Tag: Ipo dua

TATA CARA DALAM MELAKUKAN INITIAL PUBLIC OFFERING/IPO (2) PENAWARAN UMUM SAHAM PERDANA DARI PERUSAHAAN

Pada Kesempatan kali ini praktisi software akuntansi akan melanjutkan pembahasan artikel yang lalu yang berjudul: TATA CARA TENTANG BAGAIMANA DALAM MELAKUKAN INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO) PENAWARAN UMUM SAHAM PERDANA PERUSAHAAN. Pada pembahasan sebelumnya praktisi software akuntansi telah menjelaskan tentang hal-hal utama yang perlu untuk dilakukan oleh para calon emiten agar dapat menjadi perusahaan Go Publik. Tahapan yang dilakukan adalah persiapan, mengajukan niat untuk mendaftar, menawarkan saham lalu kemudian mencatatkan saham pada bursa efek.

Tentang tahapan persiapan, pada artikel lalu juga sudah dibahas bahwa para calon emiten perlu mempersiapkan segala kebutuhan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Setelah dokumen sudah dipersiapkan, maka struktur keuangan perusahan akan diperbaiki, lalu kemudian melakukan rapat umum para pemegang saham untuk meminta persetujuan dari mereka. Tentang langkah-langkah tersebut harus dilakukan secara bersama-sama dan sebagai persiapan awal.

Setelah persiapan awal sudah dilakukan, maka perusahaan akan mulai melangkah kepada tahapan selanjutnya, yaitu menunjuk lembaga-lembaga pasar modal untuk membantu dalam mengurus dan mendukung terlaksananya proses penawaran saham perdana. Lembaga tersebut meliputi Penjamin emisi (Underwariter), Akuntan Publik (Auditor Independen), Konsultan hukum, Notaris dan biro administrasi.

Nah, Itulah tahap-tahap untuk persiapan yang harus dilakukan untuk melakukan Penawaran Saham Perdana Initial Public Offering (IPO). Sekarang kita akan melanjutkan pembahasan pada tahapan untuk pengajuan Pernyataan Pendaftaran.

TAHAP PENGAJUAN PERNYATAAN PENDAFTARAN

Pada tahap ini, calon emiten harus melengkapi dokumen-dokumen pendukung untuk menyampaikan Pernyataan Pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga OJK memberian pernyataan bahwa Pernyataan Pendaftaran telah efektif.

Untuk menjadi perusahaan publik yang sahamnya sudah tercatat dan diperjual belikan pada bursa efek Indonesia (BEI), perusahaan harus mengajukan permohonan untuk mencatatkan saham, melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan, antara lain adalah:

 Profil perusahaan (Company Profile). Laporan yang berisikan tentang latar belakang perusahaan seperti sejarah berdirinya, fakta terkini dan visi misi perusahaan.
 Laporan keuangan (Financial Statement). Laporan yang memberikan informasi tentang bagaimana kinerja keuangan yang telah diperiksa oleh Auditor Independen.
 Opini Hukum.
 Proyeksi Keuangan. Laporan yang berisikan tentang anggran perusahaan yang meliputi perkiraan pendapatan dan biaya yang akan terjadi di masa depan.

Perusahan juga wajib untuk menyampaikan permohonan pendaftaran saham untuk dititipkan secara kolektif (Scirpless) dikustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Surat pernyataan yang sudah diajukan oleh para calon emiten akan di evaluasi ulang oleh Bursa efek Indonesia BEI dan akan mengundang beberapa lembaga pasar modal untuk mempresentasikan profil perusahaan seperti Under writer/penjamin emisi dan Profesi penunjang. Evaluasi perusahan juga meliputi kunjungan dari tim Bursa Efek Indonesia ke kantor perusahaan calon emiten untuk menilai kegiatan usaha calon emiten dan relevansinya dengan rencana IPO. Bursa efek Indonesia akan memberikan persetujuan prinsip berupa Perjanjian Pendahhuluan Pencatatan Saham kepada perusahaan ketika Bursa Efek Indonesia telah menentukan bahwa permohonan dari para calon emiten sudah diterima. Bersamaan dengan pengajuan permohonan ke Bursa efek Indonesia calon emiten juga harus mengajukan permohonan kepada Otoritas Jasa Keuanga Indonesia (OJK).

OJK akan mengevaluasi fakta-fakta material tentang penawaran saham, kondisi keuangan dan kegiatan usaha perusahaan yang diungkapkan melalui prospektus. Propektus adalah berupa Gabungan antara Profil perusahaan dengan laporan keuangan yang akan disajikan dalam satu dokumen untuk memberikan gambaran tentang saham yang sedang ditawarkan.

Prospektus yang berisikan tentang reksadana, saham, obligasi, dan jenis investasi-investasi lainnya. Selain itu prospektus juga berisikan tentang Laporan keuangan, profil dewan direksi dan juga dewan komisaris, rincian informasi tentang kompensasi mereka, masalah-masalah yang seringkali harus dihadapi oleh perusahaan dan informasi-informasi penting lainnya yang lebih bersifat material. Sebuah prospektus yang baik juga harus memuat tentang fakta-fakta yang lebih material. Keberhasilan dalam mendapatkan investor juga masih tergantung pada prospektus yang sudah disajikan. Prospektus ini akan langsung didistribusikan oleh penjamin emisi (Under writer) atau pialang saham (broker) terhadap investor potensioal. Sehingga harapan dari emitan atas saham yang sudah dilepas dapat langsung terserap semuanya oleh pasar.

Peraturan tentang prospektus ini telah diatur dalam Undang-undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal. Berdasarkan peraturan Bapepam lebih dikenal dengan beberapa tahapan prospektus di Indonesia yaitu:

Prospektus Awal

Prospektus ini digunakan hanya untuk mengukur minat dari pasar (book buiilding) terhadap para calon emiten. Prospektus ini berisikan tentang keseluruhan informasi yang perlu disampaikan kepada Bapepam kecuali Informasi penawaran, seperti nilai nominal, jumlah dan harga penawaran, efek penjamin efek, penjamin emisi, efek tingkat suku bunga, obligasi.

Prospektus ringkas

Prospektus ini lebih banyak memberikan informasi tentang ringkasan dari fakta-fakta dan berbagai pertimbangan. Informasi yang sudah diungkapkan pada prospektus ini berisikan tentang semua perkiraan yang berhubungan langsung dengan hak dan kewajiban dari para calon investor.

Prospektus final

Sebuah Prospektus yang akan dipublikasikan setelah Bapepam yang isinya menyatakan bahwa efektifitas atas Pernyataan Pendafataran yang telah diajukan oleh para calon emiten.

Prospektus yang disebutkan di atas akan diterbitkan oleh calon emiten menjelang perusahaan IPO.

Nah, itulah beberapa tips seputar bagaimana cara dalam melakukan Initial Public Offering (IPO) Penawaran umum saham perdana. Apabila pembaca ingin memahami dengan lebih mendalam tentang tata cara IPO, membutuhkan konsultasi seputar manajemen, dan membutuhkan Software Accounting pembaca dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak  081-252-982900 (Owner) atau 081-8521172 (Office). Kami siap membantu Anda. Sampai bertemu di pembahasan artikel selanjutnya, terimakasih.

Scroll to top