Tag: Pencegahan terhadap kerugian perusahaan melalui proses screening pegawai baru

MANFAAT PROSES SCREENING (PENYARINGAN) YANG DILAKUKAN TIM HRD KEPADA PARA CALON-CALON KARYAWAN BARU BAGI PERUSAHAAN

Proses untuk perekrutan karyawan baru merupakan tugas utama bagi seorang HR perusahaan. Dan pekerjaan itu bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah untuk dilakukan, karena harus berdasarkan berbagai macam pertimbangan terhadap beberapa hal, seperti halnya skill dan kepribadian si karyawan tersebut.

Selain itu, terdapat hal-hal lainnya yang juga sangat penting untuk diperhatikan ketika melakukan screening (penyaringan) para calon karyawan baru, seperti halnya bagaimana latar belakang riwayat kriminal atau reputasi mereka di perusahaan sebelumnya. Merekrut karyawan yang kurang tepat tidak hanya akan dapat semakin menurunkan produktivitas dari perusahaan, namun juga dapat menyebabkan terjadinya kerugian lainnya bagi perkembangan perusahaan.

Berikut ini merupakan beberapa hal penting mengapa proses screening (penyaringan) para calon-calon karyawan baru sangat penting untuk dilakukan:

1. Alasan Mengapa Begitu Pentingnya Proses Screening Calon-Calon Karyawan Baru.

Terdapat sebuah frase yang telah menyatakan bahwa kejahatan sebenarnya tidak hanya terjadi karena adanya niat dari si pelakunya saja, namun juga karena terdapatnya kesempatan. Oleh karena itu, pada saat akan merekrut karyawan, Anda sebagai seorang HRD sebaiknya juga tidak hanya melihat dari sisi berbagai prestasi pekerjaannya saja atau dari mana sebelumnya mereka bekerja sebelumnya, namun sebaiknya tanyakan juga mengapa mereka bisa berhenti dari perusahaan lamanya.

Apakah karena mereka diberhentikan karena adanya sangsi tertentu atau karena murni dari keinginannya sendiri. Dari sinilah, maka Anda akan bisa mengetahui tentang bagaimana kondisi dari si calon karyawan. Karyawan yang sudah pernah melakukan tindak kejahatan dari tempat kerja sebelumnya, tidak akan menutup kemungkinan bahwa ia juga bisa mengulanginya kembali ketika sudah benar-benar dterima di perusahaan Anda.

Tindak kejahatan yang dilakukan sebenarnya juga bisa sangat beragam. Misalnya, menggelapkan uang kas perusahaan, sehingga hal ini bisa semakin merugikan keuangan perusahaan. Tidak hanya terbatas pada bidang criminal saja, namun reputasi yang buruk juga bisa saja terjadi pada pekerjaannya. Orang yang masih kurang cekatan dalam hal bekerja atau juga merasa ceroboh masih tetap bisa memberikan kerugian yang besar kepada perusahaan. Tidak hanya dari segi financial saja, namun juga mempengaruhi reputasi perusahaan. Apabila perusahaan Anda sudah berskala besar, pastinya reputasi adalah hal yang sangat dijunjung tinggi, Kerugian-kerugian yang terjadi karena hal-hal semacam itu masih bisa diminimalisir sedini mungkin dengan jalan memperketat proses screening para calon karyawan baru.

2. Metode Dalam Proses Screening (Penyaringan) Karyawan Baru.

Biasanya, perusahaan akan melihat terlebih dahulu bagaimana riwayat dari si karyawan melalui CV yang telah dikirimkannya. Namun, hal ini saja sebenarnya masih tidak cukup. Pada CV, info yang tertera adalah berupa info umum seputar riwayat pendidikan dan pengalaman bekerja,  namun tidak terhadap bagaimana reputasi buruknya atau dari hal-hal lainnya yang menjadikan tim HRD akan bisa melihat tentang bagaimana kepribadian sebenarnya dari si calon karyawan baru tersebut. Untuk itulah, maka Anda sangat perlu untuk memverifikasi tentang data-data yang telah dikirimkan oleh si calon karyawan baru tersebut.

Proses verifikasi yang dilakukan sebenarnya masih bisa dilakukan dengan dua macam cara, yaitu dengan bertemu langsung dari si calon karyawan atau dengan berbicara secara langsung melalui telepon. Selain itu, Anda juga akan bisa memanfaatkan media sosial untuk melihat bagaimana keseharian dari si kandidat. Tidak sedikit dari orang yang ingin membagikan aktivitasnya sehari-harinya melalui media sosial. Jika Anda beruntung maka akan menemukan bagaimana keseharian dan apa yang dilakukan oleh si calon karyawan baru Anda di sana, Anda akan bisa dengan mudah melihat seputar apa saja yang telah di-post olehnya, tentang apa yang disukainya, serta apa saja yang telah dibagikannya. Dengan begitu, setidaknya Anda akan bisa mendapat sedikit gambaran tentang seperti apa dan bagaimana aktivitas keseharian dari para calon karyawan baru perusahaan Anda.

3. Kapan Screening (Penyaringan) Karyawan Baru Harus Dilakukan?

Sreening atau proses penyaringan para calon karyawan tidak hanya bisa dilakukan pada saat akan merekrut karyawan baru saja, namun hal ini juga jangan sampai ketinggalan pada saat perusahaan akan mempromosikan karyawan untuk segera naik jabatan. Tim HR juga harus memastikan bahwa karyawan tersebut memang tidak memilki reputasi yang buruk terkait dengan permasalahan pekerjaan yang nanti akan menjadi tanggungjawabnya, sehingga akan berisiko besar untuk menyebabkan terjadinya kerugian pada perusahaan. Hal ini sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya kemungkinan-kemungkinan terburuk yang akan terjadi setelah karyawan tersebut diresmikan untuk menduduki suatu jabatan diperusahaan, karena juga tidak menutup kemungkinan bahwa perpindahan jabatan juga dapat memicu seseorang untuk melakukan hal-hal yang selama ini masih belum pernah diperlihatkan olehnya kepada orang lain.

Melakukan screening atau proses penyaringan para calon karyawan baru bukanlah pekerjaan yang mudah, apalagi jika karyawan dengan kemampuan skill yang diminta oleh perusahaan jumlahnya sangat banyak sekali, sehingga Anda juga harus melakukan proses screening satu per satu. Namun hal itu juga masih tetap diperlukan untuk kebaikan dari perusahaan itu sendiri. Apabila pembaca sekalian membutuhkan software HRD dan Payroll, serta software Accounting silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

Scroll to top