Tag: toko Software POS

BEBERAPA TIPS SUKSES UNTUK MENDIRIKAN SUPERMARKET SEKELAS SUPERMARKET INTERNASIONAL

Jika Anda adalah seorang pengusaha ritel, janganlah merasa takut untuk mendirikan toko ritel sekelas supermarket atau bahkan mungkin juga adalah sekelas hypermarket dengan cita rasa lokal. Meskipun sebenarnya supermarket modern sekelas: Giant express, Transmart, Alfa mart/midi, Indomart telah membuka banyak sekali cabang dimana-mana dengan strategi francise? Ya. Tentu saja ritel modern harus buka dimana-mana. Harus diakui pula bahwa mereka memang jauh lebih unggul dalam bidang investasi. Namun demikian, supermarket sekelas lokal, apabila sudah dikelola dengan system manajemen yang lebih tepat sasaran, maka sales dan margin mereka, akan mampu melesat sangat jauh diatas rata-rata ritel modern asing yang sudah ada saat ini. Masih tidak percaya?

Bertahun-tahun yang lalu, pemain ritel asing yang telah menganggap remeh para pemain-pemain retail kelas lokal. Paradigma bahwa pemain retail lokal katanya tidak akan mampu untuk menandingi bahkan melampaui retailer-retailer berkelas internasional yang sudah tertancap sangat kuat di dada para peritel lokal. Kenapa bisa begitu? Karena dari berbagai jenis strategi, perencanaan kerja, struktur organisasi, tools-tools dan yang lain sebagainya, sudah terjalin dengan sangat baik dan cukup sinkron di dalam tubuh manajemen retail internasional. Saat itu, peritel lokal yang merasakan betapa sulitnya untuk bisa menembus berbagai pertahanan pemain-pemain ritel kelas internasional.

Namun setelah memasuki tahun ke enam terdapat sedikit kejanggalan, ketika pemain ritel lokal yang malah bisa terlihat bahwa mereka juga masih sanggup untuk berbenah diri. Contoh dari kejanggalan tersebut adalah: Sebuah riset yang telah menganalisis beberapa orang yang tinggal diperumahan elit yang ditanya dimana sebenarnya mereka berbelanja bulanan? dan terlontarlah sebuah jawaban, bahwa mereka yang tinggal di kawasan elit tersebut tidak pernah sekalipun berbelanja di hypermarket sekelas Carrefour, Giant, dan Hypermart. Malah justru mereka lebih senang untuk berbelanja di supermarket lokal dikampung sekitar daerah perumahannya. Sebenarnya simple saja, karena lebih murah dan semua yang mereka cari juga ada disana, tidak jauh berbeda dengan di hypermart.

Malah justru dengan adanya fakta tersebut, maka semakin menguatkan bahwa pemain ritel lokal, dengan sistem manajemen yang lebih tepat, juga sanggup untuk memenangkan peta persaingan ritel modern internasional. Pemain retail kelas lokal memiliki fleksibilitas yang sangat tinggi, dan inilah yang bisa menjadi backbone/sumber kekuatan terbaik untuk melawan pemain-pemain retail asing sekelas internasional. Tidak kurang dari lima tahun yang lalu, pemain ritel lokal sedikit demi sedikit sudah mulai berbenar diri agar bisa bertumbuh lebih cepat, bahkan sampai mampu untuk membuka cabang-cabang baru, dengan konsep yang lebih cantik, serta semi modern.

Berikut ini adalah sedikit tips agar bisa sukses dalam mendirikan supermarket lokal, yang akan mampu untuk bisa tumbuh dan berkembang pesat menandingi ritel modern internasional:

1. Hindari Persaingan Bisnis Pada Segmen yang Sama.

Apabila Anda ingin mendirikan sebuah supermarket yang modern, berhaluan modern ritel seperti yang sudah ada bermacam-macam saat ini, maka bersiap-siaplah untuk kalah! Kok bisa begitu? Ya tentu saja. Karena ketika Anda sudah mulai menyasar di segmentasi pasar yang sama dengan jenis-jenis modern ritel saat ini selevel Giant, Transmart, dan yang lainnya, maka Anda hanya malah akan sama-sama saling berbenturan dengan mereka. Dan ujung-ujungnya adalah terjadi perang harga yang akan menjadi pokok pilihan utama. Dan bisa dipastikan bahwa siapa nantinya yang akan kalah bukan? (Pastinya Anda).

2. Jangan terlalu fokus untuk memikirkan tentang sesuatu yang bukan menjadi point utama dari toko ritel modern Anda.

Seperti apa contohnya yang bukan seperti point utama? Sebut saja, sebuah toko fasade harus terlihat bagus, cantik. Bangunan di dalamnya juga harus menarik, tembok-temboknya harusnya dicat dengan bersih. Boleh saja jika memang bisa demikian, sebagai nilai plus bagi pemilik toko ritel modernya. Namun yang harus lebih dipikirkan adalah kepada hal-hal yang lebih bersifat tekhnis seperti, pencahayaan yang cukup, daripada tembok yang harus di cat. Namun demikian, yakinkan diri sendiri, bahwa hal itu bukanlah yang terpenting. Peritel juga masih menyadari sepenuhnya, bahwa masih banyak diantara pengusaha-pengusaha lokal yang lebih membutuhkan dananya untuk diputar kembali sebagai modal untuk berbelanja segala kebutuhan usaha, daripada harus dihabiskan hanya untuk sekedar image belaka. Malah jika image seperti ini semakin dipaksakan, namun tetap tidak sesuai dengan layanannya, maka tidak akan mampu untuk menutupi dana yang sudah terlanjur keluar, malah akan menjadi bumerang sendiri bagi pemilik toko ritel modern lokal karena adanya beban biaya yang terlalu tinggi.

3. Tetap fokuslah Terhadap Service dan Produk.

Jangan terlalu memaksakan fokus kepada hal-hal yang lain. Persiapkanlah pendirian supermarket ini dengan sangat matang. Buatlah sebuah “time table (tabel waktu)” dari sejak mulai langkah pertama berdiri sampai bisa opening. Semakin detail time table seperti ini, maka juga akan semakin baik. Apa saja yang paling utama untuk persiapkan?

• Produk yang nantinya akan Anda jual.
• Memilah-milah supplier. Usahakan untuk mendapatkan supplier dari distributor atau pabrik langsung alias masih tangan pertama. Hal ini adalah untuk memastikan bahwa kita benar-benar mendapatkan harga yang termurah. Bagi Anda yang ingin mendirikan toko kecil sekelas minimarket, biasanya tidak bisa langsung tembus order kepada pabrik/distributor, karena permintaan juga masih terlalu kecil, jadi satu-satunya jalan adalah Anda bisa membeli produk tersebut dari agen-agen yang tersedia di kota Anda. Tidak terlalu sulit untuk menelusuri agen-agen ini, karena kita bisa cek harga langsung pada saat Anda sedang berbelanja pada beberapa tempat yang berbeda-beda.

Jangan lupa untuk membuat database/pencatatan yang baik yang berhubungan dengan pembelian produk, supplier, penerimaan barang, waktu pelunasan supplier, dan lain sebagainya. Bagi Anda yang ingin mendirikan toko sekelas supermarket, akan jauh lebih baik lagi apabila Anda membeli software yang terbaik, dan dilengkapi dengan fungsi-fungsi analisis yang akan bisa membantu Anda dalam membuat sebuah keputusan terkait dengan bisnis.

Pikirkanlah service-service unggulan yang bisa mendongkrak rating dari penjualan Anda, seperti, memberikan fasilitas area parkir yang cukup luas, camilan gratis di customer service area, layanan antar jemput, dan lain sebagainya.

4. Membuat System manajemen dengan Sebaik Mungkin.

Buatlah SOP sistem awal sampai akhir. dari mulai penerimaan barang, peletakan barang di gudang, penataan barang di toko, sampai dengan berbagai penanganan barang-barang pada saat berada di kasir. Pada fungsi HRD misalnya, SOP untuk penerimaan karyawan, job description, jam kerja karyawan, penilaian kinerja karyawan, dan lain sebagainya. Semua system tersebut perlu untuk dibuatkan SOP nya masing-masing.

5. Menyiapkan Strategi-Strategi Marketing dan Promosi yang Terbaik.

Membuat satu gebrakan pertamakali dengan kesan yang sangat kuat, akan bisa menjadikan perbedaan yang cukup signifikan untuk mendapatkan perhatian dari pelanggan dan untuk mendapatkan calon-calon pelanggan baru yang lebih loyal. Bagi Anda yang membuka supermarket terlalu dekat dengan kompetitor. Jangan khawatir dan terlalu mencemaskan hal itu. Karena Justru sebagai peluang bagi Anda agar dapat merebut pasarnya. Dengan catatan, bahwa toko yang Anda miliki saat ini memang memiliki taste dan keunikan tersendiri dimata para pelanggan.

6. Eksekusilah Beberapa Tips-Tips Diatas.

Bagi Anda yang membutuhkan bantuan ingin membangun supermarket/minimarket/cafe/restaurant dan lain sebagainya atau mungkin bisnis Anda sedang bermasalah, sistem yang sangat berantakan dan tak kunjung selesai, omset dan margin yang selalu naik turun bahkan lebih cenderung menurun atau merugi atau pemula/startup yang ingin dibimbing dalam menjalankan bisnisnya hingga berhasil.

Kami siap melayani jasa konsultasi, pendampingan bisnis, kami akan melakukan analisis dan survey untuk toko Anda. memasuki seluruh katagori pada sumber daya manusia, marketing, promosi, keuangan, operasional, dan lain sebagainya. Bekerja sama dengan team dan manajemen Anda untuk melakukan eksekusi-eksekusi yang sudah dibahas seperti diatas dengan para team dan manajemen Anda. Nah, itulah beberapa penjelasan tips seputar keinginan untuk mendirikan supermarket sekelas supermarket internasional. Semoga artikel diatas bermanfaat. Apabila anda membutuhkan artikel terkait, atau membutuhkan bimbingan dalam mendirikan supermarket, ritel modern lainnya serta membutuhkan bantuan dalam mendesain system manajemen, serta membutuhkan software accounting dan POS, silahkan hubungi 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

SUMBER DATA KPI  DARI SOFTWARE ACCOUNTING DAN DISAJIKAN  OLEH SOFTWARE PAY ROLL & HRD

 

KPI (Key Performance Indicator) adalah bagian dari talent management atau MSDM yaitu bagaimana mengukur kinerja karyawan melalui indicator utama. Indicator yang dipilih ini sangat dibutuhkan dalam melakukan penilaian karyawan. Misalnya untuk karyawan di bagian penjualan indicator utamanya adalah Sales, sedangkan untuk bagian lain seperti accounting, admin penjualan, Buyer/Purchaser, HRD, bagian operasional, tentunya memiliki KPI yang berbeda-beda. Namun demikian tujuan pembuatan KPI adalah agar perusahaan dapat menilai karyawan secara objectif. Sangat power full jika KPI ini diambil data dari software yang digunakan  oleh perusahaan seperti software accounting. Dari software accounting dapat ditarik angka terkait rugi/laba, biaya-biaya, serta laporan penjualan, atau pembelian barang ke supplier. Data dari software accounting sangat power full bisa dipakai untuk menjadi sumber data penilaian karyawan.

Mau mengetahui mekanismenya? Ada 2 cara menilai KPI personal dalam perusahaan. Pertama, dengan cara kuantitatif dan kedua kualitatif. Dengan metode kuantitatif sumber data dapat diperoleh angka-angka software. Sebagai contoh seorang manager yang diserahi memimpin kantor cabang, tentunya ia dinilai kantor cabang yang dipimpinnya itu profit atau tidak. Jika profit menjadi indicator untuk KPI maka target perusahaan untuk kantor cabang berapa profit minimalnya? Jika sudah ada kebijakan dan aturan main dalam menentukan profit standard kantor cabang maka KPI dari seorang kepala cabang bisa dinilai dari angka yang ditarik dari software acconting yang digunakan oleh perusahaan. Begitu pula dengan bagian penjualan, target vs realisasi angka mencapai berapa, dari software accounting melaporkan sales A mencapai 70%, sales B mencapai 85%, sales C mencapai 99% begitu seterusnya. Dari software accounting dapat merinci setiap salesman tagetnya sudah masuk berapa. Oleh karena pakai metode kuantitatif maka KPI dihitung dengan angka-angka yang bisa disajikan dr software accounting.

Berikutnya apabila indicator utama berasal dari non software, dengan metode kualitatif, maka setiap indicator diangkakan sehingga ketika dipilih sudah diketahui bobot dari indicator yang dipasang secara kualitatif. Contoh yang dari non software bisa jadi nilai-nilai budaya yang diangkakan, atau dibuat skala. Nah, software Pay Roll dan HRD yang sudah dilengkapi template KPI maka KPI juga bisa dibaca laporannya dari software Pay Roll dan HRD. Dua metode kuantitatif dan kualitatif diatas menyesuaikan sumber datanya.

Pada saat ini memang perusahaan segera up grade untuk kondisi-kondisi tertentu yang ada di perusahaan dengan menginvestasikan perangkat teknologi selain untuk kelancaran bekerja sebenarnya KPI ini membantu perusahaan agar penilaian terhadap karyawan tidak berat sebelah atau tidak tepat. Oleh sebab itu diperlukan cara yang objectif mungkin dalam menilai kinerja karyawan.  Nah, pada saat ini KPI bisa dibuat dengan tenlogogi yang simple dan bisa diakses menggunakan internet.

Semoga artikel diatas membantu pembaca yang sedang melakukan pembenahan di internal khususnya mengenai KPI, dan apabila pembaca membutuhkan bimbingan dan pendampingan dalam penyusunan KPI, implementasi software accounting dan software pay roll & HRD , silahkan hubungi  081-8521172 atau 081-252-98290. Tim kami siap membantu!

 

 

 

 

 

TIPS TRANFORMASI FAMILY BISNIS KE PERUSAHAAN BERMANAJEMEN MODERN

Transformasi Bisnis Family ke Profesional

Bisnis Family biasanya para pekerjanya adalah para saudara dan sanak Familiy. Perusahaan menjadi besar karena gotong royong dibesarkan oleh pasukan yang kebanyakan family. Namun setelah generasi pembangun bisnis family ini mulai beranjak usia pensiun, perusahaan menjadi kalang kabut apalagi jika tidak disiapkan dengan baik generasi penerusnya. Bahkan kalau sudah disiapkannyapun umumnya terjadi kendala ketika lakukan peralihan ke generasi berikutnya. Isue yang sering terjadi adalah :

  • Para pekerja generasi pertama masih menganut status quo mereka enggan berubah ke cara kerja baru seperti penggunaan tenologi, manajemen modern, dan cara-cara bisnis baru lainnya dengan gaya yang sudah modern.
  • Generasi baru ingin perusahaan menjadi autopilot, dan kendali tidak secara langsung oleh generasi berikutnya tetapi melalui orang-orang profesional, karena generasi berikutnya memiliki life style berbeda. Oleh sebab itu banyak hambatan dan GAP ketika perusahaan family bisnis ini menuju ke generasi berikutnya. Cara kerja lama dijadikan cara kerja baru selalu ditentang. Misalnya gudang yang dahulunya barangnya tidak teratur, ketika oleh generasi kedua dibuat raking. Ditentang sebab dengan raking memunculkan biaya yang tidak sedikit investasinya bahkan milliaran rupiah. Oleh sebab itu kalau generasi berikut tidak tahan mental, akan gagal menjalankan perbaikan gudang supaya rapi, efisien dan efektif.

Apabila generasi lama bekerja secara manual, ketika generasi baru bekerja secara teknologi dengan menggunakan software accounting atau pay roll HRD, generasi lama menentangnya. Atau kendala mereka gaptek sehingga tidak mampu mengoperasikan ketika diminta mengoperasikan kesulitan. Dinamika ini cukup menyulitkan bagi generasi lama sehingga proses transfer ke generasi ke dua jadi kesulitan.

Apa yang harus dilakukan kalau sudah seperti ini? Banyak hal yang harus dilakukan untuk pekerjaan seperti ini. Perusahaan mulai mengindentifikasi Visi dan misi perusahaan bahkan memperbaruinya. Apabila hal ini ditemukan maka generasi lama wajib mengetahui perubahan visi dan misi perusahaan. Dan apabila visi dan misi tetap, perlukah ditunjang dengan manajemen modern. Jika visi dan misinya sangat kuat dan memang memerlukan manajemen modern. Maka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah mendesain manajemen menjadi modern. Dengan langkah-langkah:

  1. Memantapkan visi dan misi perusahaan.
  2. Membuat struktur Organisasi perusahaan sesuai dengan struktur organisasi professional, yang antara lain ada manager yang diberikan tanggung jawab terhadap pengelolaan perusahaan.
  3. Membuat job descripsion sesuai dengan manajemen modern yang mulai mengoperasikan software accounting atau software Pay roll HRD sampai lain-lainnya.
  4. Menyusun dokumentasi untuk SOP perusahaan. Mulai dari SOP keuangan, SOP Gudang dan logistic, SOP pembelian, SOP Penjualan, SOP Accounting, SOP SDM, dan lainnya.
  5. Menyusun Peraturan perusahaan yang terakses ke Depnaker.
  6. Membuat Intruksi Kerja sesuai dengan Software yang dipakai.
  7. Menyusun penilaian Karyawan dengan membuat KPI masing-masing personal dan diterjemahkan ke KPI departemen.

Dari apa yang dibuat diharapkan dapat menjadikan perusahaan menjadi manajemen yang autopilot. Transformasi ini amat sulit dilakukan apabila tidak disertai dengan pelatihan-pelatihan yang cukup, mulai pelatihan pembangunan karakter pekerja, service excellence, komunikasi, penjualan, team work, managerial skill, dan lainnya dimana training-training itu mengasah para pekerja untuk menjadi professional.

Pembaruan manajemen tidak lepas dari pembaruan skill, knowledge dan attitude dari para karyawan yang ada di perushaan. Oleh sebab itu mengubah pola kerja dalam organisasi tidaklah mudah perlu asahan-asahan yang sangat berarti.  Organisasi yang berubah tentunya organisasi yang harus dibentuk setahap demi setahap. Oleh sebab itu agar transformasi mulus diperlkukan banyak sentuhan.  Tidak hanya di sisi teknologi tetapi juga karakter dari manusia-manusia yang bekerja.

Semoga artikel ini membantu pembaca, apabila pembaca membutuhkan batuan dalam melakukan transformasi dari manajemen konvensional ke manajemen modern, membutuhkan software accounting dan Pay roll HRD. Silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

CARA EFEKTIF IMPLEMENTASI SOFTWARE ACCOUNTING

“Bagaimana mengintegrasikan SOP dengan Intruksi kerja Software accounting”

Selama ini kegagalan dalam implementasi software sering terjadi. Pemilik usaha sudah berinventasi puluhan, bahkan ratusan juta, tetapi software tidak bisa dipakai secara maksimal. Seperti yang diketahui kinerja pembuat software sangat terlepas dengan system manajemen yang ada di perusahaan. Secara teknis software hanyalah tools yang digunakan dalam operasional accounting. Sedangkan operasional layanan, sales dan marketing, Distribusi barang, HRD dan lainnya tidak terintegrasi. Inilah penyebab awal kegagalan suatu software accounting yang tidak diintegrasikan dengan SOP manajemen.

Sedangkan dalam membuat SOP menajemen, tanpa tools juga tidak efektif. Oleh sebab itu sebaiknya mengintegrasikan antara informasi teknologi dengan system manajemen. Lalu bagaimana membuat system manajemen? Untuk membuatnya, cek terlebih dahulu proses bisnis yang ada di perusahaan. Mulai pembelian, penjualan, inventory, Kas dan Bank dan jurnal harian yang digunakan. Setelah semuanya diketahui, maka susun SOP sebagai dasar landasan manajemen dan diintegrasikan dengan Software.

Buatlah intruksi kerja yang menarik dari Job des dan SOP yang dibuat menjadi intruksi kerja yang ada di software. Dengan demikian jika kita memiliki dokumen kinerja software maka siapapun yang menggantikan akan lebih mudah. Integrasi antara SOP, Job des, dan intruksi kerja software sangat penting dengan manfaat :

Apabila mentraning inputer/user baru maka dengan hand books yang dibuat pekerja/user bisa langsung lakukan input data.

SOP yang dibuat sangat mendukung kinerja Software, sehingga tidak memunculkan error, dan kinerja user sangat terpandu oleh SOP yang sudah dibuat.

Memudahkan trainer software memahami fungsi setiap jabatan yang ada didalam perusahaan sehingga hak akses juga dengan mudah diterapkan. Sebab tidak setiap fungsi jabatan memiliki akses yang sama ke semua fitur yang ada dalam software. Kecuali supervisor/ sang otorisasi.

Khusus untuk software jadi dan bukan custom dengan adanya integrasi SOP dengan intruksi kerja software maka akan memudahkan pengguna/user untuk lakukan pekerjaannya.

Oleh karena SOP dibuat terintegrasi maka kemungkinan yang terjadi kinerja perusahaan akan terbangun dengan standard operasi yang sudah baku.

Itulah alasan mengapa perlu mengintegrasikan information teknologi dengan system manajemen. Informasi teknologi diwakili oleh software accounting, sedangkan system manajemen diwakili oleh SOP. Secara lengkap system manajemen akan memuat Struktur organisasi, job description, Job specification, Flow chart, Intruksi kerja operasional, intruksi kerja software. Semoga artikel ini memiliki manfaat bagi pemilik usaha, pebisnis, owner usaha. Apabila membutuhkan pendampingan dalam mengintegrasikan antara informasi teknologi dengan system manajemen agar implementasi software berhasil, silahkan hubungi 0818521172 atau 081-252982900. Kami siap membantu.

Scroll to top