Kategori: Software accounting

SEBAGAI SEORANG PEBISNIS, MENURUT ANDA HARUSKAH PROSES STOCK OPNAME DILAKUKAN?

Transaksi barang yang biasanya banyak dilakukan oleh jenis usaha yang berbentuk retail perdagangan adalah hal yang sangat wajib dan harus dilakukan, salah satunya adalah melakukan Stock Opname. Stock Opname merupakan sebuah proses yang dilakukan secara berkala untuk menghitung stock fisik dari barang dagangan dan persediaan yang sebagai asset dan sebenarnya masih dimiliki oleh sebuah bisnis, dan hasilnya akan dibandingkan dengan jumlah berdasarkan catatan persediaan, namun masih tetap berpatokan dari stock fisik daripada pencatatan persediaan.

Pada hakikatnya Stock opname merupakan bagian terpenting dalam menghitung stock secara riil dari persediaan yang berada pada pencatatan system dengan stok fisiknya, oleh karena itu system persediaan harus dilakukan dalam hal pelaporan transaksi keuangan agar tidak sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti halnya persediaan yang diambil tanpa izin (mencuri stock) dan persediaan yang sudah rusak atau hilang. Alasan seperti itulah yang mengharuskan selalu adanya proses stock opname secara berkala yang dilakukan secara (mingguan/bulanan).

Proses dari stock opname harus dilakukan dengan alasan bahwa kegiatan dalam perharinya bukan hanya sekedar untuk mencatat transaksi, akan tetapi untuk mencegah apa saja yang diperkirakan bisa terjadi, misalnya pencurian produk, hal itu bisa diketahui dengan jalan melakukan stock opname. Untuk pencegahan yang lainnya misalkan adanya kerusakan pada produk yang akan dijual, itu bisa diketahui dengan jalan melakukan stock opname, agar barang-barang persediaan yang rusak bisa dibuang dan pencatatan persediaannya bisa menjadi lebih riil serta penghitungan biaya kerugian atas kerusakan barang tersebut bisa dirinci dengan sangat jelas. Selain hal itu juga stock opname juga harus dilakukan untuk menghitung berapa banyak persediaan yang sudah mulai kadaluarsa, dengan begitu perusahaan bisa memperhitungkan barang-barang yang tidak layak untuk dijual kembali dan barang-barang mana saja yang masih layak dan bisa dijual dengan aman.

Dengan demikian, fungsi utama dari stock opname harus dilakukan untuk memfilter dan mencegah segala macam kerugian yang akan dihasilkan akibat dari masa kadaluarsa barang-barang persediaan. Kemudian persediaan yang masih belum digunakan atau yang telah digunakan secara rupiah masih memiliki nilai persediaannya, maka fungsi utama dari stock opname inilah yang nantinya akan menjadikan barang-barang tersebut akan dipilih berdasarkan barang-barang yang baik lalu dipilih lagi barang tersebut yang kemudian dijual hanya yang terbaik saja demi menciptakan kualitas barang-barang yang terbaik agar semakin tercapainya kepuasan dari para pelanggan.

Stock opname juga harus dilakukan atas dasar alasan ingin membandingkan antara laporan keuangan tahun yang lalu dengan laporan keuangan pada tahun ini, agar para pengambil kebijakan bisa mengetahui laba rugi dari barang yang telah dihitung secara seksama dan para pengambil keputusan akan bisa merencanakan kebijakan-kebijakan atau strategi operasional yang akan bisa segera dijalankan pada masa yang akan datang.

Dasar untuk dilakukannya stock opname juga akan bisa mengakurasi data-data persediaan yang berada dilaporan kartu stock dan surat-surat jalan yang keluar dengan barang yang riil dari gudang, dengan begitu pihak atasan akan bisa mengetahui tentang apa saja yang harus dilakukan oleh para staffnya, apakah telah terjadi kekeliruan atau telah terjadinya sebuah ketimpangan yang tidak sesuai antara jumlah stok dengan beredarnya surat keluar barang.

Metode Penghitungan Stock Opname

Dalam metode penghitungan stock opname juga lebih dikenal dengan metode penghitungan system  periodik dan metode penghitungan system persediaan secara perpetual.

1. Metode Penghitungan System Periodik.

Metode penghitungan secara periodik dihitung berdasarkan persediaan yang keluar atau masuk hanya dengan menghitung biaya atau pendapatannya saja yang keluar, tanpa menghitung hpp dari barang tersebut, sehingga perusahaan tersebut harus menghitung pada setiap akhir bulan dam penyesuaian yang terjadi untuk biaya hpp pada persediaan yang keluar pada barang tersebut agar bisa terhitung laba rugi yang akan muncul.

2. Metode Penghitungan Perpetual.

Metode penghitungan persediaan secara perpetual, yaitu menghitung barang persediaan yang keluar dengan jalan menghitung hpp dan persediaannya langsung secara riil pada saat itu juga. Maka pada setiap akhir tahun tidak perlu menghitung kembali berapa hpp atau persediaan yang keluar atau yang sudah masuk.

Untuk metode penghitungan system persediaan yang akan digunakan sebagai salah satu upaya untuk semakin memudahkan para pelaku transaksi keuangan dalam menentukan stock opname yang lebih efektif dan efisien.

Manfaat dari Pelaksanaan Stock Opname

Dengan dilakukannya stock opname secara rutin, maka kita akan bisa mendapatkan beberapa manfaat berikut ini:

1. Mampu membandingkan antara nilai persediaan tahun ini dengan tahun sebelumnya sebelumnya, apakah mengalami kenaikan ataukah malah justru semakin menurun, sehingga akan kita bisa mengetahui perkembangan dari usaha. cara seperti ini juga termasuk cara dalam menilai perkembangan usaha secara sederhana karena hanya untuk menilai dari perkembangan asset tanpa perduli seberapa besarnya hutang yang akan muncul dari perkembangan aset tersebut.
2. untuk mengetahui sebearapa banyak dari jumlah persediaan sehingga kita akan bisa “Tau diri” semisal apabila kita ingin mengajukan pinjaman ke pihak Bank.
3. Untuk mencari HPP (Harga Pokok Penjualan) pada pembuatan laporan keuangan secara physical (fisik).
4. Dan yang paling penting adalah untuk mencocokkan data dan untuk menghitung apakah ada barang kita yang hilang/rusak/tercuri. Dengan catatan kita sudah memiliki system komputerisasi yang baik.

Dari beberapa alasan atas dasar dilakukannya stock opname yang telah dibahas diatas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa stock opname harus selalu dilakukan untuk menghitung persediaannya secara riil dengan surat jalan yang  ada serta untuk penghitungan laporan keuangan yang benar secara penghitungan persediaan dan untuk membandingkannya dengan laporan keuangan dari tahun sebelumnya, agar para pengambil keputusan masih bisa merencanakan dan membuat strategi yang akan dijalankan pada masa yang akan datang. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda sekalian.

Apabila membutuhkan software accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

BENARKAH BISNIS ONLINE MASIH TETAP MEMBUTUHKAN PENCATATAN AKUNTANSI MENGGUNAKAN SOFTWARE AKUNTANSI ONLINE?

Dalam hal mengelola keuangan yang baik, memang sangat mutlak diperlukan dalam internal bisnis tanpa terkecuali apapun bisnisnya, baik itu adalah berupa bisnis online atau offline. Pada saat ini memang sudah banyak sekali ditemukan berbagai pelaku bisnis online, mengingat untuk bisnis jenis ini memang dapat dilakukan dengan sangat mudah. Hanya dengan modal koneksi internet yang stabil dan gadget seperti halnya laptop, tablet, atau berupa smartphone seseorang sudah dapat membuka bisnis onlinenya sendiri.

Tidak ubahnya seperti bisnis offline, bisnis online juga tetap menawarkan berbagai macam jenis barang-barang yang dijual, seperti: baju, sepatu, alat rumah tangga, dan lain sebagainya yang dijual dengan media internet. Dan inilah yang biasa disebut dengan online retailer. Namun ada juga yang lebih sering disebut dengan reseller dropship, yaitu orang-orang yang menjual produk milik orang lain atau sebagai pihak ketiga. biasanya reseller tidak membutuhkan adanya stok barang dan hanya lebih berfokus kepada kegiatan pemasaran dan penjualan saja. Penggadaan barang dan pengiriman biasanya akan dilakukan oleh pemilik barang yang mengatasnamakan reseller itu sendiri.

Keuntungan yang akan didapatkan dari reseller ini adalah berasal dari selisih harga yang sudah ditentukan oleh si pemilik barang dengan harga yang telah diberikan oleh reseller terhadap para konsumen. Meskipun dalam hal menjalankan bisnis online seperti ini nampak begitu sederhana, namun dalam hal mengelola keuangan usaha tidak boleh sembarangan.

Apabila usaha Anda masih berskala sangat kecil atau bersifat menengah, maka Anda masih dapat membuat pembukuan dengan begitu sederhana yang hanya berbasis kas saja, dimana Anda hanya sekedar mencatat terjadinya penjualan saat kas sudah diterima. Adapun langkah-langkah yang harus Anda lakukan adalah:

1. Membuka rekening untuk kebutuhan bisnis.

Biasanya transaksi online yang dilakukan melalui transfer oleh bank. Untuk itulah sangat penting artinya untuk membuka rekening bagi kebutuhan bisnis yang mana rekening seperti ini harus terpisah dengan rekening milik pribadi. Dengan memiliki rekening secara terpisah, maka Anda akan dapat dengan mudah untuk memonitor aliran cash flow dari bisnis milik Anda dengan sangat mudah. Pilihlah bank yang banyak digunakan oleh para konsmen atau para supplier agar transaksi Anda dapat berjalan dengan begitu mudah.

2. Melakukan pencatatan yang bersifat harian.

Melakukan pencatatan pada saat terjadinya pembayaran dari para konsumen ke dalam buku besar yang berisi tentang berbagai jenis transaksi, seperti: uang masuk, uang keluar, dan saldo. Dengan melakukan pencatatan secara harian, maka Anda sudah dapat mengetahui dengan pasti tentang bagaimana posisi keuangan Anda dan akan digunakan untuk apa.

3. Membuat laporan laba rugi bisnis.

Membuat laporan laba rugi untuk setiap bulan akan sangat membantu Anda dalam mengetahui apakah bisnis Anda sudah menguntungkan atau tidak. Dari keuntungan yang sudah terkumpul tersebut, maka Anda akan dapat menggunakannya untuk bisa mengembangkan bisnis milik Anda.

Bagi Anda yang masih terlalu awam dalam hal pembukuan, setidaknya Anda dapat membuat jurnal dengan bantuan dari software akuntansi yang sudah berbasis cloud yang nantinya akan sangat membantu Anda dalam membuat laporan keuangan dengan lebih mudah. Dengan menerapkan sistem pembukuan keuangan yang sudah terkomputerisasi ini maka Anda dapat dengan mudah mencatat berbagai transaksi secara real time dan secara otomatis sudah menempatkan transaksi tersebut kedalam kategori yang memang sudah ditentukan sebelumnya dan laporan keuanganpun akan secara otomatis dapat terbentuk. Sistem akuntansi yang sudah berbasis cloud accounting ini akan sangat membantu Anda yang terlalu sibuk dan harus selalu mobile, dalam monitoring berbagai transaksi atau cash flow Anda kapan dan dimanapun Anda berada.

Melakukan pencatatan pembukuan secara teratur akan sangat banyak membantu Anda dalam mengelola keuangan dari usaha. Dan hal inilah yang nantinya akan mampu menghindarkan Anda dari penggunaan keuangan yang terlalu boros dan tidak jelas pemakaiannya. Selain itu penerapan dari software akuntansi dengan metode online sudah menjadi pilihan yang begitu tepat. Penggunaan software akuntansi yang sudah berbasis cloud akan menjadikan system pengaturan keuangan dari bisnis Anda semakin lebih baik.

Apabila membutuhkan software accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

 

TIPS AGAR IMPLEMENTASI SOFTWARE ACCOUNTING DAPAT BERJALAN DENGAN LANCAR

Semua kegiatan bisnis apapun itu, baik bergerak dalam bidang perdagangan, jasa maupun produk hasil manufacturing yang berskala sangat besar atau kecil tidak pernah bisa terlepaskan dari yang namanya akuntansi, khususnya adalah dalam hal keuangan. Kenapa dalam hal ini perhitungan akuntansi sangat diperlukan dalam internal bisnis? Karena akuntansi ini memang seharusnya digunakan sebagai dasar utama oleh para pelaku usaha dalam membuat keputusan agar bisnisnya mamu berjalan dengan lancar.

Seorang pengusaha membutuhkan adanya informasi yang valid dan benar yang dihasilkan dari sebuah laporan keuangan untuk menekan, bahkan untuk memperkecil resiko terjadinya kesalahan dalam hal pengambilan keputusan bisnis.

Untuk saat ini sudah banyak sekali software accounting yang telah dipasarkan untuk membantu berbagai kebutuhan dari para pengusaha, baik yang masih berbasis desktop, software akuntansi yang bersifat custom, maupun yang baru-baru ini muncul adalah yang berbasis cloud (system online). Namun kejadian yang lebih sering terjadi dan harus dihadapi oleh para pengguna software accounting memang tidak sepenuhnya mampu dalam memberikan informasi seperti apa yang diinginkan oleh para pengusaha tersebut. Mengapa bisa demikian? Dengan membeli software accounting hanyalah sebagai sebuah langkah awal, namun masih terdapat beberapa hal lain yang memang sejak dari awal harus sudah dipersiapkan agar software accounting dapat berjalan sesuai dengan harapan dari para pebisnis.

Hal-hal yang paling mendasar berikut inilah yang harus Anda perhatikan apabila Anda memang benar-benar serius berniat ingin menggunakan software akuntansi:

1. Ketersediaan Tenaga/SDM yang Terlatih.

Jika bukan Anda sendiri yang akan melakukannya, maka Anda harus memiliki tenaga-tenaga terampil dan terlatih yang akan membantu Anda dalam hal menginput data ke dalam software tersebut, memeriksa data, dan membuat laporan ke dalam format yang sangat dibutuhkan. Tenaga terampil untuk posisi seperti ini meliputi:

• Administrasi yang bertugas untuk mengisi data. Anda bisa merekrut tenaga dari lulusan SMK atau D3 Akuntansi.
• Supervisor accounting yang bertugas untuk mengontrol data yang akan diinput dan menyajikannya ke dalam bentuk laporan yang bisa Anda pahami.
• IT adalah orang yang memiliki pengalaman dalam bidang software, hardware dan jaringan komputer.

2. Infrastruktur yang Cukup Memadai.

• Komputer client beserta operating sistemnya. Pastikan juga bahwa komputer yang akan digunakan sudah sesuai dengan spesifikasi dari software accounting tersebut (apabila software dekstop), namun untuk jenis cloud tidak terlalu membutuhkan spesifikasi yang terlalu tinggi, hanya membutuhkan koneksi internet yang stabil.
• Komputer server. Apabila software accounting yang akan digunakan sudah sangat mendukung dengan fitur multi user dan jumlah user melebihi dari 5 pengguna, maka sebaiknya harus disiapkan komputer server yang sangat mendukung hardwarenya.

3. Jaringan Kabel LAN.

Khususnya apabila software accounting yang akan dijalankan oleh lebih dari 1 user, maka setidaknya Anda harus menyediakan sarana dan prasarana untuk kabel jaringan komputer yang biasa disebut dengan Local Area Network (LAN).

4. Persiapan Data-Data Penting.

Bagi perusahaan yang masih baru berjalan dan kemudian ingin menggunakan software accounting maka hal ini terbilang memiliki tingkat kompleksitas yang jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan perusahaan yang sudah lama berjalan namun masih baru dalam implementasi software accounting yang sebelumnya belum pernah terpikirkan untuk menggunakan software accounting. Dibutuhkan adanya berbagai persiapan-persiapan tambahan yang sedikit lebih lama agar berbagai informasi yang telah dihasilkan oleh software accounting bisa menjadi lebih akurat.

Untuk perusahaan yang sudah lama berjalan, harus ditentukan terlebih dahulu tanggal mulainya yang disebut dengan tanggal Cut Off. Tanggal cut off seperti inilah yang nantinya akan digunakan sebagai langkah awal dalam hal proses menginput data-data transaksi ke dalam software. Tanggal tidak harus sama dengan tanggal dimulainya menggunakan software, dan biasanya lebih banyak menggunakan tanggal pada masa awal periode akuntansi (awal bulan/tahun).

Setelah selesai menentukan tanggal dari cut-off, maka semua data per tanggal cut off tersebut harus segera dikumpulkan, yang meliputi data-data:

• Sales invoice beserta nilai dan tanggal jatuh temponya.
• Purchase invoice beserta nilai dan tanggal jatuh temponya.
• Data stok lengkap.
• Data-data rekening akun (rekening perkiraan) lengkap.
• Daftar asset yang dimiliki perusahaan lengkap.
• Data-data hutang dan piutang (apabila sebelum cut off sudah ada).

5. Penentuan Waktu Implementasi Software Accounting.

Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk set up software akuntansi, mulai dari awal sampai mampu berjalan baik adalah 1 sampai 3 atau 6 bulan, bahkan bisa juga lebih lama lagi sampai 1 tahun tergantung dari tingkat tinggi rendahnya kompleksitas dari perusahaan yang ingin menerapkan penggunaan software accounting tersebut. Namun seringkali implementasi software seperti ini bisa saja melebihi batas waktu yang pernah diperkirakan sebelumnya. Jadi pastikan juga untuk menyediakan waktu yang cukup serta berbagai persiapan yang matang agar software akuntansi Anda dapat digunakan secara lebih maksimal.

6. Komitmen Demi Keberhasilan Implementasi Software Accounting.

Yakin dengan komitmen Anda dalam usaha untuk keberhasilan implementasi software accounting sangatlah penting. Meskipun Anda mungkin tidak terlalu memahami tentang akuntansi, namun sebaiknya Anda juga harus belajar untuk memahami apa yang akan terjadi apabila bisnis Anda ingin menggunakan software accounting. Berikanlah perhatian secara khusus terhadap perkembangan dari penggunaan software yang sudah Anda beli tersebut.

Dengan cara mempersiapkan beberapa poin penting diatas, maka bisnis Anda akan semakin lebih siap dalam usaha untuk implementasi software accounting. Dengan persiapan yang sangat matang maka implementasi akan dapat berjalan dengan sangat baik dan akan mampu menghasilkan laporan keuangan seperti yang Anda harapkan. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda para pengusaha yang ingin menerapkan sukses mengimplementasikan software accounting dalam bisnis anda. Apabila membutuhkan software accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

 

 

PERBANDINGAN PENGGUNAAN SISTEM DAN CARA KERJA DARI SOFTWARE ACCOUNTING BERBASIS ONLINE DAN TRADISIONAL (OFFLINE DEKSTOP)

Perkembangan aplikasi atau software yang berbasis online, untuk saat ini sudah mulai menjadi sebuah tren yang begitu booming dan sudah mulai banyak digunakan oleh berbagai perusahaan, khususnya yang memiliki budged besar dengan tingkat kompleksitas yang begitu tinggi serta membutuhkan adanya pengawasan serba extra dengan jalan mobile (online) seperti halnya perindustrian manufaktur, perusahaan ekspor-impor, jasa shipping (jasa ekspedisi) baik itu adalah berupa transportasi darat dan laut dan lain sebagainya.

Berbagai macam bidang di dalam sebuah perusahaan mulai menerapkan sistem yang berbasis cloud service dalam menjalankan memperlancar segala kegiatan usahanya seperti: internal manajemen, HRD, keuangan (finance/accounting) dan lain sebagainya. Khusus untuk bidang keuangan dan akuntansi, software akuntansi online (berbasis cloud) sendiri bukanlah sebagai barang baru. Software akuntansi online memang sengaja dipilih karena memiliki banyak sekali keunggulan-keunggulan jika dibandingkan dengan software akuntansi tradisional (dekstop).

Lalu yang menjadi tanda tanya adalah, seperti apa dan bagaimana alur proses dari penggunaan software akuntansi berbasis online ini? Berikut ini adalah beberapa penjelesannya secara umum.

• Cara Kerja dari Software Akuntansi Online (Berbasis Cloud).

Software akuntansi online dari sisi pengoperasian untuk siklus transaksi pada dasarnya hampir seperti software akuntansi tradisional (dekstop) pada umumnya. Perbedaannya adalah, software akuntansi online menggunakan remote server hosting. Cara kerjanya juga lebih sederhana, pengguna hanya perlu memasukan data kedalam server (awan) atau cloud, dan data tersebut akan segera terproses dan akan ditampilkan kembali kepada pengguna. Semua prosesnya hanya dapat dilakukan secara online saja.

Sifat dari penggunaan software akuntansi berbasis online (cloud) sangat ringan dan masih dapat digunakan pada berbagai macam jenis gadget kapan saja dan dimana saja mereka inginkan. Pengguna juga tidak perlu lagi dipusingkan dengan jalan memasang software secara permanen hanya dari dalam satu laptop dan gadget. Dengan menggunakan software akuntansi berbasis online, pengguna sudah bisa mengontrol kinerja dan laporan keuangan dari beberapa departemen atau beberapa kantor cabang. Dengan cara menggunakan software akuntansi berbasis online, maka pengguna juga akan dapat memasukan data dan mengetahui laporan keuangan secara real time dari berbagai departemen dan kantor cabang kapan dan dimana saja selama terdapat internet.

• Perbedaan Antara Software akuntansi online (Cloud) dengan Software Akuntansi Tradisional (Dekstop).

Terdapat beberapa perbedaan yang sangat mendasar antara software akuntansi online dengan software akuntansi desktop atau tradisional.

1. Software akuntansi online termasuk lebih fleksibel. Dengan menggunakan software akuntansi seperti ini, data akuntansi akan dapat diakses kapan dan dimana saja, dengan syarat jika terdapat koneksi internet yang stabil. Sedangkan untuk software akuntansi offline, Anda hanya dapat menginput data dari komputer yang sudah terpasang software tersebut saja, namun (tidak semua) dari software tradisional seperti itu, beberapa diantaranya masih dapat input dengan cara online, akan tetapi dengan syarat jika sudah terpasang software desktop tersebut dan terdapat fasilitas sinkronisasi data via online.
2. Software akuntansi berbasis online memiliki keunggulan untuk dapat melakukan update dan pelaporan data akuntansi secara real time sesaat setelah data dimasukan.
3. Manfaatnya bagi perusahaan adalah jika dengan menggunakan software akuntansi berbasis online, maka akan mengurangi biaya upgrade software setiap kali versi terbaru dari software sudah resmi dirilis. Perusahaan hanya cukup berlangganan secara hosting dan membayar sekali saja setiap periode tertentu (bulanan/tahunan). Biaya ini sudah termasuk dengan maintenance, update dan juga upgrade dari fitur-fitur terbaru.

• Bagaimana Jaminan Keamanan Data Ketika Menggunakan Software akuntansi online?

Software akuntansi online memberikan jaminan sistem keamanan yang terbaik, bahkan jauh lebih baik daripada sistem keamanan yang dimiliki oleh software akuntansi tradisional (dekstop). Menggunakan software akuntansi tradisional memiliki resiko untuk kehilangan atau kerusakan data apabila device atau computer/laptop yang terpasang software tersebut rusak/hilang. Kemungkinan data juga bisa saja tercuri apabila komputer milik Anda telah dicuri atau dibajak oleh orang lain. Namun, akan lain ceritanya jika menggunakan software akuntansi yang sudah berbasis online. Data Anda akan tetap aman karena sudah tersimpan di dalam sistem server cloud. Akses untuk dapat masuk ke dalam sistem cloud juga terkunci dengan password yang sudah diset oleh penggunanya. Dengan demikian data akan tetap lebih aman pada server cloud.

Bagaimana jika software akuntansi tersebut berusaha untuk dibobol? Keamanan server dari software akuntansi berbasis online sudah didukung dengan sistem keamanan yang selalu terupdate setiap harinya. Perusahaan penyedia software akuntansi ini juga sama sekali tidak mengetahui tentang data apa yang telah Anda masukan. Data Anda juga akan selalu di-back-up secara otomatis untuk memastikan keamanan dan keselamatan dari data jika suatu saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

• Kesimpulannya adalah:

Software akuntansi berbasis online adalah sebuah terobosan terbaru dalam dunia akuntansi. Software ini memiliki keunggulan yang jauh yang lebih baik jika dibandingkan dengan software akuntansi tradisional (dekstop). Selain lebih ringan dan cukup mudah untuk digunakan, software akuntansi ini juga tidak membutuhkan biaya yang terlalu banyak. Sebuah perusahaan biasanya hanya akan berlangganan dalam kurun waktu tertentu saja dengan biaya tertentu (biaya berlangganan). Biaya tersebut juga sudah termasuk didalamnya update dan upgrade dari hosting penyedia software tersebut.
Apabila pembaca membutuhkan software accounting, baik on line maupun off line silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 atau 081-8521172. Tim Konsultan kami siap membantu!

Scroll to top