Utama (Key Performance Indicator)”

Dalam lingkup organisasi bisnis, penilaian kinerja terhadap bawahan dan organisasi bisa dikatakan menjadi bagian integral dari kehidupan organisasi itu sendiri. Penilaian kinerja mengacu pada filosofi “you cannot manage what you do not measure”. Hal ini menegaskan bahwa manajer atau pimpinan puncak sebuah perusahaan tidak mungkin bisa mengelola dengan baik kinerja karyawan, departemen, divisi dan bahkan kinerja perusahaan secara keseluruhan jika mereka tidak melakukan pengukuran atau penilaian kinerja dengan benar.

Hamel & Prahalad (1994) mengatakan “if you do not measure it, you cannot improve it”. Artinya bahwa pengukuran kinerja merupakan variabel penting dalam manajemen sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kinerja itu sendiri. Ukuran kinerja akan membantu organisasi anda menyelaraskan aktivitas sehari-hari dengan tujuan-tujuan strategis.

Secara khusus, setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu:

Memahami tujuan dan manfaat kinerja bagi sebuah organisasi
Memahami secara komprehensif konsep dasar yang dipakai sebagai acuan mengukuran kinerja
Memahami pengertian, model, dan dapat menentukan indikator kinerja
Memahami cara membuat alat untuk mengukur kinerja utama
Memahami cara mengukur kinerja utama dengan obyektif
Memahami cara membuat laporan ukuran kinerja

Materi yang diajarkan

Sessi 1:            10.00 – 11.30

Kinerja berbasis kompetensi vs Kinerja berbasis KPI
Cara membuat penilaian kinerja berbasis kompetensi
Cara mengukur kinerja berbasis kompetensi

Sessi 2:            12.30 – 14.00

Kinerja berbasis KPI
Cara menentukan KPI Perusahaan, Departemen, Jabatan
Cara membuat format penilaian, formula, sumber data, kertas kerja

Sessi 3:            14.30 – 16.00

Cara mengolah data mentah menjadi nilai kinerja
Cara membuat pelaporan ukuran kinerja untuk manajemen

Jangan tunda lagi mengikuti training ini! Jadilah Orang yang pertama mengikuti training ini dengan Diskon khusus, silahkan hubungi Frans M. Royan, Wa 081 252 982900.

Scroll to top