Kategori: Software accounting

MENGENAL AKTIVITAS OPERASIONAL PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DAN MENGELOLA KEUANGANNYA DENGAN SOFTWARE AKUNTANSI

Pengertian pengelolaan keuangan adalah berupa penggunaan sumber daya yang diterima dan yang dipergunakan untuk penyelenggaraan pengelolaan terhadap fungsi keuangan. Dalam hubunganya dengan keuangan perkebunan kelapa sawit, pengelolaan keuangan sangat penting untuk menjalankan fungsi keuangannya. Sebelum kita lanjutkan kepada inti dari pokok pembahasan, maka berikut ini terlebih dahulu akan sedikit kita ulas tentang karakteristik dari jenis usaha perkebunan kelapa sawit.

Industri kelapa sawit memiliki karakteristik yang sedikit lebih khusus yang membedakannya dengan jenis-jenis usaha bidang lainnya seperti: jenis usaha dagang, industry manufaktur dan jasa, yang meliputi proses aktivitas pengelolaan tanaman yang menghasilkan produk yang bisa dikonsumsi dan selanjutnya akan diproses lebih lanjut agar dapat menghasilkan produk lainnya.

Aktivitas-aktivitas operasional dari jenis industri perkebunan kelapa sawit pada umumnya dapat digolongkan menjadi:

1. Masa awal yaitu pembibitan dan penanaman bibit muda, yang merupakan proses pengelolaan bibit tanaman untuk cikal bakal ditanam kembali dan akan dilanjutkan dengan proses penanaman.
2. Pemeliharaan dan pemupukan tanaman, merupakan proses pemeliharaan tanaman agar dapat melalui proses pertumbuhan dan pemupukan sampai dapat menghasilkan produk.
3. Hasil dari produk, proses pemanenan atas produk yang sudah siap di olah dan di jual atau dibibitkan kembali.
4. Pengemasan dan pemasaran, merupakan proses akhir dari penjualan produk kelapa sawit.

Mengelola keuangan dari perkebunan kelapa sawit biasanya berhubungan dengan anggaran dan pencatatan transaksi  harian yang berhubungan dengan ke 4 aktivitas operasional diatas sampai pada penyajian laporan keuangan. Dalam pembuatan laporan keuangan memang dibutuhkan adanya system akuntansi yang terbaik sehingga akan menghasilkan laporan keuangan yang lebih CEPAT dan AKURAT untuk dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pihak manajemen dalam pengambilan keputusan selanjutnya. Penggunaan software akuntansi akan dapat digunakan untuk jenis usaha perkebunan kelapa sawit yang membutuhkan adanya pembukuan yang sudah harus terintegrasi dengan berbagai aktivitas pencatatan mulai dari:

1. Penganggaran biaya operasional.
2. Pencatatan transaksi atas biaya dalam proses Tanaman Belum Menghasilkan (TBM).
3. Pencatatan transaksi atas biaya dalam proses Tandan Buah Segar (TBS).
4. Pencatatan transaksi dan pengelolaan stok atas pemakaian stok, baik itu adalah berupa stok pendukung seperti obat-obatan, pupuk maupun stok dari hasil kelapa sawitnya.
5. Pencatatan terhadap penjualan, pembelian, kontrol terhadap piutang dan hutang.
6. Pencatatan dari operasional Kas dan Bank nya.

Proses penginputan yang lebih praktis, mudah, dan cepat akan mampu menghasilkan laporan keuangan hanya dalam hitungan detik saja.

Manfaat terpenting dalam penggunaan software akuntansi untuk jenis usaha kelapa sawit di antaranya adalah:

1. Kemudahan dalam hal mengontrol biaya-biaya per area kelapa sawit, baik itu adalah atas biaya operasional maupun biaya pemakaian atau penggunaan dari suku cadang serta stok pendukung lainnya.
2. Mengontrol biaya dalam proses mulai dari biaya pembibitan, penanaman, pemeliharaan sampai dapat menghasilkan produk kelapa sawit.
3. Kemudahan dalam hal mengontrol persediaan , baik itu adalah persediaan suku cadang, bibit dan hasil produk kelapa sawit.
4. Mendapatkan informasi dari laporan anggaran realisasi dan laporan laba rugi per pekerjaan dan per departemennya.

Nah, itulah pembahasan tentang mengenal siklus aktivitas operasional dari perkebunan kelapa sawit dan manfaat menggunakan software akuntansi untuk mengelola keuangannya, semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian dan terimakasih. Salam sukses.

Apabila membutuhkan software accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

 

TIPS DALAM MENINJAU ULANG NERACA SALDO APABILA TERJADI TIDAK BALANCE (TIDAK SEIMBANG)

Untuk standar normalnya, neraca saldo seharusnya adalah balance (seimbang). Namun terkadang bisa juga terjadi masalah bahwa neraca saldo yang telah dibuat oleh sebuah perusahaan mengalami hal lain, yaitu tidak seimbang (balance). Dalam melakukan pencatatan transaksi, pemindahan (posting) ke dalam buku besar, dan menghitung saldo memang membutuhkan tingkat ketelitian dan kecermatan yang sangat tinggi.

Meninjau hal-hal atau penyebab yang mengakibatkan mengapa neraca saldo sampai terjadi tidak balance harus dilakukan dengan sesegera mungkin. Karena, apabila saldo masih tetap tidak seimbang, maka akan sangat berpengaruh besar terhadap proses akuntansi untuk selanjutnya dan tidak mungkin akan dapat dilanjutkan sebelum membetulkan ketidak seimbangan tersebut, sampai sudah menemukan kesalahannya dan segera membuat jurnal penyesuaian atau jurnal koreksi.

Langkah-langkah dalam melacak Neraca Saldo yang tidak balance adalah sebagai berikut:

Terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk melacak terjadinya kesalahan dalam proses pembuatan neraca saldo, sehingga akan bisa ditemukan apa saja penyebab mengapa neraca saldo sampai terjadi tidak balance, yaitu:

1. Menghitung ulang hasil dari penjumlahan pada kolom-kolom debit dan kredit dari neraca saldo tersebut.

2. Apabila setelah dihitung sudah benar, maka langkah selanjutnya adalah dengan jalan membandingkan nama-nama akun yang ada pada neraca saldo dengan yang berada di buku besar, memastikan apakah terdapat akun-akun yang sudah terlewatkan belum terposting atau belum dimasukkan ke dalam neraca saldonya.

3. Memastikan hasil dari penjumlahan antara debit dan kredit beserta selisihnya pada setiap akun-akun dari buku besar.

4. Membandingkan antara angka-angka yang terdapat pada akun dari neraca saldo dengan tingkat ketelitian yang lebih tinggi.

5. apabila langkah-langkah dari nomor 1 sampai dengan 4 sudah dijalankan dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda terjadinya kesalahan, maka tahap terakhir yang harus dilakukan adalah dengan jalan memeriksa nilai debit dan kredit yang terdapat pada setiap ayat-ayat jurnal yang telah dibuat sebelumnya.

Melakukan pencatatan transaksi, sebenarnya bisa dikatakan sebagai tugas yang harus menuntut adanya tingkat ketelitan dan kecermatan yang sangat tinggi. Apabila sudah salah dalam memasukkan nilai-nilai maka akan berdampak besar terhadap terjadinya saldo-saldo yang tidak balance dan akan mempengaruhi proses akuntansi untuk selanjutnya.

Menganalisis elemen-elemen yang telah dipengaruhi oleh transaksi, memeriksa posting yang telah dilakukan, dan memastikan bahwa posisi titik pada setiap angka yang menunjukkan dari posisi ribuan, jutaan agar dapat terhindar dari terjadinya kesalahan peletakan yang dapat sangat mempengaruhi nilainya adalah beberapa langkah-langkah yang bisa Anda lakukan dalam mencegah terjadingan kesalahan dari nilai neraca saldo.

Nah, itulah beberapa tahapan dalam peninjauan kembali neraca saldo apabila terjadi ketidak seimbangan, semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian dan terimakasih.

Apabila membutuhkan software accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

 

MANFAATKAN SOFTWARE AKUNTANSI AGAR PERUSAHAAN TIDAK KALAH BERSAING DALAM MEA (MASYARAKAT EKONOMI ASEAN)

Pada akhir tahun 2015 yang lalu, telah dicanangkan untuk Masyarakat Ekonomi Asean yang bertujuan untuk membentuk pasar tunggal diwilayah kawasan Asia Tenggara. Hal ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan daya saing Asean sehingga akan dapat menyaingi Negara Cina dan India dalam hal menarik banyaknya investor asing agar bersedia untuk menanamkan modalnya. Pembentukan pasar tunggal ini akan semakin membuka akses bagi para pengusaha untuk menjual barang-barang dan jasnya dengan lebih mudah kepada Negara-negara lainnya di seluruh Asia Tenggara, sehingga akan menjadikan persaingan yang semakin ketat.

Tentunya para pelaku usaha yang berada di Indonesia juga harus mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menghadapi berbagai peluang dan tantangan baru di era MEA. Pengusaha juga harus dapat menentukan tentang bagaimana strategi selanjutnya dalam menghadapi berbagai persaingan dari para pihak-pihak luar dengan memberikan pelayanan yang terbaik, kualitas produk yang bagus, dan harga yang lebih kompetitif. Namun demikian, masih banyak sekali ditemukan para pelaku usaha yang masih tetap menjalankan usahanya secara konvensional. Mereka hanya sekedar berupaya untuk menghadapi gempuran-gempuran pasar lokal dan masih belum sampai mempersiapkan diri pada tahapan untuk menghadapi persaingan dengan pasar-pasar luar negeri. Karena merasa bisnisnya masih bersakala kecil dan hanya bisa bermain di pasar lokal saja, kebanyakan dari para pelaku usaha ini telah mengabaikan betapa pentingnya laporan keuangan usaha mereka.

Pada era MEA ini para pelaku usaha seolah wajib memiliki kreativitas dan inovasi dalam hal menjalankan usahanya, sehingga operasional dari usaha akan dapat tercermin dalam laporan keuangan usahanya. Pembuatan laporan keuangan akan dapat dilakukan secara manual ataupun dengan menggunakan Microsoft Excel untuk merangkum bagaimana alur operasional dari usahanya. Namun kedua cara tersebut tetap membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk input transaksi sampai dengan terbitnya laporan keuangan. Dan karena hal inilah yang seringkali menyebabkan informasi keuangan yang didapat oleh perusahaan tidak ter up to date dengan baik, sehingga owner tidak dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat.

Hal tersebut diatas apabila dibiarkan terlalu lama akan semakin menghambat laju pertumbuhan dari usaha Anda. Dan solusi terbaiknya untuk mengatasi hal ini adalah dengan jalan menggunakan software akuntansi. Perangkat lunak inilah yang nantinya akan banyak membantu para pelaku usaha untuk dapat mencatat bagaimana laju arus keuangan dari usaha dan untuk menghasilkan laporan keuangan dengan lebih cepat. Selain hal itu, terdapat juga beberapa alasan lain mengapa pengusaha juga harus harus bisa menggunakan software akuntansi, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Dengan menggunakan software akuntansi, maka kondisi keuangan akan dapat terus terpantau selama pencatatan dilakukan dengan tetap selalu konsisten. Mengetahui bagaimana kondisi keuangan terbaru akan sangat membantu bagi owner agar dapat segera membuat perencanaan atau langkah-langkah yang lebih strategis.

2. Software akuntansi sebagai alat utama dalam mengendalikan dan mengelola pengeluaran. Anda dapat melakukan perbandingan pengeluaran pada setiap periodenya.

3. Sebagai pemilik usaha, Anda juga harus mampu untuk menyajikan laporan keuangan bagi pihak yang berkepentingan, seperti investor, perbankan, atau terhadap pihak pemerintahan.

Pemilihan Software Akuntansi juga merupakan salah satu hal yang tidak kalah pentingnya bagi seorang pengusaha, karena apabila salah dalam menggunakan software akuntansi tentunya akan sangat berdampak sangat besar terhadap hasil dari laporan keuangan yang akan dihasilkan.

Dengan menggunakan software akuntansi yang lebih tepat, maka tentunya perusahan akan sangat terbantu dan semakin mengurangi beban kerja yang harus dilakukan dalam membuat laporan keuangan. Sehingga sumber daya dan tenaga yang ada dapat dimanfaatkan se efektif mungkin untuk mengerjakan hal-hal lainnya dalam meningkatkan kinerja dan untuk semakin mengembangkan perusahaan.

Apabila membutuhkan software accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

RUANG LINGKUP YANG HARUS ANDA PERHATIKAN SEBELUM AKAN MENGGUNAKAN SOFTWARE MANAJEMEN PROYEK

Dalam bisnis proyek terdapat adanya istilah manajemen proyek yang bisa diartikan sebagai penerapan keahlian, ilmu pengetahuan, dan juga ketrampilan, yang secara teknis telah memggunakan resource yang lebih terbatas hanya untuk menghasilkan sasaran yang telah ditetapkan. Dalam manajemen proyek dibutuhkan adanya pengelolaan yang benar-benar terarah agar tujuan akhir dari sebuah proyek masih dapat terpenuhi. Ruang lingkup dari manajemen proyek meliputi:

1. Mutu.
2. Biaya.
3. Waktu.
4. Keselamatan kerja.
5. Kesehatan.
6. Lingkungan.
7. Sumberdaya.
8. Resiko.
9. Sistem informasi.

Pada dasarnya terdapat tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam penerapan manajemen proyek, yaitu:

1.    Perencanaan.

Perencanaan biasanya dilakukan dengan cara memberikan sasaran dan tujuan proyek berikut juga administrasi dan program untuk diterapkan. Perencanaan ini dilakukan dengan adanya studi kelayakan, rekayasa nilai, dan perencanaan dalam lingkup manajemen proyek.

2.    Penjadwalan.

Setelah dibuat perencanaan, maka tahap selanjutnya adalah berupa penjadwalan. Penjadwalan yang berisikan tentang rencana serta kemajuan proyek, termasuk juga didalamnya tentang biaya-biaya untuk peralatan, tenaga kerja, material dan ketepatan waktu dalam hal penyelesaian proyek.

3.    Pengendalian dan manajemen proyek.

Pengendalian yang dilakukan adalah untuk memperkecil atau meminimalkan berbagai kemungkinan-kemungkinan terjadinya resiko terhadap penyimpangan yang mungkin saja bisa terjadi. Seluruh aktivitas yang telah dikerjakan selama proses terjadinya pengendalian adalah untuk melakukan pemeriksaan, pengawasan, dan juga untuk koreksi ulang.

Manajemen proyek yang baik hendaknya harus dapat mengelola tentang berbagai macam asset-asset, dan sumber daya manusia, waktu serta kualitas pekerjaan proyek sehingga akan dapat menghasilkan proyek yang lebih berkualitas dengan waktu sesuai dengan yang sudah direncanakan sebelumnya. Selain itu pengendalian biaya juga harus lebih diperhatikan lagi dengan lebih teliti agar dapat menghasilkan keuntungan yang semakin optimal. Didukung dengan adanya mutu bangunan yang baik akan menjadikan kunci dari kesuksesan sebuah manajemen proyek.

Penggunaan software accounting untuk manajemen proyek akan semakin memudahkan proses dari manajemen proyek itu sendiri. Perangkat lunak atau software accounting yang banyak digunakan untuk mendukung bidang ini biasanya adalah dari software akuntansi yang berbasis cloud. Software Zahir accounting akan dapat mendukung berbagai macam kegiatan seputar manajemen proyek dengan berbagai macam fitur yang dimiliki dalam software accounting seperti mengelola persediaan barang, proyek, data departeman, perakitan, multi fase proyek, perakitan, kas dan bank, serta rekonsiliasi bank. Software accounting juga akan semakin mempermudah Anda dalam mengelola berbagai pembayaran piutang dan hutang serta untuk menyajikan laporan tentang umur piutang, membuat surat tagihan untuk mengingatkan piutang mana yang sudah hampir masuk jatuh tempo dan harus segera dibayarkan oleh pelanggan. Dengan adanya fasilitas tersebut, maka akan semakin memperkecil resiko adanya piutang yang tak tertagih.

Mengelola manajemen proyek dengan lebih mendetail memang membutuhkan waktu yang lebih panjang, terlebih lagi apabila proyek yang sedang dikerjakan adalah proyek besar. Dengan mengaplikasikan software akuntansi pada bagian manajemen proyek, maka Anda akan dapat menghemat banyak sekali waktu dan tenaga serta untuk perhitungan biaya yang dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Apabila membutuhkan software accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

Scroll to top