Tag: Manfaat yang bisa didaptkan perusahaan yang sudah go public

APA SAJA MANFAATNYA UNTUK MENJADI PERUSAHAAN YANG SUDAH GO PUBLIK

Pada Kesempatan kali ini praktisi software akuntansi akan sedikit membahas artikel tentang APA SAJA MANFAATNYA MENJADI PERUSAHAAN YANG SUDAH GO PUBLIK. Sebelum membahas tentang apa saja manfaat dari menjadi perusahaan yang sudah Go Publik terlebih dahulu kita akan membahas permasalahan kelemahan pendanaan  dari Bank. Masalah yang paling sering dijumpai oleh perusahan saat ingin melakukan ekspansi, perluasan bisnisnya adalah dari ketersediaan dananya. Jika dilihat dari rata-rata rasio Debt to Equity (DER ) Ratio perusahaan di Indonesia,  Sebagian besar perusahaan akan menggunakan sumber pendanaannya dari Bank. Akan tetapi pendanan dari Bank juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu:

1. Perusahaan akan dikenakan bunga pinjamaman. Besarnya keseluruhan dari pinjaman yang harus dilunasi oleh perusahaaan adalah sebesar harga pokok ditambah dengan bunga pinjaman. Pada akhir tahun 2017 lalu rata-rata bunga pinjaman Bank adalah diatas 10 %.
2. Perusahaan akan semakin ditekan oleh waktu. Cicilan dan bunga pinjaman harus dibayarkan oleh perusahaan harus tepat waktu, jika terlambat maka perusahan akan langsung dikenakan denda dan resiko terburuk untuk menjadi black list dari pihak Bank. Bank tidak akan mempercayai perusahaan lagi jika debitur memang berniat untuk meminjam uang lagi dari Bank. Akibatnya  pihak manajemen akan semakin tertekan untuk menemukan bagaimana cara terbaik agar mampu melunasi segala hutang-hutangnya.
3. Perusahaan akan dihadapkan pada resiko untuk kehilangan Aset yang dijaminkan. Perusahaan juga harus menyediakan jaminan sebagai persyaratan bahwa dia cukup mampu untuk mengembalikan pinjamannya dengan tepat waktu. Memastikan kepada pihak Bank sebagai pihak pemberi pinjaman bahwa perusahaan tidak akan ingkar janji/wanprestasi untuk melunasi pijamannya.
4. Resiko terbesar bagi pihak debitur adalah disitanya asset yang telah dijadikan jaminan, apabila tidak mampu mengembalikan. Penyitaan jaminan milik debitur untuk dilelang merupakan opsi terakhir dari pihak Bank dalam menapatkan dananya kembali.
5. Semakin lama memilih waktu jatuh tempo, maka akan menjadi semakin besar pula total pinjaman yang harus dikembalikan. Karena bunga bank akan termasuk menjadi include dengan besarnya cicilan yang harus dibayarkan setap kali pembayaran.

Setelah Anda membaca beberapa kerugian dari penggunaan dana Bank sebagai modal, maka sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, siapkah para pembaca sekalian untuk menghadapi apapun yang akan terjadi kedepannya?

Sekarang, apa saja manfaat yang akan dididapatkan jika menjadi perusahaan yang sudah Go publik?

• Lebih Mudah Dalam Memperoleh Dana.

Jika perusahaan membutuhkan pendanaan, perusahan dapat dengan mudah menjual sahamnya kepada publik. Selain saham perusahaan dapat dengan mudah masuk ke pasar uang melalui penerbitan surat hutang (obligasi) jangka pendek maupun jangka panjang.

Manfaat bagi perusahaan yang sudah menerbitkan Surat utang (Oblgasi) adalah sebanyak apapun obligasi yang dimiliki oleh pihak eksternal, tidak akan bisa memengaruhi kebijakan dari pihak manajemen internal. Perusahaan akan lebih sering diuntungkan karena besarnya bunga obligasi menjadi lebih kecil daripada pembagian devidennya. Selain itu juga bunga obligasi yang akan dibayarkan kepada para pemegang surat akan langsung dicatat sebagai biaya, dan akibatnya akan semakin mengurangi laba periode yang sudah digunakan sebagai dasar untuk pembayaran pajak. Tentunya kewajiban pajak terutang akan menjadi semakin lebih kecil.

• Menyediakan Peluang (Competitive Advantage) yang Lebih Besar untuk Bisa Berkembang.

Dengan menjadi perusahan yang sudah Go Publik, perusahaan akan mendapatkan kesempatan yang lebih banyak dalam mengembangkan usahanya. Perusahan dapat mengajak para pemasok dan konsumen untuk menjadi pemegang saham. Pemasok yang memiliki hak suara dalam kebijakan internal manajemen akan menjalankan strategi yang selaras dengan tujuan utama perusahaan. Misalnya manajemen membutuhkan pasokan bahan baku dengan harga yang lebih stabil. Saat kondisi pasar sedang tidak stabil, maka pemasok masih mampu untuk memberikan dukungan kepada perusahaan agar bisa tetap kompetitif.

• Menigkatkan Kemampuan Bertahan (Going Concern)

Kemampuan going concern merupakan kemampuan bertahan yang dimiliki oleh perusahaan dalam kondisi seperti apapun termasuk juga dalam kondisi yang dapat menyebabkan kebangkrutan. Kepemilikan anggota keluarga pada perusahaan tergantung pada besarnya porsi saham yang dimilki oleh masing-masing anggota keluarga, dan dapat menjual sahamnya sewaktu-waktu kepada pihak lain. Selain itu pihak keluarga juga masih dapat mempercayakan pengelolaan manajemen kepada pihak yang lebih profesional dan cukup berkompetensi dalam bidangnya. Apabila perusahaan mengalami kesulitan keuangan, maka pihak manajemen akan dapat mengambil tindakan untuk melakukan restrukturisasi modal. Merubah kerugian perusahan agar ditanggung dengan bersama-sama oleh para pemilik saham.

• Meningkatkan Citra (Image) Perusahaan.

Perusahaan yang sudah Go Publik akan menjadi lebih mudah dikenali jika dibandingkan dengan perusahaan yang tidak Go publik, karena mereka lebih terbuka baik dari sisi pelaporan keuangannya maupun berbagai informasi lainnya. Jika perusahan diekspose oleh media karena kinerjanya yang semakin membaik, maka peningkatan citra perusahaan juga akan semakin naik seiring dengan adanya peningkatan performa perusahaan.

• Meningkatkan Nilai Perusahaan (Company Value).

Nilai perusahan yang sudah tercatat pada bursa tidak hanya ditentukan oleh nilai bukunya (Book Value) saja, namun juga nilai pasarnya (Market Value). Penilaian yang paling sering dilakukan oleh pasar akan dilakukan setiap waktu. Jika pasar sudah menilai perusahaan lebih tinggi daripada nilai bukunya, maka tentunya nilai perusahaan tersebut juga akan ikut menjadi tinggi.

• Meningkatkan Loyalitas Para Karyawannya.

Perusahaan dapat mengajak karyawan untuk ikut menjadi bagian dari perusahaan. Caranya adalah dengan mengajak mereka untuk ikut membeli saham milik perusahaan. Karyawan yang membeli saham perusahan tempat mereka bekerja artinya adalah sudah memiliki kedekatan dengan perusahaan yang pada akirnya akan berusaha untuk semakin meningkatkan profesionalismenya dalam bekerja.

• Insetif Pajak Dari Pemerintah.

Pemerintah akan memberikan insentif pajak kepada perusahan yang sudah Go publik, yaitu dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 56 Tahun 2015 tentang Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri Yang Berbentuk Perseroan Terbuka.

“Pajak badan dalam negeri yang berbentuk Perseroan Terbuka yang dapat memperoleh penurunan tarif Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 5% lebih rendah dari tarif PPh Wajib Pajak badan dalam negeri, sepanjang 40% sahamnya sudah tercatat dan diperdagangkan pada Bursa dan memiliki minimal 300 pemegang saham”(IRW).

Nah, itulah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari perusahaan yang sudah Go Publik. Apabila para pembaca sekalian ingin memahami dengan lebih mendalam seputar manajemen perusahaan dan membutuhkan konsultasi seputar bisnis Anda, membutuhkan software akuntansi para pembaca sekalian dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 bisa juga di 081-8521172. Kami siap membantu Anda.
Sampai bertemu lagi pada pembahasan artikel selanjutnya.

Scroll to top