Tag: Penyusun SOP Finance & accounting Samarinda

TIPS HR: METODE-METODE UNTUK MENGELOLA SISTEM PENGGAJIAN KARYAWAN PERUSAHAAN ANDA

Dalam perjalanan sebuah perusahaan, selain harus memastikan bahwa setiap anggota dari tim karyawan melakukan tugas-tugas mereka dengan sangat baik dan benar, maka Anda juga diwajibkan untuk memenuhi hak-hak mereka, yaitu dengan memberikan gaji untuk setiap bulannya. Hal tersebut akan menjadikan terjadinya suatu pemahaman tentang metode-metode penggajian para karyawan untuk menjadi sangat penting.

Namun masalahnya, proses penggajian karyawan sebenarnya juga tidak sesimpel seperti hanya sekedar mentransferkan uang gaji kepada masing-masing rekening karyawan saja. Namun juga dibutuhkan adanya suatu metode penggajian para karyawan tertentu agar proses tersebut dapat berjalan dengan lebih lancar dan sama sekali tidak membuat Anda menjadi lebih stress dari sebelumnya.

Berikut ini merupakan beberapa metode penggajian karyawan yang mungkin masih bisa Anda terapkan pada perusahaan milik Anda.

1. Mulai untuk Menggunakan Software HR dan Payroll.

Menurut Anda pribadi, apa yang harus Anda lakukan untuk menciptakan metode penggajian karyawan dengan sistem yang lebih tepat sasaran? Tentu saja adalah dengan menggunakan software HR dan Payroll secara khusus, yang mampu untuk memfollow up proses dari otomatisasi penghitungan penggajian dengan lebih cepat, mudah, akurat dan praktis. Bahkan juga tidak hanya mampu dalam hal proses penggajian saja, namun software HR juga harus mampu untuk membantu Anda dalam melakukan berbagai tugas-tugas lain yang berhubugan dengan sistem HR, seperti halnya input data-data absensi, pengelolaan cuti karyawan, penghitungan pajak, sampai dengan karyawan kontrak.

2. Menyiapkan Rencana Financial Cadangan (Rencana B,C dan seterusnya).

Sebenarnya lebih dari sekadar hak para karyawan saja, selalu ingat bahwa gaji juga dapat menjadi satu bentuk apresiasi dari perusahaan terhadap loyalitas dan kinjera karyawan. Karena itu, sebagai seoarang pemilik bisnis, Anda juga harus memastikan bahwa finansial perusahaan harus selalu berada dalam kondisi yang cukup bagus untuk memberikan gaji terhadap para karyawan setiap bulannya. Tepat waktulah dalam mengirim invoice kepada para klien dan segera kejar klien yang sudah telat melakukan pembayaran piutang. Jangan sampai arus kas milik perusahaan malah terganggu dan menjadikan proses penggajian Anda menjadi berjalan tidak lancar. Jika Anda tidak mampu dalam menggaji karyawan atau melakukannya setelah tanggal deadline hari pencairan gaji karyawan yang telah disepakati bersama, maka bisnis Anda bisa berada dalam masalah yang jauh lebih besar lagi.

3. Mempelajari Hari Deadline dan Tanggal-tanggal Penting.

Sama halnya seperti berbagai hal tentang tugas dan tanggungjawab masing-masing yang harus dilakukan, penggajian karyawan juga sebenarnya memiliki deadline. Dengan jalan menentukan tanggal penggajiannya, maka Anda bisa menyusun perencanaan untuk melakukan berbagai persiapan. Rachel Parkin, seorang Creative Director dari perusahaan Balagan Group, menyatakan bahwa, hal tersebut tidak harus dihadapi dengan rasa stress yang tinggi apabila Anda mengetahui apa yang harus dilakukan sejak dari awal.

Maka dari itu, persiapkan segalanya sejak dari awal, tentukan kapan waktu yang lebih pas bagi  Anda untuk memberikan gaji terhadap para karyawan. Biasanya, perusahaan akan melakukannya setiap sebulan sekali, entah itu dijadwalkan pada awal atau akhir bulan. Namun juga tidak menutup kemungkinan bahwa Anda juga ingin melakukannya setiap dua atau tiga minggu sekali. Apapun keputusan yang telah Anda buat, maka pastikan bahwa Anda memang sudah mengkomunikasikannya terhadap seluruh karyawan dan harus mematuhi deadline yang telah ditentukan bersama. Sebaiknya Anda harus memilih waktu penggajian yang sudah sesuai dengan siklus pemasukan dan pengeluaran perusahaan juga.

4. Membuat Sistem Khusus untuk Menghitung Gaji Karyawan.

standarnya, bahwa gaji di perusahaan akan dihitung berdasarkan dari lapisan jabatan dalam struktur organisasi perusahaan yang masih berlaku. Anda bisa memberikan gaji per bulan, berdasarkan setiap tugas-tugas yang telah berhasil diselesaikan, menambahkan bonus, dan lain sebagainya. Namun, bagaimanapun juga Anda harus tetap menghitung gaji karyawan, Anda sangat dianjurkan untuk menerapkan sistem khusus yang dapat semakin memudahkan Anda dalam melakukan proses penghitungan gaji tersebut. Jika Anda tetap melakukan penghitungan gaji bagi setiap karyawan secara manual, maka hal tersebut hanya akan menjadikan Anda semakin lebih pusing dan tentu saja hanya akan membuang banyak sekali waktu Anda.

Menggunakan software HR sebenarnya juga tidak hanya akan mampu semakin mempermudah dari penggunaan metode-metode penghitungan gaji karyawan saja, akan tetapi juga akan semakin memperlancar dari keseluruhan fungsi-fungsi HR. Dengan berbagai fungsi HR yang sudah mulai serba terotomatisasi tersebut, maka Andapun sebenarnya juga sudah memiliki lebih banyak waktu untuk bisa dimanfaatkan dan lebih bisa fokus kepada hal-hal lain yang sangat berguna untuk perkembangan peusahaan.
Apabila pembaca sekalian membutuhkan software HRD dan Payroll serta software Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

KAPAN SAAT YANG LEBIH TEPAT UNTUK MENENTUKAN PEMBENTUKAN MANAJEMEN HRD BAGI PERUSAHAAN BARU (STARTUP)

Banyak juga yang berpikir jika manajemen sumber daya manusia hanya diperuntukan bagi jenis perusahaan-perusahaan yang lebih berskala besar saja. Namun sebenarnya pendapat tersebut adalah sebuah pendapat yang sangat keliru, karena semua perusahaan juga tidak pernah mengenal apakah itu jenis perusahaan besar atau berupa perusahaan kecil, akan selalu membutuhkan yang namanya pengelolaan sumber daya manusia. Merekrut sejumlah orang untuk posisi HRD adalah salah satu hal yang cukup mudah bagi perusahaan besar.

Akan tetapi hal ini adalah berupa investasi termahal bagi jenis perusahaan Start Up yang sebenarnya juga sedang merintis usahanya. Ketika sedang memulai sebuah Start Up dengan hanya mengandalkan kemampuan dari beberapa orang dalam tim, Anda sebenarnya juga bisa berperan sebagai seorang pemilik sekaligus sebagai pekerja maupun sebagai seorang HRD yang mengelola berbagai permasalahan-permasalahan dari sumber daya manusia.

Seiring dengan semakin bertumbuhnya perusahaan, maka jumlah karyawannyapun akan semakin bertambah banyak. Akan menjadi semakin sulit bagi Anda untuk bisa mengelola semua jenis pekerjaan sekaligus dan paa saat itu pula Anda juga harus mulai berfikir keras tentang bagaimana dalam merekrut karyawan lain yang hanya lebih berfokus untuk menangani segala urusan tentang sumber daya manusia.

1. Mengapa perusahaan Start Up seringkali terlalu mengabaikan urusan manajemen Sumber Daya Manusia?

Sebagai perusahaan dengan penganggaran yang masih sangat ketat, penghematan dan perampingan karyawan adalah sebagai alasan utama mengapa seorang pebisnis Start Up harus menunda niatnya untuk memiliki sistem pengelolaan manajemen sumber daya manusia yang lebih profesional.

Sebenarnya Anda tidak perlu sebuah tim HRD, Anda hanya membutuhkan seorang yang profesional. Jika dapat Anda arahkan dengan tepat, investasi dengan menghadirkan pengelola SDM akan sangat berguna untuk mempercepat perkembangan perusahaan. Sebagian lagi beranggapan jika terlalu dini menghadirkan pengelola SDM pada akhirnya akan membuat pendiri perusahaan kehilangan sentuhannya pada budaya perusahaan. Seorang Founder juga akan melewatkan pelajaran tentang bagaimana berurusan dengan orang-orang. Menjadi pemilik sekaligus sebagai seorang manajer SDM di masa awal perusahaan berdiri akan memaksa seseorang untuk belajar lebih banyak tentang bekerja dengan karyawan secara langsung dalam menyelesaikan masalah.

2. Peran Manajemen Sumber Daya Manusia dalam sebuah Start Up

Peran penting dari manajemen sumber daya manusia dalam dunia bisnis, terutama untuk jenis bisnis Start Up pada dasarnya sama halnya seperti pada jenis organisasi yang jauh lebih besar lagi, hanya saja dengan intensitas volume pekerjaan yang jauh lebih sedikit. Maka itulah sebabnya, maka Anda sangat perlu untuk membuat solusi terhadap pengelolaan manajemen sumber daya manusia yang lebih jelas sejak dari awal.

Permasalahan yang seringkali harus ditangani oleh seorang HRD adalah seperti permasalahan tentang perhitungan dan pemberian gaji pokok, dan tidak dapat ditangani oleh sembarangan orang. Sekali Anda sudah menghadirkan seorang HRD pada internal perusahaan, maka Anda akan segera mengetahui mengapa solusi terhadap pengelolaan manajemen dari sumber daya manusia harus menjadi prioritas utama untuk jenis bisnis Start Up milik Anda.

Selain sebagai penampung utama dari aspirasi para karyawan, departemen HRD juga akan sangat membantu Anda ketika sedang membutuhkan tenaga kerja dan proses untuk perekrutan seorang karyawan baru. Untuk kesuksesan dari bisnis Start Up, maka faktor yang paling penting adalah berupa kualitas dari sumber daya manusia yang saat ini masih Anda miliki. Karena itu adalah modal utama yang paling berharga sebagai penunjang untuk perkembangan dari bisnis milik Anda. Anda harus memastikan bahwa walaupun pekerjaan Anda sebenarnya juga tidak terlalu banyak secara kuantitas, namun untuk secara kualitas merekalah yang terbaik dalam bidangnya.

Kerja sama tim Anda sebagai seorang pemilik dari bisnis Start Up dengan tim HRD yang lebih berpengalaman sangat memungkinkan bagi perusahaan untuk bisa mendapatkan calon-calon karyawan baru yang lebih berkualitas.

Sebenarnya urusan Anda juga tidak hanya sampai disitu saja, setelah perekrutan hal terpenting lainnya adalah Anda harus melatih karyawan baru tersebut untuk berbagai tanggungjawab dan tugas dari posisi mereka, serta untuk membuat mereka bisa menjadi lebih terbiasa dengan budaya kerja perusahaan. Dan seperti itulah tanggungjawab terbesar sebagai seorang HRD, karyawan Anda yang lain mungkin saja tidak memiliki waktu yang cukup untuk itu, karena perusahaan Anda masih tergolong sebagai perusahaan kecil, mereka sebenarnya juga telah memiliki tanggungjawab terhadap tugas-tugasnya masing-masing.

Dengan adanya tim HRD, maka Anda masih bisa untuk mengadakan orientasi dan pelatihan secara resmi untuk memastikan bahwa Anda akan mempekerjakan seorang karyawan baru yang lebih berkualitas. Ketika bisnis Start Up Anda sudah mulai berjalan lancar, maka akan ada banyak sekali dokumen yang berhubungan dengan berbagai aktivitas untuk setiap karyawan.

Laporan pekerjaan, laporan proyek, laporan keuangan, ulasan kinerja, resolusi permasalahan dan segudang dokumen-dokumen penting lainnya. Dokumen-dokumen tersebut sangat perlu untuk diatur secara lebih terorganisir agar dapat menjadi mudah untuk dilacak kembali karena pada saat-saat tertentu juga akan dibutuhkan kembali. Tidak mungkin Anda harus menangani semua itu sendirian. Seseorang harus berada disana, dan karyawan HRD adalah menjadi pilihan yang paling tepat.

3. Kapan sebaiknya sebuah bisnis Start Up mulai membutuhkan tenaga dari tim HR?

Memutuskan kapan waktu yang tepat untuk mulai mempekerjakan seseorang tenaga HRD bukanlah pertanyaan yang sederhana untuk dijawab. Banyak yang telah menyarankan ketika jumlah karyawan sudah mencapai sekitar 10-15 orang, akan tetapi tidak sedikit pula yang lebih memilih untuk menunggu sampai adanya limapuluhan atau bahkan ratusan karyawan.

Setidaknya untuk standar rata-ratanya adalah ketika Anda sudah memiliki sekitar 35 karyawan, maka Anda mulai membutuhkan adanya tenaga dari seorang HRD. Namun jika memang keuangan perusahaan cukup memungkinkan, maka akan menjadi jauh lebih baik lagi jika Anda sesegera mungkin untuk mencari tenaga HRD untuk membantu Anda walaupun sebenarnya karyawan yang masih Anda miliki kurang dari 15 orang.

Nah, itulah sedikit penjelasan seputar kapan saat yang lebih tepat untuk menentukan tim HRD bagi perusahaan baru (startup). Semoga bisa bermanfaat terimakasih dan salam sukses.

Apabila pembaca sekalian membutuhkan software Accounting, serta software HRD dan Payroll silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

BEBERAPA KELEMAHAN PROSES PEMBUKUAN AKUNTANSI MANUAL (TANPA MENGGUNAKAN SOFTWARE AKUNTANSI)

Pengelolaan keuangan dari sebuah bisnis merupakan salah satu langkah yang sangat menentukan kesuksesan sebuah usaha tidak terlepas dari skala dan jenisnya sudah pasti juga tetap membutuhkan yang namanya pengelolaan keuangan usaha. Manajemen keuangan ini merupakan satu hal mutlak yang harus dilakukan oleh setiap pengusaha.

Bisnis yang selama ini telah dijalankan tanpa adanya pengelolaan keuangan yang baik, sudah pasti beresiko terlalu besar untuk mengalami kegagalan usaha. Dan hal ini karena penyebab utamanya adalah karena pengusaha sendiri tidak akan bisa memastikan dengan pasti antara jumlah pemasukan dan pengeluaran yang selama ini telah digunakan dalam segala kegiatan operasional dari usahanya.

Seringkali ditemukan bahwa pemilik usaha banyak yang tidak tahu pasti tentang berapa besar nilai sebenarnya dari seberapa besar persisnya jumlah seluruh omset penjualan yang didapatkannya, dan mereka hanya bisa memperkirakan persisnya saja. Sementara itu ada juga yang memerintahkan karyawannya yang merekap omset penjualan selama setahun lalu yang membutuhkan waktu bisa sampai berhari-hari lamanya.

Untuk proses pengelolaan keuangan yang tidak teratur seperti ini, dimana pengusaha yang sama sekali tidak memiliki data yang lebih akurat terkait dengan umur piutang dari pelanggannya, sehingga banyak diantara beberapa piutang yang sama sekali tidak tertagih. Dan akibat terburuknya adalah aliran cash flow perusahaan akan menjadi semakin terganggu dan bahkan macet total yang menjadikan proses operasional usaha semakin tersendat.

Begitu pula untuk mengetahui jumlah pasti dari stok, tanpa adanya informasi yang lebih akurat dan bisa dengan lebih cepat untuk diakses, maka para karyawan yang terkait harus rela untuk melakukan proses pengecekan yang lebih panjang di gudang. Bahkan juga tidak menutup kemungkinan yang seringkali menyebabkan terjadinya tindak penyimpangan atau berupa penggelapan dari gudang.

Tanpa adanya sistem yang terintegrasi, apabila pihak manajemen sedang membutuhkan adanya informasi tertentu, maka harus terlebih dahulu mengajukan permintaan kepada bagian terkait dan membutuhkan waktu untuk mengerjakan/mengolah laporan/dari informasi tersebut.

Mengelola keuangan usaha yang tidak dilakukan dengan kurang baik bahkan masih menggunakan cara manual sebenarnya juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu:

1. Membutuhkan pembiayaan yang jauh lebih besar.

Masih merasa nyaman dengan menerapkan proses pencatatan keuangan secara manual akan semakin menuntut Anda untuk merekrut dan menggaji seorang stasf khusus hanya untuk menyelesaikan pekerjaan pembukuan dari usaha Anda. Belum lagi jika sampai harus terjadi human error, yang mana Anda sendirilah yang harus memperbaiki laporan keuangan tersebut. Semua proses tersebut juga membutuhkan waktu yang sangat panjang dan harus ada tingkat ketelitian yang sangat tinggi.

2. Terbatasnya akses.

Sebagai seorang pengusaha, tentunya Anda harus selalu mengetahui dan memonitor bagaimana perputaran dari arus keuangan dari usaha Anda. Data keuangan usaha merupakan suatu hal yang sangat krusial dan harus benar-benar dijaga kerahasiaannya. Namun jika Anda sedang berada di luar kota untuk kepentingan bisnis, maka Anda tidak bisa dengan leluasa untuk monitor bagaimana keuangan dari usaha Anda dan untuk informasi yang didapatpun juga sangat terbatas.

3. Terlalu rendahnya sistem control dan pengawasan.

Menerapkan proses pencatatan keuangan secara manual akan semakin mempersulit Anda dalam hal control dan pengawasan terhadap arus keuangan usaha. Data keuangan yang seharusnya hanya boleh dipegang oleh satu orang saja memang sangat rentan untuk memicu terjadinya tindakan-tindakan kecurangan yang mungkin saja sama sekali belum Anda sadari sebelumnya. Penyalahgunaan asset-asset usaha, mengubah laporan keuangan untuk keuntungan pribadi adalah beberapa contoh dari tindakan-tindakan kecurangan yang seringkali terjadi.

4. Sangat beresiko besar untuk kehilangan data-data penting perusahaan.

Masih menggunakan sistem pencatatan secara manual beresiko besar untuk kehilangan data-data penting perusahaan. Resiko untuk kehilangan atau terjadinya kerusakan data akibat kecerobohan dari setiap personel memang seringkali terjadi. Kesalahan yang seperti tampak sederhana ini malah justru akan memberikan dampak yang sangat besar bagi kelangsungan hidup perusahaan.

Maka solusi terbaik untuk permasalahan seperti ini adalah dengan menerapkan sistem pencatatan yang serba terkomputerisasi, dengan menggunakan sistem pencatatan keuangan yang sudah serba terkomputerisasi/penggunaan software akuntansi dari awal usaha Anda akan semakin menuntut Anda untuk lebih disiplin dalam proses penginputan data. Dengan menerapkan sistem yang sudah serba terkomputerisasi, maka pihak manajemen akan dapat dengan cepat langsung mengakses berbagai informasi yang diinginkan secara real time. Tentu saja untuk pembatasan akses dan wewenang dari user dalam mengakses informasi sebelumnya harus sudah ditetapkan terlebih dahulu.

Selain dari permasalahan kecepatan dan ketepatan dalam hal penyajian informasi laporan keuangan, manfaat lainnya yang bisa didapatkan dari penggunaan software akuntansi adalah yang terkait dengan efektivitas dan produktivitas perusahaan. Jika sebelumnya Anda harus mencatat berbagai transaksi dengan berulang kali untuk jenis transaksi yang kurang lebih sama, seperti halnya mencetak surat jalan atau berupa faktur pajak, maka dengan adanya bantuan dari penggunaan software akuntansi yang sudah terintegrasi untuk proses penginputan data hanya harus dilakukan sekali saja.

Sistem secara otomatis akan membuat jurnal dan laporan yang terkait dengan transaksi tersebut. Kelebihan lainnya yang tidak kalah pentingnya adalah pihak manajemen akan memiliki banyak sekali waktu untuk mengevaluasi dan meningkatkan performa dari perusahaan. Dengan penggunaan dari software akuntansi, maka segala tugas-tugas yang lebih administratif akan dapat dilakukan dengan lebih terperinci dan cepat. Pihak manajemen hanya perlu untuk memonitor data-data yang sudah selesai diinput oleh para karyawan, sehingga akan dapat semakin meminimalkan untuk terjadinya resiko tindakan-tindakan kecurangan. Keteraturan dan efisiensi proses administrasi sepertri ini akan semakin mendorong lebih meningkatnya tingkat produktivitas.

Menggunakan software akuntansi merupakan satu bentuk investasi untuk jangka panjang bagi sebuah perusahaan. Dengan semakin berkembangnya usaha milik Anda, maka akan menjadi semakin kompleks pula untuk proses pengelolaan keuangan yang harus dilakukan terhadap perusahaan. Terlebih lagi jika perusahaan Anda sudah mulai melibatkan para kreditor dan para investor yang akan smakin menuntut Anda untuk memiliki pencatatan keuangan yang cukup memadai bagi mereka. Kemampuan dalam hal menjual bukanlah satu-satunya penentu utama dari keberhasilan bisnis milik Anda jika tidak diimbangi dengan adanya sistem pengelolaan keuangan yang baik dan benar.

Apabila pembaca sekalian membutuhkan software Accounting, serta software HRD dan Payroll silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

BEBERAPA KEMAMPUAN KHUSUS YANG AKAN MENGANTARKAN TIM HRD MENJADI LEBIH PROFESIONAL

Sampai saat ini, selalu saja terdapat adanya anggapan bahwa peran dari seorang HR hanyalah bertanggungjawab atas gaji bulanan karyawan, rekrutmen karyawan baru, asuransi, pajak, dan hal-hal lainnya yang berhubungan langsung dengan berbagai fasilitas karyawan. Pada kenyataannya anggapan tersebut memang tidak sepenuhnya salah. Namun, peran dan tanggungjawab dari tim HR sebenarnya jauh lebih luas lagi dari beberapa yang disebutkan tersebut.

Sebagai backbone utama dari perusahaan, tim HR yang profesional adalah salah satu pihak yang menjadi perantara utama antara karyawan dan jajaran direksi, bahkan dengan stake holders sekalipun. Namun pada sisi lainnya, tim HR juga diharapkan untuk mampu dalam upaya untuk mendukung hak-hak karyawan, sekaligus untuk memastikan bahwa seluruh divisi dan operasional pada perusahaan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan standar yang masih berlaku.

Karenanya, agar bisa menjadi tim HR yang benar-benar profesional, diperlukan adanya beberapa kemampuan khusus, seperti:

1. Mengeksplor Seluruh Divisi Agar Bisa Menjadi Adviser yang Lebih Baik Bagi Mereka.

Tim HR yang bersikap profesional dan baik tidak akan menghabiskan seluruh waktunya hanya untuk berada dibalik meja kerja sekedar untuk menunggu datangnya laporan atau komplain dari para karyawan. Sebaliknya, seorang HR yang profesional justru malah diharapkan untuk lebih pro aktif dalam melakukan monitor dan pengawasan terhadap berbagai isu-isu yang seringkali harus dihadapi oleh manajer, concern yang seringkali dialami karyawan, dan berbagai tantangan dalam mengembangkan bisnis. Dengan begitu, mereka akan dapat meluruskan berbagai perspektif dalam usaha untuk menghubungkan seluruh fungsi dari operasional perusahaan dengan lebih baik.

2. Masih Tetap Berada Pada Jalur yang Ter organisir.

Hanya dari penjelasan singkat di atas, maka Anda akan menjadi semakin tahu bahwa tim HR yang profesional harus bertanggungjawab juga terhadap banyak hal. Karenanya, sebagai tips HRD, Anda sangat dianjurkan untuk tetap terorganisasi untuk menangani berbagai tanggungjawab tersebut. Salah satu cara terbaik yang mungkin akan bisa Anda lakukan adalah dengan jalan menggunakan software khusus HR.

Software HR sangat memungkinkan bagi tim HR untuk mencatat data-data terkait dengan administrasi karyawan secara lebih efisien, mulai dari: absensi, slip gaji, penghitungan pajak pph, dan lain sebagainya. Seluruh data tersebut akan tersimpan dalam server cloud sehingga sangat terjamin tingkat keamanannya dan Anda pun masih tetap bisa untuk mengaksesnya kapan dan dimanapun Anda inginkan. Hal inilah yang nantinya akan menghemat banyak sekali waktu Anda sehingga akan bisa sisa waktu lainnya untuk lebih fokus terhadap hal-hal penting lainnya.

3. Selalu Uptodate terhadap Tren Terbaru Bagi Karyawan.

Bisnis merupakan dunia industri yang begitu dinamis, di mana akan selalu ada saja berbagai perubahan yang terjadi. Sebagai tim HR yang profesional, maka Anda juga harus selalu update terhadap setiap perubahan tersebut, karena hal inilah yang akan sangat berpengaruh besar kepada nasib karyawan. Apabila terdapat tren terbaru yang dirasa masih mampu untuk meningkatkan kualitas dari kinerja karyawan pada perusahaan, maka Anda jangan pernah merasa takut untuk mencobanya. Tentunya hal itu tidak boleh bertentangan dari kebijakan perusahaan, bukan.

Dengan terus melakukan update terhadap tren-tren bisnis terbaru, maka Anda akan selalu dipandang sebagai seorang HR yang lebih fleksibel dan memiliki mindset terbuka. Karyawan pun tidak akan merasa terlalu segan untuk datang kepada Anda apabila mereka memiliki masalah atau ide yang ingin disampaikan.

4. Meluangkan Sedikit Waktu (Minimal) 2 Jam per Minggu untuk Melakukan Hal-Hal Berikut:

Sesibuk apapun Anda beraktivitas sebagai seorang HR yang profesional, jangan melupakan untuk tetap memperhatikan peningkatan karir. Untuk itulah, sebagai tips HRD, Anda sangat dianjurkan untuk meluangkan waktu minimal2 jam per minggu untuk melakukan hal-hal berikut demi pengembangan karir Anda:

• Memeriksa resume dan memastikan agar tetap selalu uptodate.
• Memeriksa akun LinkedIn dan meminta endorsement dari pihak-pihak yang dirasa dapat membantu dalam upaya untuk mengoptimalkan profil Anda.
• Melakukan networking disaat makan siang atau makan malam dengan orang-orang yang berpotensi besar untuk dapat memberikan Anda profit bagi profesi di kemudian hari.

5. Memberikan Penjelasan Sesering dan Sebaik Mungkin.

Diantara banyak kasus, seorang HR profesional harus selalu berhadapan dengan berbagai situasi dan kondisi yang sifatnya lebih cenderung “samar”. Misalnya saja, saat terjadi konflik antar karyawan terjadi, maka Anda bisa saja mengalami kesulitan untuk menentukan apakah masalah tersebut merupakan diskriminasi atau pelecehan. Karena adanya grey area seperti ini, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui kapan saat yang tepat harus mengambil keputusan sendiri dan juga kapan harus meminta bantuan dari pihak manajer maupun direksi. Anda harus tetap belajar untuk bernegosiasi dalam upaya untuk menetralkan berbagai konflik agar kedua belah pihak merasa sama-sama puas dengan keputusan yang nanti akan diambil.

Menjadi tim HR profesional memang lebih dari sekadar hanya untuk mencatat absensi karyawan dan menghitung gaji mereka. Dibutuhkan adanya sederet kemampuan khusus agar seorang dapat menjadi HR profesional dan mampu untuk membawa perusahaan agar bisa terus berkembang. Semoga beberapa tips HRD professional di atas bisa bermanfaat bagi Anda sekalian, terimakasih dan selamat mencoba.

Apabila membutuhkan software HRD, Payroll dan Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

Scroll to top